Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Sebagai Zpt Alami Terhadap Pembentukan Akar Stek Pucuk Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp)

View through CrossRef
Chrysanthemum (Chrysanthemum sp.) is mainstay commodities in horticulture industry that have very bright market prospects. One aspect that needs to be done is to use good quality chrysanthemum seeds. The obstacle of seeds from cuttings propagation is thin roots. Efforts to increase root cuttings are by giving exogenous growth regulating substances to stimulate root formation in propagation shoot cuttings. The objective of this study was to find out the effect of onion skin (Allium cepa L.) on the formation of chrysanthemum (Chrysanthemum sp) cutting roots. The natural growth regulating agent used is red onion skin (Allium cepa L.). The method that used is experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 6 treatments, 1 treatment as control and 5 treatments as a treatment that is given different concentration namely 60%, 70%, 80%, 90%, and 100% with 5 times retreatment. From the data that has been obtained from the experimental results, data analysis is done using analysis of variance (ANOVA) using Microsoft Excel. If the results show the value is significantly different then it will be followed by BNT 0.05 test. Parameters observed include percentage of growing cutting, root length, number of root and when buds appear. The result showed that onion skin significantly affects the roots formation of chrysanthemum cuttings. The optimal effect of onion skin was shown at 80% concentration on the number of roots and root length with an average number of roots 19 and 3,7 cm root length. ABSTRAKKrisan (Chrysanthemum sp.) merupakan komoditas andalan dalam industri hortikultura yang memiliki prospek pasar yang sangat cerah. Salah satu aspek yang perlu dilakukan yaitu menggunakan bibit tanaman krisan yang berkualitas baik. Kendala  pada bibit hasil perbanyakan dengan stek adalah perakaran yang kurang lebat. Upaya meningkatkan perakaran bibit stek adalah dengan memberikan zat pengatur tumbuh secara eksogen untuk merangsang pertumbuhan akar dalam perbanyakan melalui stek pucuk. Zat Pengatur Tumbuh alami yang digunakan adalah kulit bawang merah (Allium  cepa  L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap pembentukan akar stek pucuk tanaman krisan (Chrysanthemum sp). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  yang terdiri dari 6 perlakuan, 1 perlakuan sebagai kontrol dan 5 perlakuan sebagai perlakuan yang diberi konsentrasi yang berbeda yaitu 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100% dengan 5 kali ulangan. Dari data yang telah diperoleh dari hasil eksperimen dilakukan analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan menggunakan Microsoft Excel. Apabila hasil menunjukkan nilai berbeda nyata maka akan dilanjutkan dengan uji BNT 0.05. Parameter yang diamati meliputi persentase tumbuh stek, panjang akar, jumlah akar dan waktu muncul tunas. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pemberian kulit bawang merah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan akar stek tanaman krisan. Pengaruh kulit bawang merah yang optimal ditunjukkan pada konsentrasi 80% terhadap jumlah akar dan panjang akar dengan rata-rata jumlah akar 19 dan panjang akar 3,7 cm.Kata kunci: Kulit bawang merah, Zat pengatur tumbuh alami, Stek pucuk krisan.
Title: Pengaruh Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Sebagai Zpt Alami Terhadap Pembentukan Akar Stek Pucuk Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp)
Description:
Chrysanthemum (Chrysanthemum sp.
) is mainstay commodities in horticulture industry that have very bright market prospects.
One aspect that needs to be done is to use good quality chrysanthemum seeds.
The obstacle of seeds from cuttings propagation is thin roots.
Efforts to increase root cuttings are by giving exogenous growth regulating substances to stimulate root formation in propagation shoot cuttings.
The objective of this study was to find out the effect of onion skin (Allium cepa L.
) on the formation of chrysanthemum (Chrysanthemum sp) cutting roots.
The natural growth regulating agent used is red onion skin (Allium cepa L.
).
The method that used is experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 6 treatments, 1 treatment as control and 5 treatments as a treatment that is given different concentration namely 60%, 70%, 80%, 90%, and 100% with 5 times retreatment.
From the data that has been obtained from the experimental results, data analysis is done using analysis of variance (ANOVA) using Microsoft Excel.
If the results show the value is significantly different then it will be followed by BNT 0.
05 test.
Parameters observed include percentage of growing cutting, root length, number of root and when buds appear.
The result showed that onion skin significantly affects the roots formation of chrysanthemum cuttings.
The optimal effect of onion skin was shown at 80% concentration on the number of roots and root length with an average number of roots 19 and 3,7 cm root length.
ABSTRAKKrisan (Chrysanthemum sp.
) merupakan komoditas andalan dalam industri hortikultura yang memiliki prospek pasar yang sangat cerah.
Salah satu aspek yang perlu dilakukan yaitu menggunakan bibit tanaman krisan yang berkualitas baik.
Kendala  pada bibit hasil perbanyakan dengan stek adalah perakaran yang kurang lebat.
Upaya meningkatkan perakaran bibit stek adalah dengan memberikan zat pengatur tumbuh secara eksogen untuk merangsang pertumbuhan akar dalam perbanyakan melalui stek pucuk.
Zat Pengatur Tumbuh alami yang digunakan adalah kulit bawang merah (Allium  cepa  L.
).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kulit bawang merah (Allium cepa L.
) terhadap pembentukan akar stek pucuk tanaman krisan (Chrysanthemum sp).
Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  yang terdiri dari 6 perlakuan, 1 perlakuan sebagai kontrol dan 5 perlakuan sebagai perlakuan yang diberi konsentrasi yang berbeda yaitu 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100% dengan 5 kali ulangan.
Dari data yang telah diperoleh dari hasil eksperimen dilakukan analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan menggunakan Microsoft Excel.
Apabila hasil menunjukkan nilai berbeda nyata maka akan dilanjutkan dengan uji BNT 0.
05.
Parameter yang diamati meliputi persentase tumbuh stek, panjang akar, jumlah akar dan waktu muncul tunas.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pemberian kulit bawang merah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan akar stek tanaman krisan.
Pengaruh kulit bawang merah yang optimal ditunjukkan pada konsentrasi 80% terhadap jumlah akar dan panjang akar dengan rata-rata jumlah akar 19 dan panjang akar 3,7 cm.
Kata kunci: Kulit bawang merah, Zat pengatur tumbuh alami, Stek pucuk krisan.

Related Results

Pengaruh Macam Zat Pengatur Tumbuh dan Bahan Stek Terhadap Pertumbuhan Stek Sukun (Artocarpus altilis)
Pengaruh Macam Zat Pengatur Tumbuh dan Bahan Stek Terhadap Pertumbuhan Stek Sukun (Artocarpus altilis)
<p>Tanaman sukun (Artocarpus altilis) merupakan jenis tanaman serbaguna yang mempunyai nilai ekonomis karena menghasilkan buah dengan kandungan gizi yang tinggi .Penelitian b...
Pengaruh Jenis ZPT dan Jenis Bahan Stek terhadap Pertumbuhan Stek Batang Tanaman Kelor (Moringa oleifera L.)
Pengaruh Jenis ZPT dan Jenis Bahan Stek terhadap Pertumbuhan Stek Batang Tanaman Kelor (Moringa oleifera L.)
Kelor merupakan tanaman tropis yang sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia memiliki banyak manfaat dan bernilai gizi tinggi sehingga banyak diminati. Oleh karena itu perlu dilaku...
PENGUJIAN APLIKASI FITOHORMON ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BATANG MAWAR (Rossa sinensis) VARIETAS CLIMBING ROSE
PENGUJIAN APLIKASI FITOHORMON ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BATANG MAWAR (Rossa sinensis) VARIETAS CLIMBING ROSE
Mawar Rambat (Climbing Rose), merupakan salah satu varietas mawar yang banyak diminati karena sangat unik mempercantik dinding rumah serta menghasilkan warna-warna yang indah. Perb...
Pertumbuhan Vegetatif dan Potensi Hasil Stek Ubi Jalar pada Varietas, Jenis Stek, dan Periode Simpan Stek yang Berbeda
Pertumbuhan Vegetatif dan Potensi Hasil Stek Ubi Jalar pada Varietas, Jenis Stek, dan Periode Simpan Stek yang Berbeda
Ubi jalar diperbanyak dengan menggunakan perbanyakan secara vegetatif yaitu stek. Stek yang digunakan dapat bersal dari bagian pucuk dan batang. Saat distribusi stek kepada petani,...
RESPON PERTUMBUHAN STEK TANAMAN MURBEI (Morus alba L.) TERHADAP ZPT ALAMI EKSTRAK TAUGE DAN EKSTRAK BAWANG MERAH
RESPON PERTUMBUHAN STEK TANAMAN MURBEI (Morus alba L.) TERHADAP ZPT ALAMI EKSTRAK TAUGE DAN EKSTRAK BAWANG MERAH
Tanaman murbei merupakan suatu tanaman yang berasal dari alam yang tumbuh secara liar. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan sebagai obat-obatan serta makanan dan minuman yang sehat. T...
Pengaruh Dosis Urea dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.)
Pengaruh Dosis Urea dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh urea dan zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.), untuk mengetahui pengaruh...
Respon Pemberian Pupuk Organik Cair Bio Sugih dan Eco Farming Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat)
Respon Pemberian Pupuk Organik Cair Bio Sugih dan Eco Farming Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat)
Chrysanthemum (Chrysanthemum morifolium) is one of the ornamental plants that are in great demand by the people of Indonesia. Unfortunately, chrysanthemum seeds are still imported ...

Back to Top