Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK BIOBRIKET DARI CAMPURAN TEMPURUNG KELAPA DAN CANGKANG PALA

View through CrossRef
Biobriket dipandang sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan demikian, telah banyak dikembangkan biobriket dengan berbagai komposisi. Biobriket berupa arang yang dibuat berbentuk batang dengan bahan dasar dari limbah pertanian dan/atau limbah peternakan. Pembuatan biobriket membutuhkan campuran bahan dengan biomassa. Pada penelitian ini digunakan bibriket yang terbuat dari tempurung kelapa dan cangkang pala. Adapun, tujuan penelitian ini untuk menganalisis laju pembakaran biobriket yang telah dibuat tersebut. Sifat fisik dari biobriket tempurung kelapa dan cangkang pala diukur dengan menganalisis mudah tidaknya terbakar dengan mengamati suhu dan waktu terbakarnya. Sifat fisik lainnya yaitu menentukan densitas dengan menghitung rata-rata pembagian massa dan volume biobriket. Selain itu, ditentukan pula laju perambatan api. Sifat fisik ini dianalisis untuk menentukan kualitas dari biobriket yang terbuat dari tempurung kelapa cangkang pala. Berdasarkan pada hasil analisis diperoleh bahwa biobriket campuran tersebut mudah terbakar. Biobriket campuran tersebut memiliki densitas rata-rata yaitu 0.71 gr/cm3. Adapun  rata-rata laju perambatan yaitu 0.15 cm/s dengan waktu pijar rata-rata yaitu 20.9 menit.
Title: ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK BIOBRIKET DARI CAMPURAN TEMPURUNG KELAPA DAN CANGKANG PALA
Description:
Biobriket dipandang sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan.
Dengan demikian, telah banyak dikembangkan biobriket dengan berbagai komposisi.
Biobriket berupa arang yang dibuat berbentuk batang dengan bahan dasar dari limbah pertanian dan/atau limbah peternakan.
Pembuatan biobriket membutuhkan campuran bahan dengan biomassa.
Pada penelitian ini digunakan bibriket yang terbuat dari tempurung kelapa dan cangkang pala.
Adapun, tujuan penelitian ini untuk menganalisis laju pembakaran biobriket yang telah dibuat tersebut.
Sifat fisik dari biobriket tempurung kelapa dan cangkang pala diukur dengan menganalisis mudah tidaknya terbakar dengan mengamati suhu dan waktu terbakarnya.
Sifat fisik lainnya yaitu menentukan densitas dengan menghitung rata-rata pembagian massa dan volume biobriket.
Selain itu, ditentukan pula laju perambatan api.
Sifat fisik ini dianalisis untuk menentukan kualitas dari biobriket yang terbuat dari tempurung kelapa cangkang pala.
Berdasarkan pada hasil analisis diperoleh bahwa biobriket campuran tersebut mudah terbakar.
Biobriket campuran tersebut memiliki densitas rata-rata yaitu 0.
71 gr/cm3.
Adapun  rata-rata laju perambatan yaitu 0.
15 cm/s dengan waktu pijar rata-rata yaitu 20.
9 menit.

Related Results

Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biobriket yang dihasilkan dari kombinasi limbah kulit batang sagu dan tempurung kelapa. Metode yang digunakan dalam pene...
Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif
Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif
ABSTRACT: The use of charcoal briquettes contributes to the reduction of dependence on petroleum and gas fuels, especially for small urban communities while at the same time suppor...
PEMBUATAN BIOBRIKET MODIFIKASI DARI LIMBAH PERTANIAN
PEMBUATAN BIOBRIKET MODIFIKASI DARI LIMBAH PERTANIAN
Briket biomassa adalah alternatif yang menjanjikan untuk menggantikan bahan bakar fosil dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca. Pada penelitian Penelitian ini bertujuan untuk ...
Pelatihan Kerajinan Tempurung Kelapa DI Desa Tianyar
Pelatihan Kerajinan Tempurung Kelapa DI Desa Tianyar
ABSTRAK Tujuan umum dari pengabdian ini adalah untuk memberikan peluang usaha baru bagi kelompok Sri Amerta Sari dan Karya Santhi di desa Tianyar dengan memberikan pelatihan keraji...
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, salah satu daerah yang menghasilkan kelapa adalah Sumatera barat. Bertambahnya produksi kelapa, maka bertambahnya lim...
KARAKTERISTIK MARSHALL AC-WC MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER
KARAKTERISTIK MARSHALL AC-WC MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER
Jalan dibangun bertujuan sebagai penghubung antara satu wilayah dengan wilayah laiinnya. Banyak kerusakan jalan yang  disebabkan oleh kurang  baiknya  mutu material yang digunakan....
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...

Back to Top