Javascript must be enabled to continue!
Analisis pengaruh pemberian virgin coconut oil (VCO) terhadap adhesi intraperitoneal
View through CrossRef
Abstract: Intraperitoneal adhesion is an attachment between intraperitoneal tissue and organ in the form of fibrosis. The occurences of intraperitoneal adhesion are 67-93% after laparotomy and 97% after gynecological operation. Adhesion between wound and omentum occurs in 80% of patients; 50% involve the intestines. Prevention and inhibition of adhesion formation can be done by decreasing post traumatic inflammation. There are several substances that can be used for that purpose, inter alia: anti-inflammation, anti-histamine, anti-coagulant (heparin), anti-oxidant, proteolytic enzymes, and tissue plasminogen activator. It is already known that virgin coconut oil (VCO) has several important roles, such as: anti-inflammation, antithrombosis, mechanical barrier, and antioxidant due to its tocopherol content. This study aimed to obtain the influence of several doses of intraperitoneal VCO on intraperitoneal adhesion macroscopically and microscopically after laparotomy. This was an analytical interventional study using control. Samples were male Wistar rats (Rattus norvegicus) with an average body weight of 175-200 g. The results of Kruskal-Wallis chi-square tests were 16.381, df = 4, and Asymp sig = 0.003 (P < 0.05) for macroscopical grading (Zühlke) meanwhile 15.160, df = 4, and Asymp sig = 0.004 (P < 0.01) for microscopical grading (Yilmaz). Conclusion: There was a statistically significant difference in macroscopical grades according to Zühlke and in microscopical grades according to Yalmiz among the five groups concerning the occurence of intraperitoneal adhesion in Rattus norvegicus.Keywords: intraperitoneal adhesion, virgin coconut oil (VCO).Abstract: Adhesi intraperitonial adalah timbulnya perlengketan berupa fibrosis antara jaringan dan organ di dalam rongga abdomen. Kejadian adhesi intraperitoneal sekitar 67-93% setelah operasi laparotomi bedah dan mencapai 97% pada operasi ginekologi. Adhesi antara luka dan omentum terjadi pada 80% pasien dan sekitar 50% melibatkan usus. Untuk mencegah atau mengurangi pembentukan adhesi dapat dilakukan dengan menurunkan inflamasi pasca trauma melalui bahan atau obat anti-inflamasi, anti-histamin, anti-koagulan (heparin), anti-oksidan, enzim proteolitik, dan tissue plasminogen activator. Virgin Coconut Oil (VCO) telah diketahui berperan sebagai antiinflamasi, antitrombotik, barier mekanik, dan antioksidan dengan bahan aktif utama tokoferol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh VCO secara makroskopik dan mikroskopik terhadap adhesi intraperitoneal dengan menganalisis perbandingan dosis VCO yang diberikan intraperitoneal pada hewan coba tikus Wistar. Jenis penelitian ini analitik intervensional dengan kontrol. Hewan coba ialah tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diseragamkan berat badan 175-200 g, jenis kelamin jantan, dan variannya. Hasil uji Kruskal-Wallis chi-square ialah 16,381 dengan df = 4 dan Asymp sig = 0,003 (P < 0,05) untuk penilaian makroskopik (Zühlke) sedangkan nilai 15,160, dengan df = 4 dan Asymp sig = 0,004 (P < 0,01) untuk penilaian mikroskopik (Yilmaz). Simpulan: Terdapat perbedaan bermakna dalam derajat makroskopik menurut Zühlke dan derajat mikroskopik menurut Yilmaz pada ke-5 perlakuan dalam kejadian adhesi intraperitoneal pada Rattus norvegicus.Kata kunci: adhesi intraperitoneal, VCO
Title: Analisis pengaruh pemberian virgin coconut oil (VCO) terhadap adhesi intraperitoneal
Description:
Abstract: Intraperitoneal adhesion is an attachment between intraperitoneal tissue and organ in the form of fibrosis.
The occurences of intraperitoneal adhesion are 67-93% after laparotomy and 97% after gynecological operation.
Adhesion between wound and omentum occurs in 80% of patients; 50% involve the intestines.
Prevention and inhibition of adhesion formation can be done by decreasing post traumatic inflammation.
There are several substances that can be used for that purpose, inter alia: anti-inflammation, anti-histamine, anti-coagulant (heparin), anti-oxidant, proteolytic enzymes, and tissue plasminogen activator.
It is already known that virgin coconut oil (VCO) has several important roles, such as: anti-inflammation, antithrombosis, mechanical barrier, and antioxidant due to its tocopherol content.
This study aimed to obtain the influence of several doses of intraperitoneal VCO on intraperitoneal adhesion macroscopically and microscopically after laparotomy.
This was an analytical interventional study using control.
Samples were male Wistar rats (Rattus norvegicus) with an average body weight of 175-200 g.
The results of Kruskal-Wallis chi-square tests were 16.
381, df = 4, and Asymp sig = 0.
003 (P < 0.
05) for macroscopical grading (Zühlke) meanwhile 15.
160, df = 4, and Asymp sig = 0.
004 (P < 0.
01) for microscopical grading (Yilmaz).
Conclusion: There was a statistically significant difference in macroscopical grades according to Zühlke and in microscopical grades according to Yalmiz among the five groups concerning the occurence of intraperitoneal adhesion in Rattus norvegicus.
Keywords: intraperitoneal adhesion, virgin coconut oil (VCO).
Abstract: Adhesi intraperitonial adalah timbulnya perlengketan berupa fibrosis antara jaringan dan organ di dalam rongga abdomen.
Kejadian adhesi intraperitoneal sekitar 67-93% setelah operasi laparotomi bedah dan mencapai 97% pada operasi ginekologi.
Adhesi antara luka dan omentum terjadi pada 80% pasien dan sekitar 50% melibatkan usus.
Untuk mencegah atau mengurangi pembentukan adhesi dapat dilakukan dengan menurunkan inflamasi pasca trauma melalui bahan atau obat anti-inflamasi, anti-histamin, anti-koagulan (heparin), anti-oksidan, enzim proteolitik, dan tissue plasminogen activator.
Virgin Coconut Oil (VCO) telah diketahui berperan sebagai antiinflamasi, antitrombotik, barier mekanik, dan antioksidan dengan bahan aktif utama tokoferol.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh VCO secara makroskopik dan mikroskopik terhadap adhesi intraperitoneal dengan menganalisis perbandingan dosis VCO yang diberikan intraperitoneal pada hewan coba tikus Wistar.
Jenis penelitian ini analitik intervensional dengan kontrol.
Hewan coba ialah tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diseragamkan berat badan 175-200 g, jenis kelamin jantan, dan variannya.
Hasil uji Kruskal-Wallis chi-square ialah 16,381 dengan df = 4 dan Asymp sig = 0,003 (P < 0,05) untuk penilaian makroskopik (Zühlke) sedangkan nilai 15,160, dengan df = 4 dan Asymp sig = 0,004 (P < 0,01) untuk penilaian mikroskopik (Yilmaz).
Simpulan: Terdapat perbedaan bermakna dalam derajat makroskopik menurut Zühlke dan derajat mikroskopik menurut Yilmaz pada ke-5 perlakuan dalam kejadian adhesi intraperitoneal pada Rattus norvegicus.
Kata kunci: adhesi intraperitoneal, VCO.
Related Results
PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) FERMENTASI DAN SABUN VCO DI KELURAHAN PALLANTIKANG, KECAMATAN MAROS, KABUPATEN MAROS
PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) FERMENTASI DAN SABUN VCO DI KELURAHAN PALLANTIKANG, KECAMATAN MAROS, KABUPATEN MAROS
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa yang dibuat tanpa pemanasan atau tambahan bahan apapun sehingga komponen antioksidannya tidak mengalami kerusakan sehingga sering d...
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DARAH
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DARAH
Abstract: High Density Lipoprotein Cholesterol (HDL-C) has some protective roles in minimizing cardiovascular diseases. The risks of cardiovascular diseases decrease 2-3% by increa...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA
Proses pengolahan daging buah kelapa menjadi produk minyak kelapa murni atau sering disebut Virgin Coconut Oil (VCO) dapat memanfaatkan teknologi yang sederhana karena proses pembu...
Efisiensi Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) Secara Enzimatis Menggunakan Nanas dan Pepaya Lokal Kalimantan Utara
Efisiensi Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) Secara Enzimatis Menggunakan Nanas dan Pepaya Lokal Kalimantan Utara
Pengolahan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan alternatif yang potensial untuk dikembangkan di Kalimantan Utara mengingat produksi kelapa di daerah tersebut cukup tin...
ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI RAGI TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI RAGI TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak hasil olahan dari buah kelapa yang memiliki banyak kandungan asam laurat. Salah satu metode yang digunakan untuk menghasilkan VCO yaitu me...
PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN TERAPI PIJAT TENGKUK MENGGUNAKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN TERAPI PIJAT TENGKUK MENGGUNAKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
Pada lansia terjadi perubahan neurologis secara fisiologis mengalami penurunan jumlah dan ukuran neuron pada sistem saraf pusat yang mengakibatkan lansia tidak dapat memenuhi kebut...

