Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efisiensi Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) Secara Enzimatis Menggunakan Nanas dan Pepaya Lokal Kalimantan Utara

View through CrossRef
Pengolahan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan alternatif yang potensial untuk dikembangkan di Kalimantan Utara mengingat produksi kelapa di daerah tersebut cukup tinggi. VCO dapat dibuat dengan teknik enzimatis menggunakan enzim proteolitik yang mampu menghidrolisis ikatan peptida pada emulsi santan sehingga menjadi minyak. Enzim proteolitik yang telah teruji dalam pembuatan VCO ialah jenis enzim bromelin dan papain. Pada penelitian ini VCO dibuat dari kelapa dengan memanfaatkan buah nanas dan pepaya dari komoditas lokal Kalimantan Utara, untuk mengetahui jumlah enzim dan lama waktu inkubasi yang diperlukan untuk menghasilkan VCO dengan nilai rendemen dan kualitas yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama sumber enzim yang terdiri dari sari buah nanas 30% (N1), sari buah nanas 50% (N2), pepaya 30% (N3) dan 50% (N4). Faktor kedua ialah waktu inkubasi (P) yang terdiri dari 12 jam (P1), 24 jam (P2) dan 36 jam (P3). Pembuatan VCO menggunakan buah nanas dan pepaya mampu menghasilkan rendemen yang lebih tinggi sehingga efisiensi produksi dapat ditingkatkan. Rendeman paling tinggi dihasilkan pada perlakuan N2P3 (perlakuan sari buah nanas 50% + inkubasi 36 jam) dengan nilai rendemen sebesar 41%. Rata-rata nilai rendemen tertinggi dihasilkan pada penggunaan buah nanas yaitu sebesar 25%. Namun penggunaan buah nanas sebagai sumber enzim mempengaruhi karakteristik fisik VCO yang dihasilkan seperti aroma dan warna. Sedangkan penggunaan buah pepaya tidak mempengaruhi karakteristik fisik VCO yang dihasilkan. Nilai kadar air VCO dengan metode enzimatis masih belum memuaskan, yaitu berkisar antara 0,8-1,2%, nilai ini belum memenuhi standar SNI VCO yang mensyaratkan maksimal kadar air sebesar 0,2%. Kata kunci: VCO; nanas; pepaya; bromelin; papain; enzimatis
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Respati Indonesia
Title: Efisiensi Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) Secara Enzimatis Menggunakan Nanas dan Pepaya Lokal Kalimantan Utara
Description:
Pengolahan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan alternatif yang potensial untuk dikembangkan di Kalimantan Utara mengingat produksi kelapa di daerah tersebut cukup tinggi.
VCO dapat dibuat dengan teknik enzimatis menggunakan enzim proteolitik yang mampu menghidrolisis ikatan peptida pada emulsi santan sehingga menjadi minyak.
Enzim proteolitik yang telah teruji dalam pembuatan VCO ialah jenis enzim bromelin dan papain.
Pada penelitian ini VCO dibuat dari kelapa dengan memanfaatkan buah nanas dan pepaya dari komoditas lokal Kalimantan Utara, untuk mengetahui jumlah enzim dan lama waktu inkubasi yang diperlukan untuk menghasilkan VCO dengan nilai rendemen dan kualitas yang tinggi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor.
Faktor pertama sumber enzim yang terdiri dari sari buah nanas 30% (N1), sari buah nanas 50% (N2), pepaya 30% (N3) dan 50% (N4).
Faktor kedua ialah waktu inkubasi (P) yang terdiri dari 12 jam (P1), 24 jam (P2) dan 36 jam (P3).
Pembuatan VCO menggunakan buah nanas dan pepaya mampu menghasilkan rendemen yang lebih tinggi sehingga efisiensi produksi dapat ditingkatkan.
Rendeman paling tinggi dihasilkan pada perlakuan N2P3 (perlakuan sari buah nanas 50% + inkubasi 36 jam) dengan nilai rendemen sebesar 41%.
Rata-rata nilai rendemen tertinggi dihasilkan pada penggunaan buah nanas yaitu sebesar 25%.
Namun penggunaan buah nanas sebagai sumber enzim mempengaruhi karakteristik fisik VCO yang dihasilkan seperti aroma dan warna.
Sedangkan penggunaan buah pepaya tidak mempengaruhi karakteristik fisik VCO yang dihasilkan.
Nilai kadar air VCO dengan metode enzimatis masih belum memuaskan, yaitu berkisar antara 0,8-1,2%, nilai ini belum memenuhi standar SNI VCO yang mensyaratkan maksimal kadar air sebesar 0,2%.
 Kata kunci: VCO; nanas; pepaya; bromelin; papain; enzimatis.

Related Results

PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) FERMENTASI DAN SABUN VCO DI KELURAHAN PALLANTIKANG, KECAMATAN MAROS, KABUPATEN MAROS
PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) FERMENTASI DAN SABUN VCO DI KELURAHAN PALLANTIKANG, KECAMATAN MAROS, KABUPATEN MAROS
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa yang dibuat tanpa pemanasan atau tambahan bahan apapun sehingga komponen antioksidannya tidak mengalami kerusakan sehingga sering d...
      Ekstrak etanol serai dapat digunakan sebagai komponen untuk memperbaiki karakteristik dari VCO enzimatis. Pembuatan VCO pada penelitian ini menggunakan metode enzimatis, deng...
Inovasi Produk Biji Pepaya Menjadi Serbuk Biji Pepaya
Inovasi Produk Biji Pepaya Menjadi Serbuk Biji Pepaya
Penduduk Desa Umbulsari terkenal sebagai petani pepaya. Pepaya merupakan salah satu buah yang bisa dibeli dengan harga murah. Karena melimpahnya buah pepaya di Umbulsari maka diben...
Pembuatan Cuka Nanas Bagi Guru Biologi Sebagai Materi Bioteknologi Bermuatan Lokal Di Kecamatan Pamboang
Pembuatan Cuka Nanas Bagi Guru Biologi Sebagai Materi Bioteknologi Bermuatan Lokal Di Kecamatan Pamboang
Salah satu sentra penghasil buah nanas di Sulawesi Barat adalah Sentra Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene. Berdasarkan  bentuk dan warna, nenas asal Pamboang tidak ja...
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DARAH
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DARAH
Abstract: High Density Lipoprotein Cholesterol (HDL-C) has some protective roles in minimizing cardiovascular diseases. The risks of cardiovascular diseases decrease 2-3% by increa...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA
Proses pengolahan daging buah kelapa menjadi produk minyak kelapa murni atau sering disebut Virgin Coconut Oil (VCO) dapat memanfaatkan teknologi yang sederhana karena proses pembu...
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super
ABSTRAK               Pengaruh positif dari pemberian daun pepaya adalah ternak lebih sehat terutama ternak ayam kampung. Pemberian daun pepaya mulai dari fase starter dapat ...
TEKNIK TIE DYE MENGGUNAKAN DAUN PEPAYA DAN PEMUTIH PAKAIAN PADA PEMBUATAN MUKENA ANAK
TEKNIK TIE DYE MENGGUNAKAN DAUN PEPAYA DAN PEMUTIH PAKAIAN PADA PEMBUATAN MUKENA ANAK
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang bertujuan  untuk mengetahui 1) Desain mukena anak dari usia 8-10 tahun pada penerapan motif teknik tie dye menggunaka...

Back to Top