Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Tafsir fi Zhilal Al-Qur’an

View through CrossRef
Abstrac Tafsir fi Zhilal Quran was written in the range of 1952 to 1965. He had time to revise the first thirteen juz of his interpretation during his long detention1. This interpretation led Sayid Qutub to explore the various moral messages of Islam that were conveyed through Muhammad's treatises, which strengthened faith and could provide a perfect ideological foundation. It was so phenomenal that Sayid Qutub wrote a fi dzilal al-quran interpretation, with its unique methods and characteristics, rich in literary and social language in his dakwa, inviting and inviting in a beautiful language style.Sayid qutub can complete his Tafsir in prison with enthusiasm and enthusiasm in writing his tafsir, with the aspiration to provide the best legacy for future generatio     Abstrak       Tafsir fi Zhilal Quran ditulis dalam rentang antara tahun 1952 sampai tahun 1965. Beliau sempat merivisi ketiga belas juz pertama tafsirnya semasa penahanannya yang panjang.1 Tafsir ini membawa Sayid Qutub menjelajahi berbagai pesan moral Islam yang diemban melalui risalah Muhammad Saw, menguatkan Iman dan dapat menjadikan fondasi ideologi yang sempurna. Begitu fenomenalnya Sayid Qutub menulis tafsir fi dzilal al-quran, dengan metode dan karakteristiknya yang khas kaya akan bahasa satra dan social dalam dakwanya, menyeru dan mengajak dengan gaya bahasa yang indah. Sayid qutub dapat menyelesaikan Tafsirnya dalam penjara dengan antusias dan semangat dalam menulis karya tafsirnya, dengan cita-cita untuk memberikan waritsan yang terbaik untuk generasi yang akan datang.   1 Muhammad Zhirzin, Jihad menurut Sayid Qutub, (Solo, Ira Intermedia, 2001) h.134
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al-Multazam
Title: Karakteristik Tafsir fi Zhilal Al-Qur’an
Description:
Abstrac Tafsir fi Zhilal Quran was written in the range of 1952 to 1965.
He had time to revise the first thirteen juz of his interpretation during his long detention1.
This interpretation led Sayid Qutub to explore the various moral messages of Islam that were conveyed through Muhammad's treatises, which strengthened faith and could provide a perfect ideological foundation.
It was so phenomenal that Sayid Qutub wrote a fi dzilal al-quran interpretation, with its unique methods and characteristics, rich in literary and social language in his dakwa, inviting and inviting in a beautiful language style.
Sayid qutub can complete his Tafsir in prison with enthusiasm and enthusiasm in writing his tafsir, with the aspiration to provide the best legacy for future generatio     Abstrak       Tafsir fi Zhilal Quran ditulis dalam rentang antara tahun 1952 sampai tahun 1965.
Beliau sempat merivisi ketiga belas juz pertama tafsirnya semasa penahanannya yang panjang.
1 Tafsir ini membawa Sayid Qutub menjelajahi berbagai pesan moral Islam yang diemban melalui risalah Muhammad Saw, menguatkan Iman dan dapat menjadikan fondasi ideologi yang sempurna.
Begitu fenomenalnya Sayid Qutub menulis tafsir fi dzilal al-quran, dengan metode dan karakteristiknya yang khas kaya akan bahasa satra dan social dalam dakwanya, menyeru dan mengajak dengan gaya bahasa yang indah.
Sayid qutub dapat menyelesaikan Tafsirnya dalam penjara dengan antusias dan semangat dalam menulis karya tafsirnya, dengan cita-cita untuk memberikan waritsan yang terbaik untuk generasi yang akan datang.
  1 Muhammad Zhirzin, Jihad menurut Sayid Qutub, (Solo, Ira Intermedia, 2001) h.
134.

Related Results

Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
This study aims to find out how the views of students of the study program of al-Qur'an and Tafsir of the year among 2013-2015 on the subject of tahfiz al-Qur'an . This research is...
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan karakteristik antara tafsir tahlili dan tafsir ijmali dalam Al-Quran. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan analis...

Back to Top