Javascript must be enabled to continue!
RANCANG BANGUN ANTENA BICONICAL UHF UNTUK APLIKASI KANAL TV
View through CrossRef
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan sinyal lemah yang diterima oleh sebuah antena TV yang menyebabkan gambar tidak jelas. Untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus memutar-mutar antena untuk mendapatkan sinyal yang bagus. Oleh karena itu, akan dibuat antena Biconical dengan reflektor sudut 90° untuk mendapatkan pola radiasi yang directional, yang diintegrasikan dengan motor stepper dan dikontrol oleh mikrokontroler, sehingga antena tersebut dapat tracking untuk mencari daerah yang mempunyai sinyal paling bagus dengan memperhitungkan nilai level daya dari tiap – tiap derajat posisi antenna pada masing – masing kanal TV, yaitu dari posisi 0° sampai 360° dengan step 5°. Untuk membuat antenna Biconical diperlukan dimensi – dimensi yang sesuai, yaitu panjang masing – masing kerucut antenna sebesar 15 cm dengan besar sudut kerucut 60° dan diameter kerucut 7,5 cm. Kemudian untuk panjang dan lebar reflektor sudut 90° adalah 45 cm dan 31,8 cm. Antena Biconical dibuat dari lembaran tembaga. Sedangkan reflektor sudutnya dibuat dari lembaran aluminium. Selanjutnya dilakukan pengukuran terhadap masing - masing kanal TV untuk memperoleh level daya yang nantinya digunakan untuk mengetahui perbedaan pola radiasi yang menggunakan dan tidak menggunakan reflektor sudut 90°, side lobe level dan Half Power Beamwidth (HPBW). Saat antena menggunakan reflektor sudut 90°, maka HPBW terbesar ada pada kanal Trans7, yaitu 94, dan HPBW terkecil berada pada kanal SpaceT, yaitu 9. Sedangkan untuk antena yang tidak menggunakan reflektor sudut 90°, HPBW terbesar ada pada kanal Tvone, yaitu 88, sedangkan HPBW terkecil ada pada kanal MetroTV, yaitu 16. Untuk Side Lobe Level (SLL) terbesar, saat antena menggunakan reflektor sudut 90° berada pada kanal JTV dan ANTV, yaitu 1,37 dan SLL terkecil berada pada kanal RCTI, yaitu 0,02. Sedangkan saat antena tidak menggunakan reflektor sudut 90°, maka SLL terbesar ada pada kanal SBO, yaitu 2,77, dan SLL terkecil ada pada kanal SCTV, yaitu 0.
Title: RANCANG BANGUN ANTENA BICONICAL UHF UNTUK APLIKASI KANAL TV
Description:
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan sinyal lemah yang diterima oleh sebuah antena TV yang menyebabkan gambar tidak jelas.
Untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus memutar-mutar antena untuk mendapatkan sinyal yang bagus.
Oleh karena itu, akan dibuat antena Biconical dengan reflektor sudut 90° untuk mendapatkan pola radiasi yang directional, yang diintegrasikan dengan motor stepper dan dikontrol oleh mikrokontroler, sehingga antena tersebut dapat tracking untuk mencari daerah yang mempunyai sinyal paling bagus dengan memperhitungkan nilai level daya dari tiap – tiap derajat posisi antenna pada masing – masing kanal TV, yaitu dari posisi 0° sampai 360° dengan step 5°.
Untuk membuat antenna Biconical diperlukan dimensi – dimensi yang sesuai, yaitu panjang masing – masing kerucut antenna sebesar 15 cm dengan besar sudut kerucut 60° dan diameter kerucut 7,5 cm.
Kemudian untuk panjang dan lebar reflektor sudut 90° adalah 45 cm dan 31,8 cm.
Antena Biconical dibuat dari lembaran tembaga.
Sedangkan reflektor sudutnya dibuat dari lembaran aluminium.
Selanjutnya dilakukan pengukuran terhadap masing - masing kanal TV untuk memperoleh level daya yang nantinya digunakan untuk mengetahui perbedaan pola radiasi yang menggunakan dan tidak menggunakan reflektor sudut 90°, side lobe level dan Half Power Beamwidth (HPBW).
Saat antena menggunakan reflektor sudut 90°, maka HPBW terbesar ada pada kanal Trans7, yaitu 94, dan HPBW terkecil berada pada kanal SpaceT, yaitu 9.
Sedangkan untuk antena yang tidak menggunakan reflektor sudut 90°, HPBW terbesar ada pada kanal Tvone, yaitu 88, sedangkan HPBW terkecil ada pada kanal MetroTV, yaitu 16.
Untuk Side Lobe Level (SLL) terbesar, saat antena menggunakan reflektor sudut 90° berada pada kanal JTV dan ANTV, yaitu 1,37 dan SLL terkecil berada pada kanal RCTI, yaitu 0,02.
Sedangkan saat antena tidak menggunakan reflektor sudut 90°, maka SLL terbesar ada pada kanal SBO, yaitu 2,77, dan SLL terkecil ada pada kanal SCTV, yaitu 0.
Related Results
SIMULASI MODEL HIDROLIKA DALAM MANAJEMEN TATA KELOLA AIR UNTUK MITIGASI KEBAKARAN LAHAN GAMBUT
SIMULASI MODEL HIDROLIKA DALAM MANAJEMEN TATA KELOLA AIR UNTUK MITIGASI KEBAKARAN LAHAN GAMBUT
Kebakaran hutan dan lahan gambut mengakibatkan bencana asap yangmengancam aspek-aspek kehidupan manusia pada tingkat lokal, nasional,regional, bahkan global. Hilangnya vegetasi dan...
Perencanaan Kanal Tano Ponggol Sebagai Kawasan Ekowisata di Kabupaten Samosir
Perencanaan Kanal Tano Ponggol Sebagai Kawasan Ekowisata di Kabupaten Samosir
Kanal Tano Ponggol merupakan satu-satunya kanal yang terdapat di Kabupaten Samosir yang memiliki peran penting dulunya hingga saat ini. Kanal ini memisahkan pulau Sumatera dan Pula...
Optical antennas for single emitters
Optical antennas for single emitters
The interaction of light with matter is a central topic in both fundamental science and applied technology. At the heart of this interaction lies the absorption or emission of a ph...
Rancang Bangun Antena Yagi 578 MHz Sebagai Penerima TV Digital
Rancang Bangun Antena Yagi 578 MHz Sebagai Penerima TV Digital
Televisi merupakan salah satu media massa yang sangat efektif dan dapat dinikmati secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Seiring perkembangan zaman, berkembang pula teknolog...
Rancang Bangun Antena Yagi 578 MHz Sebagai Penerima TV Digital
Rancang Bangun Antena Yagi 578 MHz Sebagai Penerima TV Digital
Televisi merupakan salah satu media massa yang sangat efektif dan dapat dinikmati secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Seiring perkembangan zaman, berkembang pula teknolog...
Evaluation of Battery-free UHF-RFID Sensor Wireless Signals for In-pipe Robotic Applications
Evaluation of Battery-free UHF-RFID Sensor Wireless Signals for In-pipe Robotic Applications
A reliable robotic localization method is required
for comparing three-dimensional pipe maps obtained via laser
scans at various times for accurately monitoring the evolution of
in...
Optical antennas control light emission
Optical antennas control light emission
The emission of light is at the heart of both fundamental science and technological applications. At its origin lie electronic transitions in nanoscale materials such as molecules,...
Optimalisasi Fungsi Sistem Kanal Banjir Timur Semarang sebagai Ruang Terbuka Hijau dan Pengendali Banjir
Optimalisasi Fungsi Sistem Kanal Banjir Timur Semarang sebagai Ruang Terbuka Hijau dan Pengendali Banjir
Sistem Kanal merupakan salah satu cara yang dianggap efektif dalam mengendalikan masalah banjir. Namun, dilihat dari aspek lingkungan, sistem kanal dianggap tidak memperhatikan keb...

