Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

‘Ibadurrahman dalam Perpekstif Al-Qur’an: Studi Hermeneutics/Tafsir Maudhu’i

View through CrossRef
‘Ibadurrahman is an expression in Arabic which consists of 2 words, namely Ibad and arrahman. Ibad means servant, in the Qur'an it is usually indicated for those who believe, those who obey the commands of Allah and His Messenger. While arrahman means the most merciful. So, ‘Ibadurrahman is a servant of Allah who was given honor by Allah as a most merciful servant. This research is entitled ‘Ibadurrahman in the perspective of the Koran Al-Quran by using a hermeneutics approach (tafsir maudhu'i). The steps taken in this approach are collecting verses with the theme of ‘Ibadurrahman in the Al-Quran, then also collecting hadiths on the theme of ‘Ibadurrahman criteria, and also using several dictionaries which are used as tools to find an etymological understanding of Ibadurrahman's criteria. The purpose of this research is to know the criteria of Ibadurrahman in the Al-Quran. The result of this research is that it is found that there are ten criteria from ‘Ibadurrahman.ABSTRAK‘Ibadurrahman adalah ungkapan dalam bahasa Arab yang terdiri dari 2 kata yaitu Ibad dan ar-Rahman. Ibad artinya hamba, dalam al-Qur'an biasa ditunjukkan untuk orang-orang yang beriman, orang-orang yang ta'at kepada perintah Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan ar-Rahman artinya yang maha pengasih. Jadi, ‘Ibadurrahman adalah hamba Allah yang diberi kemulian oleh Allah sebagai hamba yang maha penyayang. Penelitian ini berjudul ‘Ibadurrahman dalam Perspektif Al-Quran penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutics (tafsir maudhu’i). Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam pendekatan ini yaitu mengumpulkan ayat-ayat yang bertemakan ‘Ibadurrahman di dalam al-Qur’an, kemudian juga mengumpulkan hadist-hadist yang bertemakan kriteria ‘Ibadurrahman, dan juga menggunakan beberapa kamus yang dijadikan alat untuk menemukan pemahaman kriteria ‘Ibadurrahman secara etimologi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kriteria ‘Ibadurrahman dari sudut pandang penafsiran  al-Qur’an.  Hasil dari penelitian ini adalah  ditemukan pemahaman yang bervariasi tentang penafsiran dari kriteria  ‘Ibadurrahman.
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Title: ‘Ibadurrahman dalam Perpekstif Al-Qur’an: Studi Hermeneutics/Tafsir Maudhu’i
Description:
‘Ibadurrahman is an expression in Arabic which consists of 2 words, namely Ibad and arrahman.
Ibad means servant, in the Qur'an it is usually indicated for those who believe, those who obey the commands of Allah and His Messenger.
While arrahman means the most merciful.
So, ‘Ibadurrahman is a servant of Allah who was given honor by Allah as a most merciful servant.
This research is entitled ‘Ibadurrahman in the perspective of the Koran Al-Quran by using a hermeneutics approach (tafsir maudhu'i).
The steps taken in this approach are collecting verses with the theme of ‘Ibadurrahman in the Al-Quran, then also collecting hadiths on the theme of ‘Ibadurrahman criteria, and also using several dictionaries which are used as tools to find an etymological understanding of Ibadurrahman's criteria.
The purpose of this research is to know the criteria of Ibadurrahman in the Al-Quran.
The result of this research is that it is found that there are ten criteria from ‘Ibadurrahman.
ABSTRAK‘Ibadurrahman adalah ungkapan dalam bahasa Arab yang terdiri dari 2 kata yaitu Ibad dan ar-Rahman.
Ibad artinya hamba, dalam al-Qur'an biasa ditunjukkan untuk orang-orang yang beriman, orang-orang yang ta'at kepada perintah Allah dan Rasul-Nya.
Sedangkan ar-Rahman artinya yang maha pengasih.
Jadi, ‘Ibadurrahman adalah hamba Allah yang diberi kemulian oleh Allah sebagai hamba yang maha penyayang.
Penelitian ini berjudul ‘Ibadurrahman dalam Perspektif Al-Quran penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutics (tafsir maudhu’i).
Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam pendekatan ini yaitu mengumpulkan ayat-ayat yang bertemakan ‘Ibadurrahman di dalam al-Qur’an, kemudian juga mengumpulkan hadist-hadist yang bertemakan kriteria ‘Ibadurrahman, dan juga menggunakan beberapa kamus yang dijadikan alat untuk menemukan pemahaman kriteria ‘Ibadurrahman secara etimologi.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kriteria ‘Ibadurrahman dari sudut pandang penafsiran  al-Qur’an.
  Hasil dari penelitian ini adalah  ditemukan pemahaman yang bervariasi tentang penafsiran dari kriteria  ‘Ibadurrahman.

Related Results

Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
This study aims to find out how the views of students of the study program of al-Qur'an and Tafsir of the year among 2013-2015 on the subject of tahfiz al-Qur'an . This research is...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...

Back to Top