Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERENCANAAN SISTEM DRAINASE (Studi Kasus Jalan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir)

View through CrossRef
Abstract Sungai Beringin Street is a road that has the status of a provincial road, as a connecting road between the capital city of the District of Tembilahan with other districts such as Batang Tuaka Subdistrict, Gaung Serka Children, Gaung and its surroundings. Jalan Sungai Beringin is one of the most densely populated areas of vehicle traffic experiencing flooding problems that regularly occur during the rainy season, because the condition of the drainage system is not well connected and there is no drainage channel on the road. Inundation will affect traffic for vehicles using the road to carry out daily activities, so that it can allow a greater disaster to harm the local community both property and life. According to Suripin, (2004; 7) drainage originating from English Drainage means to drain, drain, dispose of, or divert water. Drainage in the field of civil engineering, can be defined as a technical action to reduce excess water, both from rainwater, seepage, or excess irrigation water from an area / land, so that the function of the area / land is not disturbed. Drainage can also be interpreted as an effort to control the quality of groundwater in relation to salinity, so drainage involves not only surface water but also groundwater. Planning of drainage system for Parit 16 road with dimensions of channel height (h) 0.85 meters, channel width (b) 1.00 meters with slope of 0.04 and safety height of 0.65 meters while trench road 17 with high dimensions of the channel ( h) 0.95 meters, channel width (b) 1.00 meters with a slope of 0.04 and height of 0.69 meters construction of this drainage system in order to accommodate the rainwater discharge on the Beringin River which causes flood inundation during the rainy season . From the results of analysis of calculations, the total cost of the Budget Plan is obtained. The cost of constructing the ditch 16 drainage channel is = Rp. 3,219,594,000.00 and drainage ditch 17 drainage channel = Rp. 3,859,080,000.00.   Abstrak Jalan Sungai Beringin adalah jalan yang berstatus jalan Propinsi, sebagai jalan penghubung antara Ibu Kota Kabupaten Kecamatan Tembilahan dengan Kecamatan lain seperti Kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka, Gaung dan sekitarnya. Jalan Sungai Beringin merupakan salah satu wilayah jalan lalu lintas kendaraan yang cukup padat mengalami masalah banjir genangan air yang rutin terjadi pada saat musim hujan, dikarenakan kondisi sistem drainase belum terhubung dengan baik dan tidak adanya saluran drainase pada ruas jalan tersebut. Genangan akan mengangu lalu lintas bagi kendaraan yang mengunakan ruas jalan tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari, maka dapat memungkinkan terjadi bencana yang lebih besar hingga merugikan masyarakat setempat baik harta benda maupun nyawa. Menurut Suripin, (2004; 7) drainase yang berasal dari bahasa Inggris Drainage mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Drainase dalam bidang teknik sipil, dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan teknis untuk mengurangi kelebihan air, baik yang berasal dari air hujan, rembesan, maupun kelebihan air irigasi dari suatu kawasan/lahan, sehingga fungsi kawasan/lahan tidak terganggu. Drainase dapat juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas, jadi drainase menyangkut tidak hanya air permukaan tapi juga air tanah. Perencanaan sistem drainase ruas jalan Parit 16 dengan dimensi tinggi saluran (h) 0,85 meter, lebar saluran (b) 1,00 meter dengan kemiringan 0,04 dan tinggi jagaan 0,65 meter sedangkan ruas jalan parit 17 dengan dimensi tinggi saluran (h) 0,95 meter, lebar saluran (b) 1,00 meter dengan kemiringan 0,04 dan tinggi jagaan 0,69 meter pembangunan sistem drainase ini agar dapat menampung debit air hujan di jalan Sungai Beringin yang menyebabkan banjir genangan pada saat musim hujan. Dari hasil analisa perhitungan maka diperoleh total biaya Rencana Anggaran Biaya pembangunan saluran drainase ruas jalan parit 16 sebesar = Rp. 3,219,594,000.00 dan saluran drainase ruas jalan parit 17 sebesar = Rp. 3,859,080,000.00.  
Title: PERENCANAAN SISTEM DRAINASE (Studi Kasus Jalan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir)
Description:
Abstract Sungai Beringin Street is a road that has the status of a provincial road, as a connecting road between the capital city of the District of Tembilahan with other districts such as Batang Tuaka Subdistrict, Gaung Serka Children, Gaung and its surroundings.
Jalan Sungai Beringin is one of the most densely populated areas of vehicle traffic experiencing flooding problems that regularly occur during the rainy season, because the condition of the drainage system is not well connected and there is no drainage channel on the road.
Inundation will affect traffic for vehicles using the road to carry out daily activities, so that it can allow a greater disaster to harm the local community both property and life.
According to Suripin, (2004; 7) drainage originating from English Drainage means to drain, drain, dispose of, or divert water.
Drainage in the field of civil engineering, can be defined as a technical action to reduce excess water, both from rainwater, seepage, or excess irrigation water from an area / land, so that the function of the area / land is not disturbed.
Drainage can also be interpreted as an effort to control the quality of groundwater in relation to salinity, so drainage involves not only surface water but also groundwater.
Planning of drainage system for Parit 16 road with dimensions of channel height (h) 0.
85 meters, channel width (b) 1.
00 meters with slope of 0.
04 and safety height of 0.
65 meters while trench road 17 with high dimensions of the channel ( h) 0.
95 meters, channel width (b) 1.
00 meters with a slope of 0.
04 and height of 0.
69 meters construction of this drainage system in order to accommodate the rainwater discharge on the Beringin River which causes flood inundation during the rainy season .
From the results of analysis of calculations, the total cost of the Budget Plan is obtained.
The cost of constructing the ditch 16 drainage channel is = Rp.
3,219,594,000.
00 and drainage ditch 17 drainage channel = Rp.
3,859,080,000.
00.
  Abstrak Jalan Sungai Beringin adalah jalan yang berstatus jalan Propinsi, sebagai jalan penghubung antara Ibu Kota Kabupaten Kecamatan Tembilahan dengan Kecamatan lain seperti Kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka, Gaung dan sekitarnya.
Jalan Sungai Beringin merupakan salah satu wilayah jalan lalu lintas kendaraan yang cukup padat mengalami masalah banjir genangan air yang rutin terjadi pada saat musim hujan, dikarenakan kondisi sistem drainase belum terhubung dengan baik dan tidak adanya saluran drainase pada ruas jalan tersebut.
Genangan akan mengangu lalu lintas bagi kendaraan yang mengunakan ruas jalan tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari, maka dapat memungkinkan terjadi bencana yang lebih besar hingga merugikan masyarakat setempat baik harta benda maupun nyawa.
Menurut Suripin, (2004; 7) drainase yang berasal dari bahasa Inggris Drainage mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air.
Drainase dalam bidang teknik sipil, dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan teknis untuk mengurangi kelebihan air, baik yang berasal dari air hujan, rembesan, maupun kelebihan air irigasi dari suatu kawasan/lahan, sehingga fungsi kawasan/lahan tidak terganggu.
Drainase dapat juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas, jadi drainase menyangkut tidak hanya air permukaan tapi juga air tanah.
Perencanaan sistem drainase ruas jalan Parit 16 dengan dimensi tinggi saluran (h) 0,85 meter, lebar saluran (b) 1,00 meter dengan kemiringan 0,04 dan tinggi jagaan 0,65 meter sedangkan ruas jalan parit 17 dengan dimensi tinggi saluran (h) 0,95 meter, lebar saluran (b) 1,00 meter dengan kemiringan 0,04 dan tinggi jagaan 0,69 meter pembangunan sistem drainase ini agar dapat menampung debit air hujan di jalan Sungai Beringin yang menyebabkan banjir genangan pada saat musim hujan.
Dari hasil analisa perhitungan maka diperoleh total biaya Rencana Anggaran Biaya pembangunan saluran drainase ruas jalan parit 16 sebesar = Rp.
3,219,594,000.
00 dan saluran drainase ruas jalan parit 17 sebesar = Rp.
3,859,080,000.
00.
 .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI PENGUATAN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
STRATEGI PENGUATAN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
The economic growth of Indragiri Hilir Regency in 2024 was recorded at 3.10%, while the regional investment growth in 2024 reached 6.79%, showing an improvement compared to -0.56% ...
IMPLEMENTASI PROGRAM AKSI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
IMPLEMENTASI PROGRAM AKSI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
The goal of this study is to describe and analyze the synergy model between the Central Government and the Kabupaten Indragiri Hilir Government that is effective in creating food s...
Penanganan Tindak Pidana Kejahatan Premanisme di Wilayah Hukum Indragiri Hilir
Penanganan Tindak Pidana Kejahatan Premanisme di Wilayah Hukum Indragiri Hilir
The phenomenon of street crime in Indragiri Hilir began to develop and is undeniable, this phenomenon gave birth to a group of criminals who commit violence. Prema violence in main...
ANALISIS SENTIMEN MEDIA ONLINE PEMBANGUNAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR: TINJAUAN MEDIA DIGITAL TERHADAP MISI PEMBANGUNAN
ANALISIS SENTIMEN MEDIA ONLINE PEMBANGUNAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR: TINJAUAN MEDIA DIGITAL TERHADAP MISI PEMBANGUNAN
In the current digital era, the vision and mission of a region's development is an important basis for local governments in determining development priorities and policy direction....
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Proyek pembangunan jalan Ring Road  Ngawi ini merupakan jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada ruas jalan dari arah Surabaya menuju Solo dan sebaliknya. Proy...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...

Back to Top