Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS STOK KARBON DI WILAYAH KECAMATAN NANGGUNG BERBASIS WEBGIS
View through CrossRef
Pemanasan global yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca menjadikan peran hutan sebagai penyerap karbon semakin penting. Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan wilayah dengan potensi cadangan karbon yang tinggi namun menghadapi tekanan lingkungan akibat alih fungsi lahan dan aktivitas pertambangan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum tersedianya informasi spasial yang akurat mengenai besaran stok karbon di setiap desa serta media visualisasi yang mudah diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung stok karbon berdasarkan tutupan lahan menggunakan metode penginderaan jauh, serta menyajikannya dalam bentuk WebGIS. Metode yang digunakan meliputi klasifikasi tutupan lahan dengan pendekatan unsupervised classification terhadap citra satelit tahun 2024, perhitungan biomassa dan stok karbon dengan asumsi 45% biomassa merupakan karbon, serta pengolahan data spasial menggunakan ArcGIS dan QGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Malasari memiliki stok karbon tertinggi sebesar 495.736 ton, sedangkan stok karbon terendah terdapat di Desa Batu Tulis sebesar 13.679 ton. Informasi stok karbon tersebut berhasil divisualisasikan dalam WebGIS yang menampilkan peta sebaran karbon dan grafik pendukung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan lingkungan, mendukung mitigasi perubahan iklim, serta menjadi referensi dalam pengembangan perdagangan karbon di tingkat lokal.
Title: ANALISIS STOK KARBON DI WILAYAH KECAMATAN NANGGUNG BERBASIS WEBGIS
Description:
Pemanasan global yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca menjadikan peran hutan sebagai penyerap karbon semakin penting.
Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan wilayah dengan potensi cadangan karbon yang tinggi namun menghadapi tekanan lingkungan akibat alih fungsi lahan dan aktivitas pertambangan.
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum tersedianya informasi spasial yang akurat mengenai besaran stok karbon di setiap desa serta media visualisasi yang mudah diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung stok karbon berdasarkan tutupan lahan menggunakan metode penginderaan jauh, serta menyajikannya dalam bentuk WebGIS.
Metode yang digunakan meliputi klasifikasi tutupan lahan dengan pendekatan unsupervised classification terhadap citra satelit tahun 2024, perhitungan biomassa dan stok karbon dengan asumsi 45% biomassa merupakan karbon, serta pengolahan data spasial menggunakan ArcGIS dan QGIS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Malasari memiliki stok karbon tertinggi sebesar 495.
736 ton, sedangkan stok karbon terendah terdapat di Desa Batu Tulis sebesar 13.
679 ton.
Informasi stok karbon tersebut berhasil divisualisasikan dalam WebGIS yang menampilkan peta sebaran karbon dan grafik pendukung.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan lingkungan, mendukung mitigasi perubahan iklim, serta menjadi referensi dalam pengembangan perdagangan karbon di tingkat lokal.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sistem Informasi Stok Barang Berbasis Web pada Salon Kecantikan Nindya Putri
Sistem Informasi Stok Barang Berbasis Web pada Salon Kecantikan Nindya Putri
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi persediaan berbasis web guna meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan stok pada Salon Kecan...
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Konservasi karbon merupakan salah satu tindakan penting dalam rehabilitasi pesisir, khususnya pesisir selatan Pulau Jawa dengan keunikan ombak yang besar, salinitas tinggi dan sedi...
Potensi Penyimpanan Karbon Hutan Mangrove Di Taman Wisata Alam Laut Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus, Mangrove Oesapa, mangrove Ekowisata, dan Mangrove Paradiso)
Potensi Penyimpanan Karbon Hutan Mangrove Di Taman Wisata Alam Laut Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus, Mangrove Oesapa, mangrove Ekowisata, dan Mangrove Paradiso)
Ekosistem mangrove sebagai karbon biru (Blue carbon) yang berperan sebagai paru-paru dunia yaitu melalui penyerapan dan penyimpanan karbon. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari ...
Potensi Penyimpanan Karbon pada Lamun Spesies Enhalus acoroides dan Cymodocea serrulata Di Perairan Jepara
Potensi Penyimpanan Karbon pada Lamun Spesies Enhalus acoroides dan Cymodocea serrulata Di Perairan Jepara
Pemanasan global telah menjadi perhatian dunia. Riset karbon dilakukan dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Ekosistem pesisir memiliki fungsi penyerap karbon di lauta...
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR H3PO4 TERHADAP KARBON AKTIF AMPAS TEBU
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR H3PO4 TERHADAP KARBON AKTIF AMPAS TEBU
Ampas tebu adalah sisa penggilingan tebu yang sebagian belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kurang lebih 50% ampas tebu yang diperoleh setiap pabrik gula dijadikan u...
Diversifikasi Usaha untuk Keberlanjutan Lingkungan dalam Kerangka Reforma Agraria melalui Pertanian Karbon
Diversifikasi Usaha untuk Keberlanjutan Lingkungan dalam Kerangka Reforma Agraria melalui Pertanian Karbon
The accelerating pace of climate change has prompted many countries to reduce carbon emissions through carbon farming. Carbon farming plays a crucial role in climate change mitigat...
Pemanfaatan Kulit Singkong Sebagai Bahan Baku Karbon Aktif
Pemanfaatan Kulit Singkong Sebagai Bahan Baku Karbon Aktif
Karbon aktif merupakan produk dari proses aktivasi karbon yang kemampuan penyerapannya lebih tinggi dan memiliki kegunaan lebih banyak daripada karbon biasa. Karbon aktif dapat men...

