Javascript must be enabled to continue!
Edukasi Anti-Korupsi Melalui Penerapan Kantin Kejujuran Di Lingkungan MAN 1 Batanghari
View through CrossRef
Korupsi merupakan persoalan serius yang berdampak pada degradasi moral dan kualitas sumber daya manusia, sehingga pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang nilai kejujuran dan antikorupsi melalui penerapan kantin kejujuran di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Batanghari. Program ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan pengurus OSIS sebagai aktor utama. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan desain dan standar operasional prosedur (SOP) kantin kejujuran, sosialisasi dan edukasi antikorupsi melalui ceramah dan diskusi, implementasi transaksi mandiri di kantin, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai keterkaitan antara nilai kejujuran, perspektif Islam tentang korupsi, dan praktik nyata dalam kehidupan sekolah. Siswa menjadi lebih reflektif dan bertanggung jawab dalam melakukan transaksi tanpa pengawasan langsung. Selain itu, keterlibatan guru dan OSIS terbukti memperkuat keberlanjutan program sebagai bagian dari budaya sekolah. Penerapan kantin kejujuran tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membentuk karakter integritas dan amanah. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan madrasah dan berpotensi menjadi model yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan lainnya
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Edukasi Anti-Korupsi Melalui Penerapan Kantin Kejujuran Di Lingkungan MAN 1 Batanghari
Description:
Korupsi merupakan persoalan serius yang berdampak pada degradasi moral dan kualitas sumber daya manusia, sehingga pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang nilai kejujuran dan antikorupsi melalui penerapan kantin kejujuran di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Batanghari.
Program ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan pengurus OSIS sebagai aktor utama.
Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan desain dan standar operasional prosedur (SOP) kantin kejujuran, sosialisasi dan edukasi antikorupsi melalui ceramah dan diskusi, implementasi transaksi mandiri di kantin, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai keterkaitan antara nilai kejujuran, perspektif Islam tentang korupsi, dan praktik nyata dalam kehidupan sekolah.
Siswa menjadi lebih reflektif dan bertanggung jawab dalam melakukan transaksi tanpa pengawasan langsung.
Selain itu, keterlibatan guru dan OSIS terbukti memperkuat keberlanjutan program sebagai bagian dari budaya sekolah.
Penerapan kantin kejujuran tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membentuk karakter integritas dan amanah.
Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan madrasah dan berpotensi menjadi model yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan lainnya.
Related Results
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
characterized by integrity, transparency, and a commitment to combating corruption. This research aims to explore the importance of anti-corruption education among students as an e...
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Bagi Anak Usia Dini
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Bagi Anak Usia Dini
Korupsi merupakan suatu Tindakan melawan hukum yang dilakukan dengan kondisi yang sadar akan konsekuensinya yaitu merugikan keuangan Negara. Oknum yang melakukan tindak korupsi sec...
KANTIN KEJUJURAN SEBAGAI PENGUJI SPIRITUAL MAHASISWA DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
KANTIN KEJUJURAN SEBAGAI PENGUJI SPIRITUAL MAHASISWA DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Dalam perkembangan jual beli saat ini, ada beberapa perubahan sistem. Dimana ada yang disebut dengan Kantin Kejujuran, yaitu pembeli mengambil makanan/barang, menaruh uang, dan men...
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
Korupsi di Indonesia sudah menjadi permasalahan mendasar bahkan telah mengakar sederikian dalam sehingga sulit untuk diberantas. Hal ini terlihat semakin lama tindak pidana korupsi...
Implementasi Strategi green marketing Di Kantin Amanah PPA lubangsa Utara Putri Indonesia
Implementasi Strategi green marketing Di Kantin Amanah PPA lubangsa Utara Putri Indonesia
Kerusakan lingkungan merupakan masalah yang sulit diatasi oleh manusia karena perkembangan bisnis yang semakin pesat sehingga menimbulkan efek negative bagi lingkungan hidup. Akan ...
Pelatihan Diseminasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Pengurus Himpunan Mahasiswa Hukum (Himakum) Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Pelatihan Diseminasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Pengurus Himpunan Mahasiswa Hukum (Himakum) Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Upaya pemberantasan korupsi yang efektif dan komprehensif membutuhkan partisipasi banyak pihak, termasuk peranan kalangan perguruan tinggi, karena perguruan tinggi mempunyai perana...
Sengketa Kewenangan Penyidikan Dalam Rangka Pemberantasan Korupsi
Sengketa Kewenangan Penyidikan Dalam Rangka Pemberantasan Korupsi
Penelitian ini dilatarbelakangi seringkali terjadinya tumpang tindih kewenangan dalam penyidikan tindak korupsi antar Polri, Kejaksaan, dan KPK. Contoh kasus korupsi pimpinan anggo...
Analisis Yuridis Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Penuntut Pelaku Tindak Pidana Korupsi
Analisis Yuridis Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Penuntut Pelaku Tindak Pidana Korupsi
Abstrak : Meningkatnya tindak pidana korupsi yang tidak terkendali akan membawa bencana tidak saja terhadap kehidupan perekonomian nasional tetapi juga terhadap kehidupan berbangsa...

