Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen "Punyah" Karya I Gede Bayu Kusuma

View through CrossRef
Kesusastraan diumpamakan dengan keindahan cabang seni dalam sebuah karya sastra yang berbentuk bahasa. Secara morfologis kesusastraan sering disebut sebagai sastra yang berarti kata atau sebuah tulisan dalam berbahasa. Sastra di bagi menjadi dua bagian yaitu prosa dan puisi. Prosa merupakan sebuah karya sastra yang tidak terikat. Puisi merupakan sebuah karya sastra yang memiliki ikatan dengan kaidah ataupun aturan tertentu. Dalam penelitian ini, peneliti akan terfokus pada karya sastra yaitu cerpen. Cerpen merupakan karya sastra yang sangat populer dari pada karya sasra lainnya. Cerita-cerita yang ada di dalam cerpen dikemas dengan ringkas dan pendek. Peneliti akan membahas tentang unsur struktual pada cerpen yang berjudul "Punyah" karya I Gede Bayu Kusuma yaitu terfokus pada intrinsik dan ekstrinsik. Unsur Intrinsik adalah unsur-unsur yang ada di dalam batang tubuh suatu karya sastra cerpen yang terdiri dari tema, alur/plot, tokoh/penokohan, setting/latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur pendukung yang ada diluar cerpen yang meliputi yaitu latar belakang pengarang, latar belakang masyarakat, nilai-nilai yang terdapat dalam cerpen tersebut seperti nilai agama, nilai sosial, nilai moral, dan nilai budaya. Setiap karya sastra cerpen mempunyai nilai-nilai yang berbeda, itu semua karena ciri khas setiap pengarang mempunyai perbedaan dan perbedaan itu dituangkan dalam sebuah karya sastra.Kata Kunci: Karya Sastra, Analisis Cerpen, Intrinsik dan Ekstrinsik
Title: Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen "Punyah" Karya I Gede Bayu Kusuma
Description:
Kesusastraan diumpamakan dengan keindahan cabang seni dalam sebuah karya sastra yang berbentuk bahasa.
Secara morfologis kesusastraan sering disebut sebagai sastra yang berarti kata atau sebuah tulisan dalam berbahasa.
Sastra di bagi menjadi dua bagian yaitu prosa dan puisi.
 Prosa merupakan sebuah karya sastra yang tidak terikat.
 Puisi merupakan sebuah karya sastra yang memiliki ikatan dengan kaidah ataupun aturan tertentu.
Dalam penelitian ini, peneliti akan terfokus pada karya sastra yaitu cerpen.
Cerpen merupakan karya sastra yang sangat populer dari pada karya sasra lainnya.
Cerita-cerita yang ada di dalam cerpen dikemas dengan ringkas dan pendek.
Peneliti akan membahas tentang unsur struktual pada cerpen yang berjudul "Punyah" karya I Gede Bayu Kusuma yaitu terfokus pada intrinsik dan ekstrinsik.
Unsur Intrinsik adalah unsur-unsur yang ada di dalam batang tubuh suatu karya sastra cerpen yang terdiri dari tema, alur/plot, tokoh/penokohan, setting/latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat.
Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur pendukung yang ada diluar cerpen yang meliputi yaitu latar belakang pengarang, latar belakang masyarakat, nilai-nilai yang terdapat dalam cerpen tersebut seperti nilai agama, nilai sosial, nilai moral, dan nilai budaya.
Setiap karya sastra cerpen mempunyai nilai-nilai yang berbeda, itu semua karena ciri khas setiap pengarang mempunyai perbedaan dan perbedaan itu dituangkan dalam sebuah karya sastra.
Kata Kunci: Karya Sastra, Analisis Cerpen, Intrinsik dan Ekstrinsik.

Related Results

Analisis Kajian Stuktural Pada Cerpen “Kembang Mayang” Karya Titie Said
Analisis Kajian Stuktural Pada Cerpen “Kembang Mayang” Karya Titie Said
Afrito, D., & Isnaini, H. (2024). The Influence of Gaul Language on The Use of Indonesian Among Students of Stiepar Yapari, Bandung City. An International Journal Tourism and C...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Nilai Kearifan Lokal pada Cerpen Silariang dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara
Nilai Kearifan Lokal pada Cerpen Silariang dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara
Karya sastra menjadi bentuk karya yang di dalamnya memadukan unsur imajinasi dan kehidupan nyata baik sastra lisan maupun tulisan. Karya sastra mengandung babagi aspek salah satuny...
Analisis Sintaksis pada Cerpen Ompu Halto karya Trimanto B. Ngaderi
Analisis Sintaksis pada Cerpen Ompu Halto karya Trimanto B. Ngaderi
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Analisis Sintaksis pada Cerpen Ompu Halto Karya Trimanto B. Ngaderi” yang bertujuan untuk mengkaji struktur kalimat, fungsi sintaksis, serta hubun...
Resistensi dalam E-Cerpen Karya Muna Masyari dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Resistensi dalam E-Cerpen Karya Muna Masyari dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Salah satu jenis karya sastra yang diterima keberadaannya dan cukup populer di masyarakat, yaitu cerpen. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat cerpen yang awalnya hanya...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
PROBLEM SOSIAL DALAM CERPEN KARYA MADE ADNYANA OLE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
PROBLEM SOSIAL DALAM CERPEN KARYA MADE ADNYANA OLE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Cerpen merupakan karya sastra yang banyak digemari oleh masyarakat karena menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dapat dibaca sekali duduk. Meskipun merupakan cerita fiksi, cer...

Back to Top