Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tafsir Fiqih Madzhab Syafi’i: Interelasi Konteks dan Konsep

View through CrossRef
Salah satu penyebab terjadinya perbedaan penafsiran terhadap ayat-ayat hukum dalam Al-Qur’an disebabkan oleh adanya kesadaran suatu kelompok, ideologi dan horizon tertentu dalam tafsir. Begitu pula dengan tafsir fiqih madzhab Syafi’i. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis interelasi konteks dan konsep dalam tafsir fiqih madzhab Syafi’i. Untuk mengetahui bagaimana kontribusi tafsir fiqih madzhab Syafi’i dalam teori tafsir bercorak fiqih, maka penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif-analitis, dengan jenis penelitian library research. Hasil kajian menunjukkan pemikiran Imam Syafi’i mencerminkan keterkaitan erat antara konteks sosial-budaya dan keilmuan, yang menjadikan hukum Islam bersifat fleksibel dan responsif terhadap perubahan zaman. Hal ini terlihat dari adanya qawl qadim dan qawl jadid sebagai buah dari dialektika antara konteks keilmuan dan konsep hukum yang dihasilkan. Fleksibilitas tersebut turut mendorong penyebaran luas mazhab Syafi’i dan lahirnya banyak ulama tafsir bermadzhab Syafi’i yang memperkaya khazanah keilmuan Islam melalui pendekatan tahlili yang mendalam dan komprehensif dalam wacana akademis.
Title: Tafsir Fiqih Madzhab Syafi’i: Interelasi Konteks dan Konsep
Description:
Salah satu penyebab terjadinya perbedaan penafsiran terhadap ayat-ayat hukum dalam Al-Qur’an disebabkan oleh adanya kesadaran suatu kelompok, ideologi dan horizon tertentu dalam tafsir.
Begitu pula dengan tafsir fiqih madzhab Syafi’i.
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis interelasi konteks dan konsep dalam tafsir fiqih madzhab Syafi’i.
Untuk mengetahui bagaimana kontribusi tafsir fiqih madzhab Syafi’i dalam teori tafsir bercorak fiqih, maka penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif-analitis, dengan jenis penelitian library research.
Hasil kajian menunjukkan pemikiran Imam Syafi’i mencerminkan keterkaitan erat antara konteks sosial-budaya dan keilmuan, yang menjadikan hukum Islam bersifat fleksibel dan responsif terhadap perubahan zaman.
Hal ini terlihat dari adanya qawl qadim dan qawl jadid sebagai buah dari dialektika antara konteks keilmuan dan konsep hukum yang dihasilkan.
Fleksibilitas tersebut turut mendorong penyebaran luas mazhab Syafi’i dan lahirnya banyak ulama tafsir bermadzhab Syafi’i yang memperkaya khazanah keilmuan Islam melalui pendekatan tahlili yang mendalam dan komprehensif dalam wacana akademis.

Related Results

DASAR-DASAR ISTINBATH HUKUM IMAM SYAFI’I
DASAR-DASAR ISTINBATH HUKUM IMAM SYAFI’I
Madzhab adalah cara yang ditempuh atau jalan yang diikuti. Embrio dariperbedaan madzhab ini terjadi adanya perbedaan cara pandang dan analisisterhadap nash (teks), walaupun para im...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Analisis Hukum Islam terhadap penentuan zakat fitrah
Analisis Hukum Islam terhadap penentuan zakat fitrah
Zakat fitrah adalah salah satu rukun Islam yang wajib di tunaikan bagi setiap umat Islam. Kewajiban melaksanakan zakat fitrah juga disebutkan dalam al-Quran dan hadits Rasulullah s...
Interelasi Manusia dengan Alam dalam Cerita Rakyat Danyak Kenyah Lepoq Jalan: Kajian Ekolinguistik
Interelasi Manusia dengan Alam dalam Cerita Rakyat Danyak Kenyah Lepoq Jalan: Kajian Ekolinguistik
Cerita rakyat Dayak Kenyah Lepoq Jalan mencermikan realitas kehidupan sehari-hari mereka yang berkaitan dengan alam. Hubungan masyarakat Dayak dengan alam terjalin harmonis karena ...
Strategi Pembelajaran Guru Fiqih Dalam Mengajarkan Materi Fiqih yang Bersifat Khilafiyah
Strategi Pembelajaran Guru Fiqih Dalam Mengajarkan Materi Fiqih yang Bersifat Khilafiyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui materi apakah dalam mata pelajaran fiqih yang bersifat khilafiyah di Madrasah Tarbiyah Islamiyah Paraman Ampalu, kemudian untuk mengetahui...

Back to Top