Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BERBAGAI BAGIAN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL)

View through CrossRef
Alpukat (Persea americana Mill)  merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat pada berbagai bagian, seperti pada bagian daging buah, kulit, biji, serta daun. Menurut beberapa penelitian, alpukat memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, dan flavonoid. Kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam bagian tanaman alpukat memiliki manfaat sebagai antibakteri. Akan tetapi, terdapat variasi kandungan metabolit sekunder pada berbagai bagian tanaman alpukat serta perbedaan metode ekstraksi seperti menggunakan cara panas (refluks dan sokletasi) dan cara dinggin (maserasi dan perkolasi .  menyebabkan perbedaan efektivitas antibakteri. Keberadaan bakteri jahat dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, contoh nya bakteri akteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi terbanyak di dunia. Ulasan review ini melaporkan mengenai aktivitas antibakteri disertai metode ekstraksinya dari berbagai bagian dari tanaman alpukat. Semua data ulasan dari database google scholar dan Reaxys yang diseleksi berdasarkan kata kunci Persea americana Mill dan antibacterial activity ,  dengan batasan waktu 10 tahun terakhir.  Pertimbangan pemilihan di lihat dari tahun terbitnya jurnal yakni 10 tahun terakhir serta dilihat dari kesamaan jurnal yang membahas mengenai aktivitas antibakteri dari bagian tanaman alpukat disimpulkan bahwa bagian tumbuhan alpukat yang memiliki aktivitas antibakteri paling baik adalah bagian biji Alpukat dengan nilai Konsentrasi hambat minimum <500 mikrogram/mL dengan daya hambat.
Title: AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BERBAGAI BAGIAN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL)
Description:
Alpukat (Persea americana Mill)  merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat pada berbagai bagian, seperti pada bagian daging buah, kulit, biji, serta daun.
Menurut beberapa penelitian, alpukat memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, dan flavonoid.
Kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam bagian tanaman alpukat memiliki manfaat sebagai antibakteri.
Akan tetapi, terdapat variasi kandungan metabolit sekunder pada berbagai bagian tanaman alpukat serta perbedaan metode ekstraksi seperti menggunakan cara panas (refluks dan sokletasi) dan cara dinggin (maserasi dan perkolasi .
 menyebabkan perbedaan efektivitas antibakteri.
Keberadaan bakteri jahat dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, contoh nya bakteri akteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi terbanyak di dunia.
Ulasan review ini melaporkan mengenai aktivitas antibakteri disertai metode ekstraksinya dari berbagai bagian dari tanaman alpukat.
Semua data ulasan dari database google scholar dan Reaxys yang diseleksi berdasarkan kata kunci Persea americana Mill dan antibacterial activity ,  dengan batasan waktu 10 tahun terakhir.
  Pertimbangan pemilihan di lihat dari tahun terbitnya jurnal yakni 10 tahun terakhir serta dilihat dari kesamaan jurnal yang membahas mengenai aktivitas antibakteri dari bagian tanaman alpukat disimpulkan bahwa bagian tumbuhan alpukat yang memiliki aktivitas antibakteri paling baik adalah bagian biji Alpukat dengan nilai Konsentrasi hambat minimum <500 mikrogram/mL dengan daya hambat.

Related Results

Evaluating the Acetylcholinesterase Inhibitory and Antioxidant Activities of Persea Americana Extracts
Evaluating the Acetylcholinesterase Inhibitory and Antioxidant Activities of Persea Americana Extracts
Medicinal plants are a potential source of enzyme acetylcholinesrerase (AChE) inhibitors, a key target in the treatment of Alzheimer’s disease. This paper studies the AChE inhibito...
Potensi Daun Alpukat Sebagai Antibakteri
Potensi Daun Alpukat Sebagai Antibakteri
Latar Belakang : Mikroorganisme yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan menyebabkan infeksi. Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan utama yang terjadi di bebe...
PEMANFAATAN BERAS MERAH DAN ALPUKAT SEBAGAI LULUR UNTUK MELEMBABKAN KULIT BADAN
PEMANFAATAN BERAS MERAH DAN ALPUKAT SEBAGAI LULUR UNTUK MELEMBABKAN KULIT BADAN
ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk mengetahui (1) Proses pembuatan beras merah dan alpukat, (2) Teknik penggunaan lulur beras merah dan alpukat pada kulit ...
Review: Studi Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Alpukat (Persea americana Mill)
Review: Studi Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Alpukat (Persea americana Mill)
Alpukat dengan nama spesies Persea americana Mill termasuk ke dalam family Lauraceae. Alpukat diketahui mampu berperan aktif sebagai agen antimikroba. Narrative review ini merupaka...
POTENSI EKSTRAK BIJI ALPUKAT SEBAGAI KOMPONEN AKTIF PENGAWET DALAM EDIBLE FILM BERBASIS PATI UBI KAYU
POTENSI EKSTRAK BIJI ALPUKAT SEBAGAI KOMPONEN AKTIF PENGAWET DALAM EDIBLE FILM BERBASIS PATI UBI KAYU
Edible film yang berasal dari bahan alami menjadi alternatif kemasan pangan yang berkelanjutan. Namun sifat fungsionalnya yang terbatas memerlukan penambahan senyawa bioaktif. Ekst...
Pengaruh Konsumsi Buah Alpukat ((Persea Americana) dan Lemon pada Berat Badan Mencit Jantan (Mus Musculus)
Pengaruh Konsumsi Buah Alpukat ((Persea Americana) dan Lemon pada Berat Badan Mencit Jantan (Mus Musculus)
Alpukat dan lemon merupakan buah yang sering dianggap memberikan efek berat badan yang bertentangan. Alpukat menyebabkan peningkatan, sebaliknya lemon menurunkan berat badan. Tujua...
Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana mill) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli
Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana mill) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli
Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan merupakan penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian. Diare bisa berdampak fatal apabila pe...
Kemandirian Petani dalam Pengembangan Usahatani Alpukat
Kemandirian Petani dalam Pengembangan Usahatani Alpukat
Alpukat memiliki manfaat sangat baik bagi kesehatan manusia, menjaga kesehatan jantung, mengandung vitamin C, zat besi, vitamin B-6, kalium, folat, vitamin E, vitamin K, vitamin A,...

Back to Top