Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN TERAPI PIJAT TENGKUK MENGGUNAKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
View through CrossRef
Pada lansia terjadi perubahan neurologis secara fisiologis mengalami penurunan jumlah dan ukuran neuron pada sistem saraf pusat yang mengakibatkan lansia tidak dapat memenuhi kebutuhan tidur normalnya. Salah satu terapi meningkatkan kualitas tidur pada lansia adalah melakukan pijat tengkuk menggunakan virgin coconut oil . Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat tengkuk dengan VCO terhadap kualitas tidur pada lansia. Metode:Desain penelitian yang digunakan pra eksperimental dengan One-group Pretest – Posttest Design, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non Probability Sampling yaitu dengan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu, 33 responden dan diperoleh sampel sebanyak 15 responden adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini klien dengan gangguan tidur tanpa menggunakan obat penenang atau obat tidur, Klien yang kooperatif dan bersedia menandatangani informed concent, kriteria eksklusi Klien yang memiliki kesadaran composmentis Pelaksanaan penelitian untuk mengukur kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh sleep quality index (PSQI) dari. pengukuran kualitas tidur lansia dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pittsburgh sleep quality index. Intervensi pijat tengkuk dengan Virgin Coconut Oil ini dilakukan 2 kali dalam satu minggu selama 4 minggu. setelah dilakukan uji normalitas data diperoleh hasil 0,28 yang berarti data berdistribusi normal sehingga analisa menggunakan paired T-test. Hasil:Hasil penelitian menunjukan kualitas tidur pre tes rerata kualitas tidur sebesar 7,9 dengan standar deviasi 1,4 dan post tes didapatkan rerata kualitas tidur sebesar 4,5 dengan standar deviasi 0,83. Berdasarkan analisa data menggunakan uji paired T-test diperoleh nilai p value = 0,000 <α (0.05) yang artinya ada pengaruh pijat tengkuk dengan Virgin Coconut Oil terhadap kualitas tidur pada lansia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan lansia dengan masalah kualitas tidur agar rutin melakukan pijat tengkuk dengan VCO secara teratur dan berkesinambungan.
In the elderly, physiological changes occur physiologically decreasing the number and size of neurons in the central nervous system resulting in the elderly unable to meet their normal sleep needs. One of the therapies to improve sleep quality in the elderly is to massage the neck using virgin coconut oil (VCO). This study aims to determine the effect of cervical massage with VCO on sleep quality in the elderly. The research design used was pre-experimental with One-group Pretest - Posttest Design and the number of respondents was 20 people. The results showed sleep quality before being given progressive muscle relaxation therapy obtained an average sleep quality of 7.9 with a standard deviation of 1.4 and after being given progressive muscle relaxation a mean sleep quality of 4.5 with a standard deviation of 0.83. Based on data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test, p value = 0,000 <α (0.05) is obtained, which means there is an effect of nape massage with VCO on sleep quality in the elderly. Based on the results of the study, it is expected that the elderly with sleep quality problems can routinely perform neck massage with VCO regularly and continuously.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah
Title: PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN TERAPI PIJAT TENGKUK MENGGUNAKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
Description:
Pada lansia terjadi perubahan neurologis secara fisiologis mengalami penurunan jumlah dan ukuran neuron pada sistem saraf pusat yang mengakibatkan lansia tidak dapat memenuhi kebutuhan tidur normalnya.
Salah satu terapi meningkatkan kualitas tidur pada lansia adalah melakukan pijat tengkuk menggunakan virgin coconut oil .
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat tengkuk dengan VCO terhadap kualitas tidur pada lansia.
Metode:Desain penelitian yang digunakan pra eksperimental dengan One-group Pretest – Posttest Design, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non Probability Sampling yaitu dengan purposive sampling.
Populasi dalam penelitian ini yaitu, 33 responden dan diperoleh sampel sebanyak 15 responden adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini klien dengan gangguan tidur tanpa menggunakan obat penenang atau obat tidur, Klien yang kooperatif dan bersedia menandatangani informed concent, kriteria eksklusi Klien yang memiliki kesadaran composmentis Pelaksanaan penelitian untuk mengukur kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh sleep quality index (PSQI) dari.
pengukuran kualitas tidur lansia dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi.
instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pittsburgh sleep quality index.
Intervensi pijat tengkuk dengan Virgin Coconut Oil ini dilakukan 2 kali dalam satu minggu selama 4 minggu.
setelah dilakukan uji normalitas data diperoleh hasil 0,28 yang berarti data berdistribusi normal sehingga analisa menggunakan paired T-test.
Hasil:Hasil penelitian menunjukan kualitas tidur pre tes rerata kualitas tidur sebesar 7,9 dengan standar deviasi 1,4 dan post tes didapatkan rerata kualitas tidur sebesar 4,5 dengan standar deviasi 0,83.
Berdasarkan analisa data menggunakan uji paired T-test diperoleh nilai p value = 0,000 <α (0.
05) yang artinya ada pengaruh pijat tengkuk dengan Virgin Coconut Oil terhadap kualitas tidur pada lansia.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan lansia dengan masalah kualitas tidur agar rutin melakukan pijat tengkuk dengan VCO secara teratur dan berkesinambungan.
In the elderly, physiological changes occur physiologically decreasing the number and size of neurons in the central nervous system resulting in the elderly unable to meet their normal sleep needs.
One of the therapies to improve sleep quality in the elderly is to massage the neck using virgin coconut oil (VCO).
This study aims to determine the effect of cervical massage with VCO on sleep quality in the elderly.
The research design used was pre-experimental with One-group Pretest - Posttest Design and the number of respondents was 20 people.
The results showed sleep quality before being given progressive muscle relaxation therapy obtained an average sleep quality of 7.
9 with a standard deviation of 1.
4 and after being given progressive muscle relaxation a mean sleep quality of 4.
5 with a standard deviation of 0.
83.
Based on data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test, p value = 0,000 <α (0.
05) is obtained, which means there is an effect of nape massage with VCO on sleep quality in the elderly.
Based on the results of the study, it is expected that the elderly with sleep quality problems can routinely perform neck massage with VCO regularly and continuously.
Related Results
PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) FERMENTASI DAN SABUN VCO DI KELURAHAN PALLANTIKANG, KECAMATAN MAROS, KABUPATEN MAROS
PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) FERMENTASI DAN SABUN VCO DI KELURAHAN PALLANTIKANG, KECAMATAN MAROS, KABUPATEN MAROS
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa yang dibuat tanpa pemanasan atau tambahan bahan apapun sehingga komponen antioksidannya tidak mengalami kerusakan sehingga sering d...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
Lansia merupakan individu yang berada pada tahapan dewasa akhir yang usianya dimulai dari 60 tahun keatas. Perubahan fungsi biologis pada lansia salah satunya adalah perubahan pola...
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DARAH
PENGARUH VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DARAH
Abstract: High Density Lipoprotein Cholesterol (HDL-C) has some protective roles in minimizing cardiovascular diseases. The risks of cardiovascular diseases decrease 2-3% by increa...
TINGKAT KECEMASAN DAPAT MEMPENGARUHI KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
TINGKAT KECEMASAN DAPAT MEMPENGARUHI KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
Abstract. As life span increases, this condition more likely result in general health problems or mental health problems, especially in the elderly. Elderly who experience changes ...
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Latar Belakang : Lansia dengan hipertensi sering mengalami gangguan kualitas tidur akibat perubahan fisiologis, aktivasi sistem saraf simpatik, serta faktor psikologis seperti kece...
Herbal Healing Bath sebagai Alternatif Peningkatan Kualitas Tidur pada Perempuan Penyandang Disabilitas
Herbal Healing Bath sebagai Alternatif Peningkatan Kualitas Tidur pada Perempuan Penyandang Disabilitas
Penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki kemampuan serba terbatas. Keterbatasan dan stigma buruk yang diberikan membuat mereka berusaha dan yakin agar tidak ketergantungan...

