Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman Jenis Gulma dan Pengendaliannya pada Perkebunan Kelapa Sawit

View through CrossRef
Provinsi Palembang memiliki daerah perkebunan kelapa sawit yang termasuk realisasi tertinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya. Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) adalah tanaman yang termasuk dalam komoditas perkebunan utama yang ada di Indonesia. Dalam keberhasilan budidaya kelapa sawit terdapat faktor yang dapat mempengaruhi kegagalan dalam budidaya sawit, yaitu berupa gulma. Pengendalian gulma perlu dilakukan dalam budidaya kelapa sawit, agar kelapa sawit tetap hidup untuk menghasilkan buah sawit yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis gulma dan metode pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit di Desa Bukit Sejahtera, Palembang. Metode pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara langsung kepada petani kelapa sawit. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa jenis gulma yang terdapat pada perkebunan kelapa sawit di Desa Bukit Sejahtera, Palembang adalah Imperata cylindrica, Mikania micrantha, teki-tekian, Ageratum conyzoides, Asystasia gangetica, dan Borreria alata. Pengendalian gulma secara mekanik dilakukan menggunakan kekuatan fisik atau mekanik, yaitu dengan menggunakan tangan biasa, alat sederhana ataupun alat berat. Pengolahan tanah menggunakan berbagai alat seperti bajak, garu, cangkul, traktor dan alat lainnya. Pengendalian gulma secara kimiawi menggunakan herbisida. Herbisida yang digunakan oleh petani di Desa Bukit Sejahtera, Palembang adalah jenis round up dan ally 20 WDG
Title: Keanekaragaman Jenis Gulma dan Pengendaliannya pada Perkebunan Kelapa Sawit
Description:
Provinsi Palembang memiliki daerah perkebunan kelapa sawit yang termasuk realisasi tertinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.
) adalah tanaman yang termasuk dalam komoditas perkebunan utama yang ada di Indonesia.
Dalam keberhasilan budidaya kelapa sawit terdapat faktor yang dapat mempengaruhi kegagalan dalam budidaya sawit, yaitu berupa gulma.
Pengendalian gulma perlu dilakukan dalam budidaya kelapa sawit, agar kelapa sawit tetap hidup untuk menghasilkan buah sawit yang baik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis gulma dan metode pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit di Desa Bukit Sejahtera, Palembang.
Metode pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara langsung kepada petani kelapa sawit.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa jenis gulma yang terdapat pada perkebunan kelapa sawit di Desa Bukit Sejahtera, Palembang adalah Imperata cylindrica, Mikania micrantha, teki-tekian, Ageratum conyzoides, Asystasia gangetica, dan Borreria alata.
Pengendalian gulma secara mekanik dilakukan menggunakan kekuatan fisik atau mekanik, yaitu dengan menggunakan tangan biasa, alat sederhana ataupun alat berat.
Pengolahan tanah menggunakan berbagai alat seperti bajak, garu, cangkul, traktor dan alat lainnya.
Pengendalian gulma secara kimiawi menggunakan herbisida.
Herbisida yang digunakan oleh petani di Desa Bukit Sejahtera, Palembang adalah jenis round up dan ally 20 WDG.

Related Results

KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit Di Kabupaten Sambas
Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit Di Kabupaten Sambas
Indonesia dikenal sebagai negara agraris sektor pertanian dan perkebunan merupakan sektor unggulan dalam meningkatkan devisa negara disamping sektor unggulan lainnya. Sektor per-ta...
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Salah satu potensi unggulan sektor perkebunan di Kalimantan Selatan adalah kelapa sawit. Perlu pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara efisien dengan produktivitas tinggi, sehin...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
Keberhasilan pengendalian gulma di pertanaman kedelai, selain di tentukan oleh jenis juga ditentukan dosis mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa o...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top