Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANCANGAN SISTEM PERINGATAN DINI BAHAYA KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO

View through CrossRef
Kebakaran yang terjadi di lingkungan asrama militer dan gedung perkantoran masih menjadi ancaman serius, sebagaimana tercatat pada beberapa insiden kebakaran pada tahun 2024 dan 2025 yang menyebabkan kerugian material signifikan serta mengganggu operasional satuan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe sistem peringatan dini bahaya kebakaran berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang memanfaatkan tiga jenis sensor, yaitu sensor suhu DHT11, sensor asap MQ-2, dan flame sensor inframerah. Sistem dirancang untuk memberikan peringatan otomatis apabila suhu melebihi 40°C, konsentrasi asap melebihi 300 ppm, atau flame sensor mendeteksi adanya api. Output peringatan ditampilkan melalui buzzer dan LCD I2C 16x2 dengan pesan “BAHAYA KEBAKARAN”. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian performa masing-masing sensor dan waktu respons sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa DHT11 memiliki selisih pengukuran 0,2–0,9°C, MQ-2 memiliki deviasi 10–20 ppm, dan flame sensor mampu mendeteksi nyala api dengan respons tercepat yaitu 0,4 detik. Secara keseluruhan, sistem mampu merespons kondisi kebakaran dalam waktu kurang dari 1 detik, sehingga memenuhi kriteria performa untuk sistem peringatan dini skala ruangan. Dengan demikian, prototipe yang dikembangkan dinilai efektif dan layak untuk diterapkan sebagai solusi awal peningkatan keselamatan area asrama militer dan gedung perkantoran.
Title: PERANCANGAN SISTEM PERINGATAN DINI BAHAYA KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO
Description:
Kebakaran yang terjadi di lingkungan asrama militer dan gedung perkantoran masih menjadi ancaman serius, sebagaimana tercatat pada beberapa insiden kebakaran pada tahun 2024 dan 2025 yang menyebabkan kerugian material signifikan serta mengganggu operasional satuan.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara cepat dan akurat.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe sistem peringatan dini bahaya kebakaran berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang memanfaatkan tiga jenis sensor, yaitu sensor suhu DHT11, sensor asap MQ-2, dan flame sensor inframerah.
Sistem dirancang untuk memberikan peringatan otomatis apabila suhu melebihi 40°C, konsentrasi asap melebihi 300 ppm, atau flame sensor mendeteksi adanya api.
Output peringatan ditampilkan melalui buzzer dan LCD I2C 16x2 dengan pesan “BAHAYA KEBAKARAN”.
Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian performa masing-masing sensor dan waktu respons sistem.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa DHT11 memiliki selisih pengukuran 0,2–0,9°C, MQ-2 memiliki deviasi 10–20 ppm, dan flame sensor mampu mendeteksi nyala api dengan respons tercepat yaitu 0,4 detik.
Secara keseluruhan, sistem mampu merespons kondisi kebakaran dalam waktu kurang dari 1 detik, sehingga memenuhi kriteria performa untuk sistem peringatan dini skala ruangan.
Dengan demikian, prototipe yang dikembangkan dinilai efektif dan layak untuk diterapkan sebagai solusi awal peningkatan keselamatan area asrama militer dan gedung perkantoran.

Related Results

Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
Kajian Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Nganjuk
Kajian Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Nganjuk
ABSTRACTThe Nganjuk District is mostly planted by forests, both protection forests and production forests with a total area of 20 333.00 ha. Forest and land fires often occur in Ng...
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Sistem proteksi kebakaran digunakan untuk mendeteksi dan memadamkan kebakaran sedini mungkin dengan menggunakan peralatan yang digerakkan secara manual dan otomatis. Laboratorium T...
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Tingginya risiko kebakaran di rumah sakit, pemerintah dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (...
ANALISIS VISUAL TENTANG POLA KEBAKARAN HUTAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN DATA INDEKS CUACA DAN AREA TERBAKAR
ANALISIS VISUAL TENTANG POLA KEBAKARAN HUTAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN DATA INDEKS CUACA DAN AREA TERBAKAR
Kebakaran hutan menyebabkan kerugian yang signifikan dalam bentuk kerusakan habitat, emisi gasrumah kaca, hilangnya kehidupan satwa liar, dan bahkan hilangnya nyawa manusia. Untuk ...
Prototipe Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan Berbasis Parameter Cuaca
Prototipe Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan Berbasis Parameter Cuaca
Sistem peringatan dini kebakaran hutan memiliki peranan penting untuk mengendalikan secara dini kerusakan hutan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mempunyai tugas pokok, ...
Pembuatan sistem peringatan dini angin puting beliung di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten
Pembuatan sistem peringatan dini angin puting beliung di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten
Angin puting beliung merupakan angin yang besar dan merusakan jalur yang dilalui. Banyak daerah yang rusak akibat dari kurangnya antisipasi dalam bahaya angin puting beliung. Benca...
IMPLEMENTASI ADEBA (ALAT DETEKSI BANJIR) SEBAGAI UPAYA DINI SIAGA BENCANA
IMPLEMENTASI ADEBA (ALAT DETEKSI BANJIR) SEBAGAI UPAYA DINI SIAGA BENCANA
Praktik Baik ini bertujuan untuk (1) Merencanakan pemrograman, (2)Mengimplementasikan ADEBA (Alat Deteksi Banjir) pada Kompetensi Dasar Pemrograman Mikroprosesor dan Mikrokontroler...

Back to Top