Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SEJARAH KALENTUNO GHOLEO PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1971-2022)1

View through CrossRef
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk menguraikan latar belakang pelaksanaan tradisi kalentuno gholeo pada masyarakat di desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna. 2) Untuk menguraikan proses pelaksanaan tradisi kelentuno gholeo pada masyarakat desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna. 3)Untuk menguraikan makna simbolik yang terkandung dalam tradisi kalentuno gholeo ditinjau pada masyarakat muna di Desa Labunti. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian sejarah yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan strukturis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah sesuai pendapat Sjamsuddin (2016: 85) yaitu: (1) heuristik, (2) kritik sumber, (3) historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Latar belakang pelaksanaan tradisi kalentuno gholeo pada masyarakat muna di Desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna adalah tradisi kalentuno gholeo berangkat dari karakter masyarakat Muna yang dimana mengandung kearifan lokal yang menjadi acuan dalam kehidupan masyarakat. Tradisi kaelentuno gholoe merupakan tradisi dalam menentukan hari baik dan hari buruk untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya besar dan diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya yang selalu digunakan dalam setiap peristiwa yang terjadi dimasyarakat Muna secara berkesinambungan dari waktu ke waktu sebagai kebiasaan dan akhirnya menjadi sebuah tradisi. 2) Proses penerapan tradisi kalentuno gholeo terbagi menjadi dua bagian yaitu menggunakan telapak tangan kiri dan ada yang berdasarkan hari nahas setiap tahun. Pada proses penerapan tradisi kaelentuno gholeo berdasarkan telapak tangan kiri memiliki makna dari setiap jari-jarinya yang sesuai dengan perhitungan harinya dan proses penerapan tradisi kaelentuno gholeo berdasarkan hari nahas setiap tahun berpatok pada kalender hijriah. 3) Makna simbolik dalam tradisi kalentuno gholeo memiliki makna dan arti tertentu dalam setiap penerapannya, yang dimana diyakini sebagai hari yang bai dan hari yang tidak baik dalam melakukan hal-hal yang sifatnya besar. Kata Kunci: Latar Belakang, Proses Pelaksanaan, Makna Simbolik, Tradisi Kalentuno Gholeo
Title: SEJARAH KALENTUNO GHOLEO PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1971-2022)1
Description:
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk menguraikan latar belakang pelaksanaan tradisi kalentuno gholeo pada masyarakat di desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna.
2) Untuk menguraikan proses pelaksanaan tradisi kelentuno gholeo pada masyarakat desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna.
3)Untuk menguraikan makna simbolik yang terkandung dalam tradisi kalentuno gholeo ditinjau pada masyarakat muna di Desa Labunti.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian sejarah yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan strukturis.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah sesuai pendapat Sjamsuddin (2016: 85) yaitu: (1) heuristik, (2) kritik sumber, (3) historiografi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Latar belakang pelaksanaan tradisi kalentuno gholeo pada masyarakat muna di Desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna adalah tradisi kalentuno gholeo berangkat dari karakter masyarakat Muna yang dimana mengandung kearifan lokal yang menjadi acuan dalam kehidupan masyarakat.
Tradisi kaelentuno gholoe merupakan tradisi dalam menentukan hari baik dan hari buruk untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya besar dan diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya yang selalu digunakan dalam setiap peristiwa yang terjadi dimasyarakat Muna secara berkesinambungan dari waktu ke waktu sebagai kebiasaan dan akhirnya menjadi sebuah tradisi.
2) Proses penerapan tradisi kalentuno gholeo terbagi menjadi dua bagian yaitu menggunakan telapak tangan kiri dan ada yang berdasarkan hari nahas setiap tahun.
Pada proses penerapan tradisi kaelentuno gholeo berdasarkan telapak tangan kiri memiliki makna dari setiap jari-jarinya yang sesuai dengan perhitungan harinya dan proses penerapan tradisi kaelentuno gholeo berdasarkan hari nahas setiap tahun berpatok pada kalender hijriah.
3) Makna simbolik dalam tradisi kalentuno gholeo memiliki makna dan arti tertentu dalam setiap penerapannya, yang dimana diyakini sebagai hari yang bai dan hari yang tidak baik dalam melakukan hal-hal yang sifatnya besar.
Kata Kunci: Latar Belakang, Proses Pelaksanaan, Makna Simbolik, Tradisi Kalentuno Gholeo.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN GURU PPKn DALAM MEMBINA KARAKTER SISWA SMP NEGERI 1 LASALEPA DESA BONEA KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA
PERAN GURU PPKn DALAM MEMBINA KARAKTER SISWA SMP NEGERI 1 LASALEPA DESA BONEA KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. Bagaimana peran guru PPKn dalam membina karakter siswa di SMP Negeri 1 Lasalepa Desa Bonea Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, ...
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan latar belakang Etnomedisin masyarakat Muna di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. (2) Untuk mengidenti...
ADAT PERKAWINAN ORANG MUNA DI KELURAHAN LAIMPI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 1995-2016
ADAT PERKAWINAN ORANG MUNA DI KELURAHAN LAIMPI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 1995-2016
ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-Bentuk Adat Perkawinan Orang Muna di Kelurahan Laimpi Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. dan, (2) Proses ...
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
ABSTRAKStudi Geologi Karst Sebagai Kawasan Lindung Geologi Di Kabupaten Muna Dan Kabupaten Muna Barat (Dibimbing oleh Muh Tufaila Hemon, sebagai Pembimbing I dan La Ode Ngkoimani, ...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
SEJARAH PEMERINTAHAN KABUPATEN MUNA TAHUN 1960-2015
SEJARAH PEMERINTAHAN KABUPATEN MUNA TAHUN 1960-2015
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang terbentuknya pemerintahan Kabupaten Muna dan mendeskripsikan pemerintahan Kabupaten Muna tahun 1960 sampai 20...

Back to Top