Javascript must be enabled to continue!
Pencegahan Chikungunya Melalui Ovitrap di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas
View through CrossRef
Abstrak Pada awal tahun 2025, Kecamatan Trawas tercatat memiliki satu kasus chikungunya yang dilaporkan, berdasarkan data surveilans dari Puskesmas Trawas di Desa Kedungudi. Namun, penilaian masyarakat mengungkapkan jumlah kejadian yang lebih banyak daripada yang tercatat dalam statistik resmi, terutama karena terbatasnya pengetahuan publik mengenai akses kesehatan. Kondisi ini menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan dalam pembuatan ovitrap sebagai strategi proaktif untuk pencegahan chikungunya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RW 2 Desa Kedungudi dan melibatkan 17 peserta. Tingkat pengetahuan peserta dievaluasi melalui ujian sebelum dan setelah kegiatan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian edukasi kesehatan terkait pencegahan chikungunya, pelatihan praktis dalam pembuatan ovitrap, serta distribusi ovitrap yang dipasang di area-area penting dalam rumah, seperti di bawah tempat tidur atau di kamar mandi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan 11 individu (64,7%) memperoleh skor baik pada ujian awal, dibandingkan dengan seluruh peserta (100%) yang memperoleh skor baik pada ujian pasca-kegiatan. Penggunaan ovitrap juga bertujuan untuk memantau jumlah nyamuk Aedes aegypti di wilayah endemis. Inisiatif ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mencegah chikungunya di Desa Kedungudi.
AbstractIn early 2025, Trawas Subdistrict was recorded as having 1 reported case of chikungunya, based on surveillance data from the Trawas Community Health Center, particularly in Kedungudi Village. Nevertheless, community assessments revealed a greater number of incidents than the official statistics, mainly because of limited public knowledge regarding healthcare access. This scenario highlights the importance of community empowerment via education and training in ovitrap building as a proactive strategy against chikungunya. This community service event took place in RW 2 of Kedungudi Village and involved 17 participants. Knowledge levels were assessed through evaluations conducted before and after the tests. The intervention involved providing health education on preventing chikungunya, offering practical training in constructing ovitraps, and distributing ovitraps to be positioned in key indoor areas like under beds or in bathrooms. The evaluation findings indicated a rise in participants’ knowledge, with 11 individuals (64.7%) achieving scores in the good category on the pre-test, compared to all 17 individuals (100%) on the post-test. The use of ovitraps was also intended to track Aedes aegypti mosquito numbers in endemic regions. This initiative is anticipated to be executed each year as a sustainable approach to avert chikungunya in Kedungudi Village.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Pencegahan Chikungunya Melalui Ovitrap di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas
Description:
Abstrak Pada awal tahun 2025, Kecamatan Trawas tercatat memiliki satu kasus chikungunya yang dilaporkan, berdasarkan data surveilans dari Puskesmas Trawas di Desa Kedungudi.
Namun, penilaian masyarakat mengungkapkan jumlah kejadian yang lebih banyak daripada yang tercatat dalam statistik resmi, terutama karena terbatasnya pengetahuan publik mengenai akses kesehatan.
Kondisi ini menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan dalam pembuatan ovitrap sebagai strategi proaktif untuk pencegahan chikungunya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RW 2 Desa Kedungudi dan melibatkan 17 peserta.
Tingkat pengetahuan peserta dievaluasi melalui ujian sebelum dan setelah kegiatan.
Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian edukasi kesehatan terkait pencegahan chikungunya, pelatihan praktis dalam pembuatan ovitrap, serta distribusi ovitrap yang dipasang di area-area penting dalam rumah, seperti di bawah tempat tidur atau di kamar mandi.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan 11 individu (64,7%) memperoleh skor baik pada ujian awal, dibandingkan dengan seluruh peserta (100%) yang memperoleh skor baik pada ujian pasca-kegiatan.
Penggunaan ovitrap juga bertujuan untuk memantau jumlah nyamuk Aedes aegypti di wilayah endemis.
Inisiatif ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mencegah chikungunya di Desa Kedungudi.
AbstractIn early 2025, Trawas Subdistrict was recorded as having 1 reported case of chikungunya, based on surveillance data from the Trawas Community Health Center, particularly in Kedungudi Village.
Nevertheless, community assessments revealed a greater number of incidents than the official statistics, mainly because of limited public knowledge regarding healthcare access.
This scenario highlights the importance of community empowerment via education and training in ovitrap building as a proactive strategy against chikungunya.
This community service event took place in RW 2 of Kedungudi Village and involved 17 participants.
Knowledge levels were assessed through evaluations conducted before and after the tests.
The intervention involved providing health education on preventing chikungunya, offering practical training in constructing ovitraps, and distributing ovitraps to be positioned in key indoor areas like under beds or in bathrooms.
The evaluation findings indicated a rise in participants’ knowledge, with 11 individuals (64.
7%) achieving scores in the good category on the pre-test, compared to all 17 individuals (100%) on the post-test.
The use of ovitraps was also intended to track Aedes aegypti mosquito numbers in endemic regions.
This initiative is anticipated to be executed each year as a sustainable approach to avert chikungunya in Kedungudi Village.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemberdayaan Masyarakay dalam Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap di Kelurahan Tanjung Karang Permai
Pemberdayaan Masyarakay dalam Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap di Kelurahan Tanjung Karang Permai
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan mengajarkan pembuatan Ovitrap sebagai alat untuk mengendalikan populasi nyamuk ...
Febre Chikungunya
Febre Chikungunya
Introdução: O nome Chikungunya deriva de uma palavra em Makonde, uma língua falada por um grupo que vive no sudeste da Tanzânia e norte de Moçambique, que significa "aqueles que se...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Peranan Kader Kesehatan Dalam Pencegahan Penyakit Chikungunya Di Wilayah Kerja Puskesmas Dawan I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung
Peranan Kader Kesehatan Dalam Pencegahan Penyakit Chikungunya Di Wilayah Kerja Puskesmas Dawan I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung
ABSTRACTChikungunya comes from the Swahili language which means "People who walk and bend their knees", due to severe joint pain (arthralgia) especially in the knees, ankles, joint...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

