Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PELATIHAN OLAHRAGA RENANGINTENSITAS SEDANG DAN INTENSITAS TINGGITERHADAP RESPONS SEL ABSORPTIF SEBAGAIPENGABSORPSI HASIL PENCERNAAN PADAUSUS HALUS

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhpelatihan olahraga renang dengan intensitas sedang dan intensitastinggi terhadap respons sel absortif sebagai pengabsorpsi hasilproses pencernaan di usus halus.Jenis penelitian tergolong eksperimental laboratoris,menggunakan rancangan ''theseparatesarfTplepretest-posttestamtrolgrcxpdesign". Data dianalisis dengan rumus t-test program SPSS 10.Penelitian menggunakan pelatihan olahraga renang denganintensitas sedang dan intensitas tinggi selama 4 minggu (12 kalipelatihan) pada hewan coba tikus putih jantan jenis wistar, umur± 5 bulan, berat badan 246-278 gram, eksperimen dilakukanmalam hari, pukul 19.30-22.30 WIB, suhu air 28-30° C. Hewancoba sebanyak 80 ekor yang homogen dibagi menjadi 4 kelompoksecara alokasi rwxhn [random asd^vnent) berdasarkan undian, yaitusatu kelompok pretest, satu kelompok kontrol, dan dua kelompokperlakuan (satu kelompok pelatihan olahraga renang denganintensitas sedang, dan satu kelompok pelatihan olahraga renangdengan intensitas tinggi.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa (1) pelatihanolahraga renang dengan intensitas sedang dan intensitas tinggidapat meningkatkan respons sel absorptif, detigan nilai I = -73,281,p = 0,000, (2) ada perbedaan pengaruh antara olahraga renangintensitas sedang dengan olahraga intensitas tinggi padapeningkatan respons sel absorptif (t = -0,860 p = 0,393). Dapatdisimpulkan, bahwa (1) pelatihan olahraga ren ang dengan intensitassedang dan intensitas tinggi selama 4 minggu dapat meningkatkanjumlah sel absorptif di usus halus, (2) ada perbedaan antarapelatihan olahraga dengan intensitas sedang dan intensitas tinggipada peningkatan jumlah sel absorptif. Peningkatan jumlah selabsorptif pada pelatihan olahraga renang intensitas sedang lebihsedikit dibanding dengan pelatihan olahrga renang intensitastinggi.Kata kunci: pelatihan, olahraga, sel, usus halus.
Universitas Negeri Yogyakarta
Title: PENGARUH PELATIHAN OLAHRAGA RENANGINTENSITAS SEDANG DAN INTENSITAS TINGGITERHADAP RESPONS SEL ABSORPTIF SEBAGAIPENGABSORPSI HASIL PENCERNAAN PADAUSUS HALUS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhpelatihan olahraga renang dengan intensitas sedang dan intensitastinggi terhadap respons sel absortif sebagai pengabsorpsi hasilproses pencernaan di usus halus.
Jenis penelitian tergolong eksperimental laboratoris,menggunakan rancangan ''theseparatesarfTplepretest-posttestamtrolgrcxpdesign".
Data dianalisis dengan rumus t-test program SPSS 10.
Penelitian menggunakan pelatihan olahraga renang denganintensitas sedang dan intensitas tinggi selama 4 minggu (12 kalipelatihan) pada hewan coba tikus putih jantan jenis wistar, umur± 5 bulan, berat badan 246-278 gram, eksperimen dilakukanmalam hari, pukul 19.
30-22.
30 WIB, suhu air 28-30° C.
Hewancoba sebanyak 80 ekor yang homogen dibagi menjadi 4 kelompoksecara alokasi rwxhn [random asd^vnent) berdasarkan undian, yaitusatu kelompok pretest, satu kelompok kontrol, dan dua kelompokperlakuan (satu kelompok pelatihan olahraga renang denganintensitas sedang, dan satu kelompok pelatihan olahraga renangdengan intensitas tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa (1) pelatihanolahraga renang dengan intensitas sedang dan intensitas tinggidapat meningkatkan respons sel absorptif, detigan nilai I = -73,281,p = 0,000, (2) ada perbedaan pengaruh antara olahraga renangintensitas sedang dengan olahraga intensitas tinggi padapeningkatan respons sel absorptif (t = -0,860 p = 0,393).
Dapatdisimpulkan, bahwa (1) pelatihan olahraga ren ang dengan intensitassedang dan intensitas tinggi selama 4 minggu dapat meningkatkanjumlah sel absorptif di usus halus, (2) ada perbedaan antarapelatihan olahraga dengan intensitas sedang dan intensitas tinggipada peningkatan jumlah sel absorptif.
Peningkatan jumlah selabsorptif pada pelatihan olahraga renang intensitas sedang lebihsedikit dibanding dengan pelatihan olahrga renang intensitastinggi.
Kata kunci: pelatihan, olahraga, sel, usus halus.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Background: CD19 chimeric antigen receptor (CAR)-T cell therapy has achieved high response rates in patients with B-cell lymphoma (BCL). However, treatment failure and relapse can ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Neutrophils induce P-selectin shedding from activated platelets via neutrophil elastase
Neutrophils induce P-selectin shedding from activated platelets via neutrophil elastase
Abstract Background: P-selectin (P-sel) on activated platelets plays a vital role in inflammation by mediating platelet-neutrophil interactions. However, P-sel surface expr...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...
OLAHRAGA PILIHAN
OLAHRAGA PILIHAN
Buku ini berjudul “Olahraga Pilihan”. Penulisan buku ini didasarkan kepada realitas yang terjadi di masyarakat bahwa olahraga hanya dipandang sebagai sesuatu yang melelahkan, dan a...

Back to Top