Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Kerajinan Tempurung Kelapa DI Desa Tianyar
View through CrossRef
ABSTRAK Tujuan umum dari pengabdian ini adalah untuk memberikan peluang usaha baru bagi kelompok Sri Amerta Sari dan Karya Santhi di desa Tianyar dengan memberikan pelatihan kerajinan tempurung kelapa dan manajemen dan administrasinya serta dilengkapi engan SIUP. Pengabdian ini dilaksanakan selama 4 Bulan yaitu mulai tanggal 1 Juni sampai dengan 30 September 2015 di Desa Tianyar Kecamatan Kubu kabupaten Karangasem. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode diklat dan praktek langsung yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jumlah peserta yang ikut adalah 30 orang yang berasala dari kelompok Sri Amerta Sari dan Kelompok Karya Santhi. Ketentuannya dari 30 peserta pelatihan yang mengikuti program ini, pelatihan dianggap berhasil jika 95 % peserta dapat menyelesaikan seluruh program pelatihan. Namun harapan penyelenggara, seluruh peserta pelatihan (100%) agar dapat menyelesaikan program ini. Dan pembelajar dianggap berhasil bila sudah menyerap 80% materi dalam penyelesaian tugas-tugas belajar dan mampu memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas keterampilan kerajinan tempurung kelapa yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kehidupan perekonomian mereka.Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah (1) tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra program pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat dari kehadiran peserta yang tanpa ijin, dan dukungan dari kepala desa, (2) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 25 orang (83,33%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, 2 orang (2,66) termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66) termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil pembuatan kerajinan tempurung kelapa, (3) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 20 orang (66,67%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, 5 (16,66) orang termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66) termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil dalam kerajinan tempurung kelapa, dan (4) Kendala pelaksanaan program adalah sulitnya meminid waktu untuk pencapaian kesepakatan pelaksanaan kegiatan, karena umumnya peserta latihan terbentur dengan rutinitas pekerjaan harian yang menunjang perekonomian keluarga, maupun pelaksanaan kegiatan ritual adat-istiadat yang lumayan padat di banjar tunassari desa Tianyar dalam kaitannya dengan paruman desa adat untuk penyelenggaraan ritual keagamaan sebagaimana layaknya masyarakat Hindu Bali pada umumnya.
Title: Pelatihan Kerajinan Tempurung Kelapa DI Desa Tianyar
Description:
ABSTRAK Tujuan umum dari pengabdian ini adalah untuk memberikan peluang usaha baru bagi kelompok Sri Amerta Sari dan Karya Santhi di desa Tianyar dengan memberikan pelatihan kerajinan tempurung kelapa dan manajemen dan administrasinya serta dilengkapi engan SIUP.
Pengabdian ini dilaksanakan selama 4 Bulan yaitu mulai tanggal 1 Juni sampai dengan 30 September 2015 di Desa Tianyar Kecamatan Kubu kabupaten Karangasem.
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode diklat dan praktek langsung yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Jumlah peserta yang ikut adalah 30 orang yang berasala dari kelompok Sri Amerta Sari dan Kelompok Karya Santhi.
Ketentuannya dari 30 peserta pelatihan yang mengikuti program ini, pelatihan dianggap berhasil jika 95 % peserta dapat menyelesaikan seluruh program pelatihan.
Namun harapan penyelenggara, seluruh peserta pelatihan (100%) agar dapat menyelesaikan program ini.
Dan pembelajar dianggap berhasil bila sudah menyerap 80% materi dalam penyelesaian tugas-tugas belajar dan mampu memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas keterampilan kerajinan tempurung kelapa yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kehidupan perekonomian mereka.
Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah (1) tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra program pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat dari kehadiran peserta yang tanpa ijin, dan dukungan dari kepala desa, (2) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 25 orang (83,33%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, 2 orang (2,66) termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66) termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil pembuatan kerajinan tempurung kelapa, (3) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 20 orang (66,67%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, 5 (16,66) orang termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66) termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil dalam kerajinan tempurung kelapa, dan (4) Kendala pelaksanaan program adalah sulitnya meminid waktu untuk pencapaian kesepakatan pelaksanaan kegiatan, karena umumnya peserta latihan terbentur dengan rutinitas pekerjaan harian yang menunjang perekonomian keluarga, maupun pelaksanaan kegiatan ritual adat-istiadat yang lumayan padat di banjar tunassari desa Tianyar dalam kaitannya dengan paruman desa adat untuk penyelenggaraan ritual keagamaan sebagaimana layaknya masyarakat Hindu Bali pada umumnya.
Related Results
Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif
Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif
ABSTRACT: The use of charcoal briquettes contributes to the reduction of dependence on petroleum and gas fuels, especially for small urban communities while at the same time suppor...
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, salah satu daerah yang menghasilkan kelapa adalah Sumatera barat. Bertambahnya produksi kelapa, maka bertambahnya lim...
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biobriket yang dihasilkan dari kombinasi limbah kulit batang sagu dan tempurung kelapa. Metode yang digunakan dalam pene...
KARAKTERISTIK MARSHALL AC-WC MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER
KARAKTERISTIK MARSHALL AC-WC MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER
Jalan dibangun bertujuan sebagai penghubung antara satu wilayah dengan wilayah laiinnya. Banyak kerusakan jalan yang disebabkan oleh kurang baiknya mutu material yang digunakan....
Penampilan Bibit Kelapa Dalam Bido dan Hibrida Kelapa Genjah x Dalam Bido [Appearance Seed Bido Tall coconut and Hybrids Dwarf x Bido Tall Coconut]
Penampilan Bibit Kelapa Dalam Bido dan Hibrida Kelapa Genjah x Dalam Bido [Appearance Seed Bido Tall coconut and Hybrids Dwarf x Bido Tall Coconut]
<p>Coconut seedlings are growing well with an important role in supporting the success of planting coconut in the field. The higher seed viability are growing well, the more ...
Iptek bagi Masyarakat Produsen Tempurung Kelapa Desa Murangan
Iptek bagi Masyarakat Produsen Tempurung Kelapa Desa Murangan
<p>Briket tempurung kelapa wilayah DIY merupakan pangsa pasar potensial bagi perajin arang tempurung kelapa. Briket diperoleh dengan menggiling arang tempurung kelapa kemudia...
Pemanfaatan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pestisida Organik Terhadap Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera Litura F.)
Pemanfaatan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pestisida Organik Terhadap Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera Litura F.)
This study aims to determine the effect of the concentration of liquid smoke coconut shell on mortality against armyworm. Research conducted at the Chemical Laboratory of the State...
Revitalization of Economic Development of Coconut Area in North Sulawesi
Revitalization of Economic Development of Coconut Area in North Sulawesi
<p>Coconut is a potential commodity in North Sulawesi Province. At national level, this province contributes of about 9% of the national coconut production, however, the cont...

