Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efisiensi Produksi Usahatani Padi Sawah Kelompok Subak dan Non Subak di Kabupaten Kolaka

View through CrossRef
Pemanfaatan kearifan lokal dalam pengelolaan usahatani merupakan salah satu solusi dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi usahatani. Salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan usahatani padi sawah adalah subak, yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat yang berasal dari Pulau Bali di daerah perantauan. Masyarakat yang menerapkan sistem subak tersebut meyakini bahwa pengelolaan usahataninya lebih efisien dengan menerapkan sistem subak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan kelompok subak dan non subak dan keterkaitan antara sosio-kultural subak dengan pendapatan usahatani padi sawah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap sampel/responden penelitian. Responden penelitian berjumlah 60, ditentukan secara purposive dan random. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani kelompok subak lebih besar dibandingkan petani non subak dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 12.672.686,67 untuk kelompok subak dan Rp 10.198.529,41 untuk kelompok non subak. Tidak ada hubungan yang terpola antara sosio-kultural dengan jumlah pendapatan oleh masing-masing petani responden baik subak maupun non subak, akan tetapi ada kecenderungan jika nilai skor sosio-kultural tinggi maka pendapatan yang diperoleh petani juga tinggi.
Title: Efisiensi Produksi Usahatani Padi Sawah Kelompok Subak dan Non Subak di Kabupaten Kolaka
Description:
Pemanfaatan kearifan lokal dalam pengelolaan usahatani merupakan salah satu solusi dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi usahatani.
Salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan usahatani padi sawah adalah subak, yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat yang berasal dari Pulau Bali di daerah perantauan.
Masyarakat yang menerapkan sistem subak tersebut meyakini bahwa pengelolaan usahataninya lebih efisien dengan menerapkan sistem subak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan kelompok subak dan non subak dan keterkaitan antara sosio-kultural subak dengan pendapatan usahatani padi sawah.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap sampel/responden penelitian.
Responden penelitian berjumlah 60, ditentukan secara purposive dan random.
Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani kelompok subak lebih besar dibandingkan petani non subak dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 12.
672.
686,67 untuk kelompok subak dan Rp 10.
198.
529,41 untuk kelompok non subak.
Tidak ada hubungan yang terpola antara sosio-kultural dengan jumlah pendapatan oleh masing-masing petani responden baik subak maupun non subak, akan tetapi ada kecenderungan jika nilai skor sosio-kultural tinggi maka pendapatan yang diperoleh petani juga tinggi.

Related Results

ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L) DI KECAMATAN PEUREULAK TIMUR KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L) DI KECAMATAN PEUREULAK TIMUR KABUPATEN ACEH TIMUR
Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode survey. Penentuan l...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Subak sebagai Benteng Konservasi Peradaban Bali
Subak sebagai Benteng Konservasi Peradaban Bali
The degradation of nature has potential to weaken the harmony between humans and their environment in a number of subak. Subak culture is only effective at the level of the superst...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...

Back to Top