Javascript must be enabled to continue!
Analisa Pencarian Rute Tercepat Menuju Tempat Wisata Pulau Kumala Kota Tenggarong Menggunakan Algoritma Greedy
View through CrossRef
Pada saat kita hendak berpergian seringkali memikirkan sebuah rute perjalanan yang akan dilalui. Maka dari itu perlu ditentukan sebuah alternatif perjalanan menuju tempat wisata dari tempat satu ke tempat lainnya supaya sampai dengan cepat. Selain itu kita harus mempertimbangkan waktu agar tidak terlalu lama membuang waktu dalam perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute tercepat dari Samarinda (ring road) (node A) ke Pulau Kumala (node H) dengan mempertimbangkan jarak dan waktu menggunakan algoritma greedy. Dalam hal ini terdapat tiga pilihan rute perjalanan dari node A menuju node H. Pilihan rute pertama yaitu dari node A→C→F→G→H, kemudian rute kedua yaitu dari node A→B→D→F→G→H, dan rute yang ketiga yaitu A→B→E→G→H. Untuk menentukan rute perjalanan dengan jarak terpendek dan waktu yang cepat dapat dilakukan dengan menggunakan solusi pendekatan algoritma Greedy. Algoritma Greedy membentuk solusi langkah per langkah dan terdapat beberapa pilihan yang memberikan hasil terbaik dengan membuat pilihan optimum lokal pada setiap langkah sehingga diperoleh solusi optimum global. Metode pengumpulan data menggunakan teknik studi literatur, observasi dan wawancara dalam memahami permasalahan objek penelitian selanjunya dilakukan alur penelitian untuk memudahkan dalam implementasi analisa pemilihan rute. Berdasarkan hasil dan pembahasan pada objek penelitian diperoleh hasil penelitianpencarian rute terpendek dari node A menuju node H yaitu rute dari Ring Road → Pusaka → Polowali → Teluk Dalam → Pulau Kumala dan dinyatakan dengan node rute A→B→E→G→H dengan jarak 20 Kilometer
LPPM Universitas Al Asyariah Mandar
Title: Analisa Pencarian Rute Tercepat Menuju Tempat Wisata Pulau Kumala Kota Tenggarong Menggunakan Algoritma Greedy
Description:
Pada saat kita hendak berpergian seringkali memikirkan sebuah rute perjalanan yang akan dilalui.
Maka dari itu perlu ditentukan sebuah alternatif perjalanan menuju tempat wisata dari tempat satu ke tempat lainnya supaya sampai dengan cepat.
Selain itu kita harus mempertimbangkan waktu agar tidak terlalu lama membuang waktu dalam perjalanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute tercepat dari Samarinda (ring road) (node A) ke Pulau Kumala (node H) dengan mempertimbangkan jarak dan waktu menggunakan algoritma greedy.
Dalam hal ini terdapat tiga pilihan rute perjalanan dari node A menuju node H.
Pilihan rute pertama yaitu dari node A→C→F→G→H, kemudian rute kedua yaitu dari node A→B→D→F→G→H, dan rute yang ketiga yaitu A→B→E→G→H.
Untuk menentukan rute perjalanan dengan jarak terpendek dan waktu yang cepat dapat dilakukan dengan menggunakan solusi pendekatan algoritma Greedy.
Algoritma Greedy membentuk solusi langkah per langkah dan terdapat beberapa pilihan yang memberikan hasil terbaik dengan membuat pilihan optimum lokal pada setiap langkah sehingga diperoleh solusi optimum global.
Metode pengumpulan data menggunakan teknik studi literatur, observasi dan wawancara dalam memahami permasalahan objek penelitian selanjunya dilakukan alur penelitian untuk memudahkan dalam implementasi analisa pemilihan rute.
Berdasarkan hasil dan pembahasan pada objek penelitian diperoleh hasil penelitianpencarian rute terpendek dari node A menuju node H yaitu rute dari Ring Road → Pusaka → Polowali → Teluk Dalam → Pulau Kumala dan dinyatakan dengan node rute A→B→E→G→H dengan jarak 20 Kilometer.
Related Results
PENERAPAN ALGORITMA ANT COLONY OPTIMIZATION UNTUK PENCARIAN RUTE TERPENDEK LOKASI WISATA
PENERAPAN ALGORITMA ANT COLONY OPTIMIZATION UNTUK PENCARIAN RUTE TERPENDEK LOKASI WISATA
Lokasi wisata di kota palembang secara geografis memang tidak terlalu jauh antar satu tempat dengan tempat lainnya. Namun bagi wisatawan yang berkunjung pertama kali di kota Palemb...
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BERSEPEDA DI PULAU AIR RAJA, BATAM
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BERSEPEDA DI PULAU AIR RAJA, BATAM
Sebagai tempat wisata sejarah, Pulau Air Raja juga berpotensi dijadikan sebagai tempat wisata olahraga yakni bersepeda yang dicanangkan dari masyarakat setempat untuk menjadikan Pu...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Eksplorasi, disebut juga penjelajahan atau pencarian, yaitu tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu.. Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha un...
Identifikasi Potensi dan Kendala Wisata Bahari Di Pulau Panggang Kepulauan Seribu
Identifikasi Potensi dan Kendala Wisata Bahari Di Pulau Panggang Kepulauan Seribu
Pulau Panggang di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara merupakan wilayah dengan potensi wisata bahari yang tinggi, didukung oleh keberadaan terumbu karang, ekosistem mangrove, dan buda...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...

