Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN TEMAN SEBAYA DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMPN 8 TANJAB TIMUR
View through CrossRef
Masa remaja fase krusial dalam perkembangan individu yang ditandai dengan perubahan signifikan, baik fisik, emosional, maupun sosial. Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang kompleks dan terus berkembang, mencerminkan dinamika perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Tujuan mengetahui hubungan antara teman sebaya dan media sosial terhadap perilaku kenakalan remaja di SMP N 8 Tanjung Jabung Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional , di SMP N 8 Tanjung Jabung Timur. Jumlah populasi adalah 108 siswa yang dipilih secara acak menggunakan metode random sampling dengan sampel 80 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi skala pengaruh teman sebaya, penggunaan media sosial, dan tingkat kenakalan remaja. Analisis data dengan uji Chi-square. Hasil: Sebesar 51,2% pengaruh teman sebaya dengan kategori sedang. Sebesar 55%% penggunaan media sosial kategori sedang. Sebesar 55% kenakalan remaja rendah dan 45% kenakalan remaja sedang. Terdapat hubungan signifikan antara teman sebaya dengan kenakalan remaja dengan hasil p-value 0,019 dan hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan kenakalan remaja dengan hasil p-value 0,014. Saran bagi sekolah dan orang tua perlu meningkatkan pengawasan dan memberikan arahan tentang penggunaan media sosial serta memperkuat hubungan positif antar teman sebaya untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja.
Universitas Aufa Royhan
Title: HUBUNGAN TEMAN SEBAYA DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMPN 8 TANJAB TIMUR
Description:
Masa remaja fase krusial dalam perkembangan individu yang ditandai dengan perubahan signifikan, baik fisik, emosional, maupun sosial.
Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang kompleks dan terus berkembang, mencerminkan dinamika perubahan sosial, budaya, dan teknologi.
Tujuan mengetahui hubungan antara teman sebaya dan media sosial terhadap perilaku kenakalan remaja di SMP N 8 Tanjung Jabung Timur.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional , di SMP N 8 Tanjung Jabung Timur.
Jumlah populasi adalah 108 siswa yang dipilih secara acak menggunakan metode random sampling dengan sampel 80 responden.
Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi skala pengaruh teman sebaya, penggunaan media sosial, dan tingkat kenakalan remaja.
Analisis data dengan uji Chi-square.
Hasil: Sebesar 51,2% pengaruh teman sebaya dengan kategori sedang.
Sebesar 55%% penggunaan media sosial kategori sedang.
Sebesar 55% kenakalan remaja rendah dan 45% kenakalan remaja sedang.
Terdapat hubungan signifikan antara teman sebaya dengan kenakalan remaja dengan hasil p-value 0,019 dan hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan kenakalan remaja dengan hasil p-value 0,014.
Saran bagi sekolah dan orang tua perlu meningkatkan pengawasan dan memberikan arahan tentang penggunaan media sosial serta memperkuat hubungan positif antar teman sebaya untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja.
Related Results
HUBUNGAN AKTIVITAS BERSAMA TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA DI SMK BHAKTI HUSADA KUNINGAN
HUBUNGAN AKTIVITAS BERSAMA TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA DI SMK BHAKTI HUSADA KUNINGAN
Kenakalan remaja (juvenile delinquency) merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, akibatnya remaja mengembangkan perilaku ya...
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANGANI MASALAH KENAKALAN REMAJA
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANGANI MASALAH KENAKALAN REMAJA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kenakalan remaja yang dilakukan oleh Siswa, mengetahui faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja pada Siswa dan m...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SURAKARTA
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SURAKARTA
Penelitian tentang kriminologi terhadap Kenakalan Remaja ini dilakukan karena merupakan sebuah perilaku yang menyimpang yang terjadi pada kalangan remaja. Kenakalan remaja menunjuk...
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN STATUS PENCAPAIAN IDENTITAS DIRI PADA REMAJA PANTI ASUHAN SANTO YUSUP SINDANGLAYA
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN STATUS PENCAPAIAN IDENTITAS DIRI PADA REMAJA PANTI ASUHAN SANTO YUSUP SINDANGLAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi dukungan sosial teman sebaya pada remaja di Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya, mengetahui status identitas diri yang te...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek penting pada perkembangan yang harus diutamakan dalam pembelajaran melalui bermain dengan teman sebaya. Keadaan anak didik saat ini y...

