Javascript must be enabled to continue!
Penghayat Kepercayaan Parmalim Batak Toba
View through CrossRef
Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sistem kepercayaan yang dipraktekkan penghayat kepercayaan Parmalim di Kecamatan Rumbai serta untuk mengetahui faktor pendorong penghayat kepercayaan Parmalim bisa beradaptasi di tanah Melayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan penulis sebelumnya. Untuk mendapatkan informasi peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah, Parmalim memiliki kesakralan dalam melakukan ritual upacara dalam Marari Sabtu, setiap bahan dan alat digunakan memiliki makna yang sangat berarti untuk dipersembahkan kepada Debata Mulajadi Nabolon. Selain itu sisi profan juga hadir dalam menjalankan ritual upacara Marari Sabtu sebagai bentuk kesopanan dalam kehidupan sosial dan penggunaaan pakaian. Faktor pendorong juga hadir dalam kehidupan Parmalim yang sampai sekarang masih bisa bertahan dan beradptasi di tanah Melayu, yaitu karena ada Sosial budaya yang membuat adat istiadat dan ajaran hamalimon yang menjadi pedoman bagi Parmalim dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan peribadatan dan Sosial yang kuat yang bisa membuat interaksi antar sesama Parmalim semakin kuat.
Title: Penghayat Kepercayaan Parmalim Batak Toba
Description:
Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sistem kepercayaan yang dipraktekkan penghayat kepercayaan Parmalim di Kecamatan Rumbai serta untuk mengetahui faktor pendorong penghayat kepercayaan Parmalim bisa beradaptasi di tanah Melayu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif.
Subjek pada penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan penulis sebelumnya.
Untuk mendapatkan informasi peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah, Parmalim memiliki kesakralan dalam melakukan ritual upacara dalam Marari Sabtu, setiap bahan dan alat digunakan memiliki makna yang sangat berarti untuk dipersembahkan kepada Debata Mulajadi Nabolon.
Selain itu sisi profan juga hadir dalam menjalankan ritual upacara Marari Sabtu sebagai bentuk kesopanan dalam kehidupan sosial dan penggunaaan pakaian.
Faktor pendorong juga hadir dalam kehidupan Parmalim yang sampai sekarang masih bisa bertahan dan beradptasi di tanah Melayu, yaitu karena ada Sosial budaya yang membuat adat istiadat dan ajaran hamalimon yang menjadi pedoman bagi Parmalim dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan peribadatan dan Sosial yang kuat yang bisa membuat interaksi antar sesama Parmalim semakin kuat.
Related Results
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
Religiousity and Psychological Well-Being of the Parmalim Community
Religiousity and Psychological Well-Being of the Parmalim Community
Parmalim is a belief in the Mulajadi Debate of Na Bolon, and this doctrine has existed since ancient times. As adherents of religious beliefs, parmalim adherents often receive diff...
Cephalometry Variation of Bataknese
Cephalometry Variation of Bataknese
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa, salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia adalah suku Batak. Suku Batak terbag...
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN
Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi serta identitas suatu masyarakat harus terus dijaga. Namun ada sekitar 145 bahasa terus mengalami kemunduran. Bahasa yang berangsur-angsur ...
CORRESPONDENCE OF THE PROTO-AUSTRONESIAN CONSONANT PHONEMES IN TOBA BATAK LANGUAGE
CORRESPONDENCE OF THE PROTO-AUSTRONESIAN CONSONANT PHONEMES IN TOBA BATAK LANGUAGE
Abstrak—Bahasa Proto Austronesia merupakan nama sebuah rumpun bahasa yang mendiami wilayah daratan Asia Tenggara. Bahasa Batak merupakan bahasa yang digunakan oleh penutur asli bah...
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Angkola, dengan melakukan perbandingan antara Bahasa Batak An...
Tradisi Andung dalam Masyarakat Batak Toba
Tradisi Andung dalam Masyarakat Batak Toba
Kematian adalah salah satu tahap yang tidak dapat dihindari dalam proses kehidupan manusia. Kematian menjadi salah satu bentuk penyadaran diri bahwa semua yang hidup didunia ini pa...
An Ecolexicon on Poul Poul in Toba Batak Language of Toba Dialect in Aek Kanopan: An Ecolinguistic Study
An Ecolexicon on Poul Poul in Toba Batak Language of Toba Dialect in Aek Kanopan: An Ecolinguistic Study
One of the important things that must continue to be explored and maintained is the richness of the ecolexicon of a tradition, culture, and customs. This research is about the Ecol...

