Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA DI WILAYAH PESISIR  KABUPATEN KOLAKA

View through CrossRef
Pola konsumsi pangan yang dianjurkan berdasarkan prinsip gizi seimbang oleh Kementerian Kesehatan RI terdiri atas sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta sayur dan buah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi berdasarkan jenis dan frekuensi konsumsi pangan pada rumah tangga di wilayah pesisir Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional. Sampel penelitian adalah rumah tangga di wilayah pesisir kabupaten Kolaka yang dipilih dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan  metode wawancara menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Variabel penelitian adalah jenis dan frekuensi konsumsi. Hasil penelitian menunjukkan jenis makanan pokok berupa beras, jenis lauk hewani berupa ikan, jenis lauk nabati alah tahu dan tempe,  jenis sayuran yang banyak dikonsumsi adalah jenis sayur berdaun dan jenis buah yang banyak dikonsumsi adalah buah pisang  dan pepaya. Secara umum frekuensi konsumsi pangan 2 kali sehari, konsumsi lauk hewani 1-3 kali seminggu, konsumsi lauk  nabati 1-3 kali seminggu, konsumsi sayur 4-7 kali seminggu dan konsumsi buah 4-7 kali seminggu. Kesimpulan bahwa beras  sebagai makanan pokok yang banyak dikonsumsi, ikan sebagai lauk hewani, tahu dan tempe sebagai lauk nabati, sayuran  berdaun merupakan jenis sayur yang banyak dikonsumsi serta jenis buah yang banyak dikonsumsi adalah buah pisang dan pepaya.   
Title: POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA DI WILAYAH PESISIR  KABUPATEN KOLAKA
Description:
Pola konsumsi pangan yang dianjurkan berdasarkan prinsip gizi seimbang oleh Kementerian Kesehatan RI terdiri atas sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta sayur dan buah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi berdasarkan jenis dan frekuensi konsumsi pangan pada rumah tangga di wilayah pesisir Kabupaten Kolaka.
Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional.
Sampel penelitian adalah rumah tangga di wilayah pesisir kabupaten Kolaka yang dipilih dengan metode accidental sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan  metode wawancara menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner).
Variabel penelitian adalah jenis dan frekuensi konsumsi.
Hasil penelitian menunjukkan jenis makanan pokok berupa beras, jenis lauk hewani berupa ikan, jenis lauk nabati alah tahu dan tempe,  jenis sayuran yang banyak dikonsumsi adalah jenis sayur berdaun dan jenis buah yang banyak dikonsumsi adalah buah pisang  dan pepaya.
Secara umum frekuensi konsumsi pangan 2 kali sehari, konsumsi lauk hewani 1-3 kali seminggu, konsumsi lauk  nabati 1-3 kali seminggu, konsumsi sayur 4-7 kali seminggu dan konsumsi buah 4-7 kali seminggu.
Kesimpulan bahwa beras  sebagai makanan pokok yang banyak dikonsumsi, ikan sebagai lauk hewani, tahu dan tempe sebagai lauk nabati, sayuran  berdaun merupakan jenis sayur yang banyak dikonsumsi serta jenis buah yang banyak dikonsumsi adalah buah pisang dan pepaya.
  .

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KONTRIBUSI BERAS SIGER DALAM POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA KONSUMEN BERAS SIGER DI PROVINSI LAMPUNG
KONTRIBUSI BERAS SIGER DALAM POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA KONSUMEN BERAS SIGER DI PROVINSI LAMPUNG
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari: (a) pola konsumsi beras siger, (b)   konsumsi pangan rumah tangga, dan (c)  kontribusi beras siger dalam pola konsumsi pangan rumah tangga...
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis capaian diversifikasi konsumsi pangan dan menyusun strategi pengembangan diversifikasi pangan berbasis pangan lokal. Data yang digunakan ad...
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rumahtangga Rawan Pangan di Kota Pekanbaru
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rumahtangga Rawan Pangan di Kota Pekanbaru
Abstraksi: Ketahanan pangan rumah tangga merupakan bagian penting dalam membentuk ketahanan pangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan dataset wilayah pesisir pada citra UAV (Unmanned Aerial Vehicle) . Sesuai UU UU No.27 tahun 2007 tentang pengelola...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui ting...

Back to Top