Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rekontruksi Internal Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar: Linguistik Komparatif

View through CrossRef
AbstrakBerdasarkan dari hasil pendeksripsian rekontruksi internal pada bahasa bugis dan bahasa Makassar dalam penggunaan kata keterangan waktu, kata penegasan serta suffiks pronomina dapat disimpulkan bahwa: 1) Sufiks pronomina dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar adalah sama; 2) Pada bahasa Bugis tidak terjadi penghilangan antara kata penegasan dengan sufiks pronomina pertama tunggal. Sedangkan dalam bahasa Makassar terjadi penghilangan konsonan /k/ pada sufiks pronominal pertama tunggal [kak] menjadi /ak/; 3) Dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar terjadi konsistensi atau tidak terjadi perubahan dalam penggunaan kata penegasan “benar-benar” pada sufiks pronomina pertama jamak; 4) Dalam bahasa Makassar apabila bertemunya bentuk —ja bergabung dengan sufiks —kak akan diperoleh bentuk —jak. Konsonan /k/ pada —kak luluh sehingga tersisa —ak. Terjadinya penyederhanaan bunyi dari bentuk —ja. Dimana vokal /a/ pada bentuk —ja luluh karena bertemu dengan sufiks -ak pendeskripsiannya adalah vokal /a/ bertemu dengan vokal /a/ akan mengalami penyederhanaan bunyi sehingga vokal /a/ akan luluh; 5) Tidak terjadi penghilangan pada bahasa Bugis, sedangkan pada bahasa Makassar terjadi peleburan fonem /a/ karena pada kata tersebut bertemunya dua vokal rendah /a/ dengan vokal tinggi /i/, sehingga keberadaan fonem /a/ luluh atau lebur karena vokal /i/ keberadaannya lebih power dari pada vokal /a/; 6) Dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar apabila bertemunya bentuk —pa bergabung dengan sufiks —kak dan —kik akan diperoleh bentuk —pak dan -pik . Konsonan /k/ pada —kak dan -kik luluh sehingga tersisa —ak dan -ik. Untuk bentuk —pa yang bergabung dengan sufiks —kik terjadi kaidah peluluhan hanya pada bahasa Bugis. Terjadinya penyederhanaan bunyi dari bentuk —pa . Dimana vokal /a/ pada bentuk —pa luluh karena bertemu dengan sufiks -ak dan —ik pendeskripsiannya adalah vokal /a/ bertemu dengan vokal /a/ akan mengalami penyederhanaan bunyi sehingga vokal /a/ akan luluh. Selanjutnya terjadi peleburan vokal /a/ pada bentuk -pa karena bertemu dengan sufiks —ik. Dimana jika vokal /a/ bertemu dengan vokal /i/, maka vokal /a/ akan lebur atau luluh; Keyword: rekontruski, internal, bahasa Bugis, bahasa makassar
Center for Open Science
Title: Rekontruksi Internal Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar: Linguistik Komparatif
Description:
AbstrakBerdasarkan dari hasil pendeksripsian rekontruksi internal pada bahasa bugis dan bahasa Makassar dalam penggunaan kata keterangan waktu, kata penegasan serta suffiks pronomina dapat disimpulkan bahwa: 1) Sufiks pronomina dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar adalah sama; 2) Pada bahasa Bugis tidak terjadi penghilangan antara kata penegasan dengan sufiks pronomina pertama tunggal.
Sedangkan dalam bahasa Makassar terjadi penghilangan konsonan /k/ pada sufiks pronominal pertama tunggal [kak] menjadi /ak/; 3) Dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar terjadi konsistensi atau tidak terjadi perubahan dalam penggunaan kata penegasan “benar-benar” pada sufiks pronomina pertama jamak; 4) Dalam bahasa Makassar apabila bertemunya bentuk —ja bergabung dengan sufiks —kak akan diperoleh bentuk —jak.
Konsonan /k/ pada —kak luluh sehingga tersisa —ak.
Terjadinya penyederhanaan bunyi dari bentuk —ja.
Dimana vokal /a/ pada bentuk —ja luluh karena bertemu dengan sufiks -ak pendeskripsiannya adalah vokal /a/ bertemu dengan vokal /a/ akan mengalami penyederhanaan bunyi sehingga vokal /a/ akan luluh; 5) Tidak terjadi penghilangan pada bahasa Bugis, sedangkan pada bahasa Makassar terjadi peleburan fonem /a/ karena pada kata tersebut bertemunya dua vokal rendah /a/ dengan vokal tinggi /i/, sehingga keberadaan fonem /a/ luluh atau lebur karena vokal /i/ keberadaannya lebih power dari pada vokal /a/; 6) Dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar apabila bertemunya bentuk —pa bergabung dengan sufiks —kak dan —kik akan diperoleh bentuk —pak dan -pik .
Konsonan /k/ pada —kak dan -kik luluh sehingga tersisa —ak dan -ik.
Untuk bentuk —pa yang bergabung dengan sufiks —kik terjadi kaidah peluluhan hanya pada bahasa Bugis.
Terjadinya penyederhanaan bunyi dari bentuk —pa .
Dimana vokal /a/ pada bentuk —pa luluh karena bertemu dengan sufiks -ak dan —ik pendeskripsiannya adalah vokal /a/ bertemu dengan vokal /a/ akan mengalami penyederhanaan bunyi sehingga vokal /a/ akan luluh.
Selanjutnya terjadi peleburan vokal /a/ pada bentuk -pa karena bertemu dengan sufiks —ik.
Dimana jika vokal /a/ bertemu dengan vokal /i/, maka vokal /a/ akan lebur atau luluh; Keyword: rekontruski, internal, bahasa Bugis, bahasa makassar.

Related Results

SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Un...
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
 هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط  و أنواع جمل اللغة العربية  و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...
Pelatihan Kemampuan Berbahasa Bugis di Kalangan Warga Malaysia Keturunan Bugis Di Johor- Malaysia
Pelatihan Kemampuan Berbahasa Bugis di Kalangan Warga Malaysia Keturunan Bugis Di Johor- Malaysia
Pelatihan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Bugis di kalangan masyarakat Malaysia keturunan Bugis, khususnya yang berdomisili di Johor. Kegiata...
Rumah Bugis sebagai Bentuk Pemertahanan Budaya Masyarakat Bugis di Desa Kemojan Karimunjawa
Rumah Bugis sebagai Bentuk Pemertahanan Budaya Masyarakat Bugis di Desa Kemojan Karimunjawa
This paper examines the Bugis house in the Kemojan Village of Karimunjawa as a form of cultural retention of the Bugis people. The efforts of the Bugis community of Kemojan Karimun...
ANALISIS KONTRASTIF BAHASA BUGIS DAN BAHASA INDONESIA DALAM BIDANG MORFOLOGI
ANALISIS KONTRASTIF BAHASA BUGIS DAN BAHASA INDONESIA DALAM BIDANG MORFOLOGI
Abstract: Analysis of Language Konstrastif Bugis and Indonesian in the Field of Morphology. This research is descriptive literature by using a comparative approach. The purpose of ...
Alteration of Bugis Traditional Architecture in Coastal Area in Cungkeng Village, Bandar Lampung
Alteration of Bugis Traditional Architecture in Coastal Area in Cungkeng Village, Bandar Lampung
Abstract Cungkeng is a coastal village located in Bandar Lampung. In this area, there are traditional forms of Bugis’ houses arising from the presence of migrants of...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...

Back to Top