Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA PADA KUMPULAN CERPEN “RARÉ KUMARA” KARYA I GEDE PUTRA ARIAWAN

View through CrossRef
Cerpen merupakan salah satu bentuk sastra Bali modern yang biasanya mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh utamanya, berbeda dengan novel yang menyajikan kisah hidup secara menyeluruh. Cerpen Raré Kumara karya I Gede Putra Ariawan menggambarkan kekerabatan dalam keluarga dan berangkat dari realitas kehidupan manusia yang dijadikan cerminan oleh penulis. Cerita-cerita dalam kumpulan cerpen ini menyampaikan pesan yang relevan dan bernilai bagi masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan tiga masalah utama, yaitu: (1) bagaimana struktur intrinsik dalam pupulan cerpen Raré Kumara, (2) apa saja aspek sosiologi sastra yang terkandung di dalamnya, dan (3) nilai-nilai pendidikan apa saja yang dapat ditemukan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strukturalisme menurut Teeuw, teori sosiologi sastra dari Wellek dan Warren, serta teori nilai dari Tarigan. Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi, pembahasan, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kumpulan cerpen Raré Kumara mengandung pesan moral yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Secara intrinsik, cerpen ini mencakup unsur seperti alur, tokoh, latar, tema, dan amanat. Dari segi sosiologi sastra, ditemukan gambaran tentang kehidupan sosial dan latar belakang pengarang. Adapun nilai pendidikan yang terkandung mencakup nilai moral, sosial, budaya, dan religius.
Title: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA PADA KUMPULAN CERPEN “RARÉ KUMARA” KARYA I GEDE PUTRA ARIAWAN
Description:
Cerpen merupakan salah satu bentuk sastra Bali modern yang biasanya mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh utamanya, berbeda dengan novel yang menyajikan kisah hidup secara menyeluruh.
Cerpen Raré Kumara karya I Gede Putra Ariawan menggambarkan kekerabatan dalam keluarga dan berangkat dari realitas kehidupan manusia yang dijadikan cerminan oleh penulis.
Cerita-cerita dalam kumpulan cerpen ini menyampaikan pesan yang relevan dan bernilai bagi masyarakat.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan tiga masalah utama, yaitu: (1) bagaimana struktur intrinsik dalam pupulan cerpen Raré Kumara, (2) apa saja aspek sosiologi sastra yang terkandung di dalamnya, dan (3) nilai-nilai pendidikan apa saja yang dapat ditemukan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strukturalisme menurut Teeuw, teori sosiologi sastra dari Wellek dan Warren, serta teori nilai dari Tarigan.
Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi.
Proses analisis data meliputi reduksi, pembahasan, dan penarikan kesimpulan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kumpulan cerpen Raré Kumara mengandung pesan moral yang penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Secara intrinsik, cerpen ini mencakup unsur seperti alur, tokoh, latar, tema, dan amanat.
Dari segi sosiologi sastra, ditemukan gambaran tentang kehidupan sosial dan latar belakang pengarang.
Adapun nilai pendidikan yang terkandung mencakup nilai moral, sosial, budaya, dan religius.

Related Results

Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
Analisis Unsur Intrinsik dan Sosiologi Sastra dalam Kumpulan Cerpen “Ngurug Pasih” karya I Gede Putra Ariawan
Analisis Unsur Intrinsik dan Sosiologi Sastra dalam Kumpulan Cerpen “Ngurug Pasih” karya I Gede Putra Ariawan
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai unsur intrinsik dan sosiologi sastra dalam kumpulan cerpen “Ngurug Pasih” karya I Gede Putra Ariawan yang sarat akan makna-makna...
Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen "Punyah" Karya I Gede Bayu Kusuma
Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen "Punyah" Karya I Gede Bayu Kusuma
Kesusastraan diumpamakan dengan keindahan cabang seni dalam sebuah karya sastra yang berbentuk bahasa. Secara morfologis kesusastraan sering disebut sebagai sastra yang berarti kat...
Analisis Kajian Stuktural Pada Cerpen “Kembang Mayang” Karya Titie Said
Analisis Kajian Stuktural Pada Cerpen “Kembang Mayang” Karya Titie Said
Afrito, D., & Isnaini, H. (2024). The Influence of Gaul Language on The Use of Indonesian Among Students of Stiepar Yapari, Bandung City. An International Journal Tourism and C...
PROBLEM SOSIAL DALAM CERPEN KARYA MADE ADNYANA OLE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
PROBLEM SOSIAL DALAM CERPEN KARYA MADE ADNYANA OLE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Cerpen merupakan karya sastra yang banyak digemari oleh masyarakat karena menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dapat dibaca sekali duduk. Meskipun merupakan cerita fiksi, cer...
Nilai Kearifan Lokal pada Cerpen Silariang dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara
Nilai Kearifan Lokal pada Cerpen Silariang dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara
Karya sastra menjadi bentuk karya yang di dalamnya memadukan unsur imajinasi dan kehidupan nyata baik sastra lisan maupun tulisan. Karya sastra mengandung babagi aspek salah satuny...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
Penelitian ini didasarkan permasalahan penyediaan bahan ajar yang masih terpaku karena menggeneralisasi kemampuan siswa secara global. Permasalahan lainnya penggunaan bahan ajar LK...

Back to Top