Javascript must be enabled to continue!
Dispepsia : Klasifikasi, Faktor Risiko, Patofisiologi dan Tatalaksana
View through CrossRef
Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang mengarah pada penyakit/gangguan saluran pencernaan atas. Prevalensi uninvestigated dyspepsia dan dispepsia fungsional di Asia adalah 5-30%. Studi surveilans prospektif Domestic International Gastro Enterology Surveillance Study (DIGEST) menunjukkan bahwa sekitar 1/3 dari 5.500 orang mengeluhkan gejala dispepsia, 6,5% di antaranya adalah dispepsia akut dan 22,5% dispepsia kronik. Faktor risiko dispepsia sebagian besar berasal dari faktor diet dan gaya hidup. Faktor psikologis juga berperan dalam memicu dispepsia. Penyebab dispepsia fungsional bersifat heterogen dan multifaktorial, melibatkan gangguan motilitas, disfungsi sensorimotor akibat hipersensitivitas terhadap stimulus mekanik dan kimia, aktivasi sistem imun, peningkatan permeabilitas mukosa pada usus halus bagian proksimal, serta gangguan sistem saraf enterik dan otonom. Terapi dispepsia disesuaikan dengan jenisnya, yaitu terapi dispepsia organik meliputi dispepsia terkait GERD, ulkus peptikum terkait infeksi Helicobacter pylori dan penggunaan NSAID, serta terapi dispepsia fungsional.
Kata Kunci: Dispepsia, dispepsia fungsional, dispepsia organik, GERD, H. pylorii
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Dispepsia : Klasifikasi, Faktor Risiko, Patofisiologi dan Tatalaksana
Description:
Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang mengarah pada penyakit/gangguan saluran pencernaan atas.
Prevalensi uninvestigated dyspepsia dan dispepsia fungsional di Asia adalah 5-30%.
Studi surveilans prospektif Domestic International Gastro Enterology Surveillance Study (DIGEST) menunjukkan bahwa sekitar 1/3 dari 5.
500 orang mengeluhkan gejala dispepsia, 6,5% di antaranya adalah dispepsia akut dan 22,5% dispepsia kronik.
Faktor risiko dispepsia sebagian besar berasal dari faktor diet dan gaya hidup.
Faktor psikologis juga berperan dalam memicu dispepsia.
Penyebab dispepsia fungsional bersifat heterogen dan multifaktorial, melibatkan gangguan motilitas, disfungsi sensorimotor akibat hipersensitivitas terhadap stimulus mekanik dan kimia, aktivasi sistem imun, peningkatan permeabilitas mukosa pada usus halus bagian proksimal, serta gangguan sistem saraf enterik dan otonom.
Terapi dispepsia disesuaikan dengan jenisnya, yaitu terapi dispepsia organik meliputi dispepsia terkait GERD, ulkus peptikum terkait infeksi Helicobacter pylori dan penggunaan NSAID, serta terapi dispepsia fungsional.
Kata Kunci: Dispepsia, dispepsia fungsional, dispepsia organik, GERD, H.
pylorii.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Profil Pengetahuan dan Faktor Risiko terkait Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Non Kesehatan serta Ketepatan Tindakan Penanganannya
Profil Pengetahuan dan Faktor Risiko terkait Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Non Kesehatan serta Ketepatan Tindakan Penanganannya
Dispepsia merupakan salah satu gangguan pencernaan dengan gejala, seperti nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut, mual, muntah, perut kembung, sendawa, ataupun perut terasa kenyan...
Gambaran Klinis dan Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Pasien Dispepsia di Bagian RSUP Dr. M. Djamil Padang
Gambaran Klinis dan Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Pasien Dispepsia di Bagian RSUP Dr. M. Djamil Padang
AbstrakDispepsia ialah suatu sindrom yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati, kembung, mual, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, perut rasa penuh/begah. Salah s...
Hubungan Pemakaian Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) dengan Derajat Keparahan Dispepsia pada Pasien Osteoartritis di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang
Hubungan Pemakaian Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) dengan Derajat Keparahan Dispepsia pada Pasien Osteoartritis di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang
Osteoartritis (OA) adalah bentuk peradangan pada sendi yang sangat umum dan menjadi salah satu penyebab utama rasa nyeri di dunia dengan kondisi jangka panjang. Nyeri akibat OA dap...
Hubungan Pola Hidup Sehat dengan Dispepsia pada Mahasiswa Tingkat Akhir UNISBA
Hubungan Pola Hidup Sehat dengan Dispepsia pada Mahasiswa Tingkat Akhir UNISBA
Abstract Dyspepsia is a common health problem in the productive age group, including university students. Final-year students are at high risk of developing dyspepsia due to irregu...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Hubungan antara stres dan kebiasaan makan dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa pendidikan dokter Universitas Udayana
Hubungan antara stres dan kebiasaan makan dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa pendidikan dokter Universitas Udayana
Background: Dyspepsia syndrome was a health problem commonly found in everyday life. There were several factors related to the etiology and pathophysiology of dyspepsia, one of the...

