Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Work Life Balance dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan

View through CrossRef
Abstract. Job satisfaction is an unpleasant or unpleasant condition that employees feel about their  work.  Factors  that  affect  job  satisfaction  can  be  divided  into  two  groups, namely  intrinsic  factors  and  extrinsic  factors,  examples  of  extrinsic  factors  are work-life balance   and   workload (Mangkunegara,   2019). Employees   have difficulty in managing the time between their personal life and work life. This type of research is descriptive and verifiable with a quantitative approach and data processing using the help of the SPSS 25 program. The sample technique used used the Slovin method with a sample number of 70 people. Data collection used questionnaires with a likert scale. The results of this study show that 1) Work-life balance  is  included  in  the  high  category  which  means  it  has  a  big  effect  on employees. 2) Workload is included in the category of sufficient which means it is  quite  influential  on  employees.  3)  Job  satisfaction  is  included  in  the  high category which means it has a big influence on employees. 4) There is a positive and  significant  influence  of  work-life  balance  on  job  satisfaction  by  16%.  5) There  was  a  positive  and  significant  effect  of  workload  on  job  satisfaction  by 13,7%. 6) There is a positive and significant influence of work-life balance and workload on job satisfaction of employees in the project department at PT. Pesona Mitra Kembar Mas Bandung based on data processed by 22,4%. Abstrak. Kepuasan  kerja  merupakan  suatu  kondisi  menyenangkan  atau  tidak menyenangkan yang dirasakan  oleh  karyawan terhadap  pekerjaannya. Faktor  yang  mempengaruhi kepuasan  kerja dapat  dibagi  menjadi  dua  kelompok, yaitu  faktor  intrinsik  dan faktor  ekstrinsik,  contoh  faktor  ekstrinsik  adalah work  life  balance dan  beban kerja (Mangkunegara, 2019). Jenis penelitian ini deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan pengolahan datanya menggunakan bantuan program SPSS 25. Teknik sampel yang digunakan menggunakan metode Slovin dengan jumlah  sampel  70  orang.  Pengumpulan  data  menggunakan  kuesioner  dengan skala  likert.  Hasil  penelitian ini menunjukkan  bahwa 1) Work  life  balance termasuk  kedalam  kategori  tinggi yang  berarti  berpengaruh  besar  terhadap karyawan. 2) Beban kerja termasuk kedalam kategori cukup yang berarti cukup berpengaruh terhadap karyawan. 3) Kepuasan kerja termasuk kedalam kategori tinggi yang berarti berpengaruh besar terhadap karyawan. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance terhadap kepuasan kerja sebesar 16%. 5) Terdapat  pengaruh  positif  dan  signifikan  beban  kerja  terhadap kepuasan  kerja sebesar 13,7%. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan bagian department project di PT. Pesona  Mitra  Kembar  Mas  Bandung  berdasarkan  data  yang  diolah  sebesar 22,4%.
Title: Pengaruh Work Life Balance dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan
Description:
Abstract.
Job satisfaction is an unpleasant or unpleasant condition that employees feel about their  work.
  Factors  that  affect  job  satisfaction  can  be  divided  into  two  groups, namely  intrinsic  factors  and  extrinsic  factors,  examples  of  extrinsic  factors  are work-life balance   and   workload (Mangkunegara,   2019).
Employees   have difficulty in managing the time between their personal life and work life.
This type of research is descriptive and verifiable with a quantitative approach and data processing using the help of the SPSS 25 program.
The sample technique used used the Slovin method with a sample number of 70 people.
Data collection used questionnaires with a likert scale.
The results of this study show that 1) Work-life balance  is  included  in  the  high  category  which  means  it  has  a  big  effect  on employees.
2) Workload is included in the category of sufficient which means it is  quite  influential  on  employees.
  3)  Job  satisfaction  is  included  in  the  high category which means it has a big influence on employees.
4) There is a positive and  significant  influence  of  work-life  balance  on  job  satisfaction  by  16%.
  5) There  was  a  positive  and  significant  effect  of  workload  on  job  satisfaction  by 13,7%.
6) There is a positive and significant influence of work-life balance and workload on job satisfaction of employees in the project department at PT.
Pesona Mitra Kembar Mas Bandung based on data processed by 22,4%.
Abstrak.
Kepuasan  kerja  merupakan  suatu  kondisi  menyenangkan  atau  tidak menyenangkan yang dirasakan  oleh  karyawan terhadap  pekerjaannya.
Faktor  yang  mempengaruhi kepuasan  kerja dapat  dibagi  menjadi  dua  kelompok, yaitu  faktor  intrinsik  dan faktor  ekstrinsik,  contoh  faktor  ekstrinsik  adalah work  life  balance dan  beban kerja (Mangkunegara, 2019).
Jenis penelitian ini deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan pengolahan datanya menggunakan bantuan program SPSS 25.
Teknik sampel yang digunakan menggunakan metode Slovin dengan jumlah  sampel  70  orang.
  Pengumpulan  data  menggunakan  kuesioner  dengan skala  likert.
  Hasil  penelitian ini menunjukkan  bahwa 1) Work  life  balance termasuk  kedalam  kategori  tinggi yang  berarti  berpengaruh  besar  terhadap karyawan.
2) Beban kerja termasuk kedalam kategori cukup yang berarti cukup berpengaruh terhadap karyawan.
3) Kepuasan kerja termasuk kedalam kategori tinggi yang berarti berpengaruh besar terhadap karyawan.
4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance terhadap kepuasan kerja sebesar 16%.
5) Terdapat  pengaruh  positif  dan  signifikan  beban  kerja  terhadap kepuasan  kerja sebesar 13,7%.
6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan bagian department project di PT.
Pesona  Mitra  Kembar  Mas  Bandung  berdasarkan  data  yang  diolah  sebesar 22,4%.

Related Results

Pengaruh Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan di RSGM Nala Husada Surabaya
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan di RSGM Nala Husada Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kepuasan kerja dan loyalitas karyawan terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Nala Husada di Surabaya. Tuj...
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat kaitannya dengan kinerja karyawan yang ada di dalamnya. Karyawan merupakan penggerak dan pengendali dalam perusahaan. Meningkatnya kinerj...
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja, pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompetensi terha...
Kekuatan Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi dan Komitmen Dalam Membangun Kinerja Karyawan
Kekuatan Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi dan Komitmen Dalam Membangun Kinerja Karyawan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi (2) pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen organisasi karyawan; (3) penga...
Analisis Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Pt. Hwa Seung Indonesia)
Analisis Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Pt. Hwa Seung Indonesia)
Tujuan. Untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi karyawan, untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, untuk menganalisis pengar...

Back to Top