Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Standar Interoperabilitas HL7-FHIR Pada Pertukaran Rekam Kesehatan Elektronik di Puskesmas
View through CrossRef
Latar belakang: Sistem elektronik yang digunakan dalam penyelenggaraan Rekam Kesehatan Elektronik (RKE) harus memiliki kemampuan kompatibilitas dan/atau interoperabilitas. Dalam interoperabilitas RKE pada Fasilitas Kesehatan harus menggunakan platform layanan interoperabilitas data kesehatan yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan yaitu Health Level Seven International-Fast Healthcare Interoperability Resources (HL7-FHIR). Penggunaan HL7-FHIR salah satu contohnya pada Apple yang menghubungkan Apple Health App ke RKE dan Apple Watch. Tantangan interoperabilitas RKE terbesar adalah informasi yang disimpan dalam basis data yang berbeda serta memiliki berbagai format dan tipe data yang tidak kompatibel satu sama lain, sehingga mempersulit sistem yang berbeda untuk menginterpretasikan dengan benar, selain itu tidak adanya platform interoperabilitas. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis penerapan HL7- FHIR pada interoperabilitas RKE pada SIMPUS sehingga diharapkan dapat mempermudah implementasi interoperabilitas antara sistem informasi pelayanan kesehatan di Indonesia. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain action research. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan FGD ke 3 orang Tim Pengembang, serta studi dokumen. Hasil: FHIR Resources yang digunakan sesuai kebutuhan pada penelitian ini sebanyak 8 Resource, dan 97 elemen data. Namun, memerlukan penambahan data elemen pada HL7-FHIR sebesar 16% elemen data. Kesimpulan: Secara umum, standar HL7-FHIR dapat merepresentasikan model RKE untuk interoperabilitas pada SIMPUS.
Universitas Imelda Medan
Title: Implementasi Standar Interoperabilitas HL7-FHIR Pada Pertukaran Rekam Kesehatan Elektronik di Puskesmas
Description:
Latar belakang: Sistem elektronik yang digunakan dalam penyelenggaraan Rekam Kesehatan Elektronik (RKE) harus memiliki kemampuan kompatibilitas dan/atau interoperabilitas.
Dalam interoperabilitas RKE pada Fasilitas Kesehatan harus menggunakan platform layanan interoperabilitas data kesehatan yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan yaitu Health Level Seven International-Fast Healthcare Interoperability Resources (HL7-FHIR).
Penggunaan HL7-FHIR salah satu contohnya pada Apple yang menghubungkan Apple Health App ke RKE dan Apple Watch.
Tantangan interoperabilitas RKE terbesar adalah informasi yang disimpan dalam basis data yang berbeda serta memiliki berbagai format dan tipe data yang tidak kompatibel satu sama lain, sehingga mempersulit sistem yang berbeda untuk menginterpretasikan dengan benar, selain itu tidak adanya platform interoperabilitas.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis penerapan HL7- FHIR pada interoperabilitas RKE pada SIMPUS sehingga diharapkan dapat mempermudah implementasi interoperabilitas antara sistem informasi pelayanan kesehatan di Indonesia.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain action research.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan FGD ke 3 orang Tim Pengembang, serta studi dokumen.
Hasil: FHIR Resources yang digunakan sesuai kebutuhan pada penelitian ini sebanyak 8 Resource, dan 97 elemen data.
Namun, memerlukan penambahan data elemen pada HL7-FHIR sebesar 16% elemen data.
Kesimpulan: Secara umum, standar HL7-FHIR dapat merepresentasikan model RKE untuk interoperabilitas pada SIMPUS.
Related Results
HL7 FHIR Adoption and Interoperability Maturity in Sri Lanka: A Mixed-Methods National Baseline Assessment
HL7 FHIR Adoption and Interoperability Maturity in Sri Lanka: A Mixed-Methods National Baseline Assessment
Introduction: HL7 Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR) has become a leading global standard for health information exchange and is increasingly central to national dig...
REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA PELAYANAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA: ASPEK HUKUM DAN IMPLEMENTASI
REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA PELAYANAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA: ASPEK HUKUM DAN IMPLEMENTASI
Perkembangan teknologi informasi membawa banyak perubahan terhadap sektor aktivitas yang semula berbasis di dunia nyata (real) kemudian mengembangkannya ke dunia maya (virtual). I...
TINJAUAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (ELEKTRONIK MEDICAL RECORD) PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2024
TINJAUAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (ELEKTRONIK MEDICAL RECORD) PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2024
Rekam medis elektronik adalah penggunaan perangkat teknologi informasi untuk pengumpulan, penyimpanan, pengelolaan serta pengaksesan data yang tersimpan pada rekam medis pasien di ...
Bridging the Gap between HL7 CDA and HL7 FHIR: A JSON Based Mapping
Bridging the Gap between HL7 CDA and HL7 FHIR: A JSON Based Mapping
The Austrian electronic health record (EHR) system ELGA went live in December 2016. It is a document oriented EHR system and is based on the HL7 Clinical Document Architecture (CDA...
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...
SISTEM MANAJEMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS TERAKREDITASI MADYA DAN TERAKREDITASI DASAR LOMBOK BARAT
SISTEM MANAJEMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS TERAKREDITASI MADYA DAN TERAKREDITASI DASAR LOMBOK BARAT
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien. Rekam med...
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
Mutu rekam medis baik secara kuantitas maupun secara kualitas sangat mendukung untuk standarisasi akreditasi rumah sakit. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method. Penelit...
SOSIALISASI SISTEM PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS PUSKESMAS ULAK KARANG BERDASARKAN STANDAR AKREDITASI PUSKESMAS
SOSIALISASI SISTEM PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS PUSKESMAS ULAK KARANG BERDASARKAN STANDAR AKREDITASI PUSKESMAS
Sistem penyimpanan rekam medis menjadi salah satu penilaian dalam standar akreditasi puskesmas. Sistem penyimpanan rekam medis sangat peting untuk dilakukan dalam penilaian intitu...

