Javascript must be enabled to continue!
<b>Parameter Genetic Beberapa Galur Mutan Padi Baas Selem</b> <b>Generasi Kelima (M5)</b>
View through CrossRef
Padi Baas Selem memiliki kandungan Antosianin tinggi. Pengembangan padi Baas Selem untuk meningkatkan daya hasil sudah dilakukan dengan sinar gamma. Seleksi pada generasi kelima harus dilakukan guna mengetahui kemajuan genetik. Seleksi akan efektif dan efisien jika karakter memiliki heritabilitas tinggi dan keragaman genetik luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui heritabilitas dan keragaman genetik karakter galur mutan padi Baas Selem generasi kelima. Penelitian eksperimental ini di laksanakan di lahan sawah Desa Saribaye, Kecamatan Lingsar dimulai bulan April hingga Agustus 2024. Rancangan percobaan yang diberlakukan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan 6 perlakuan (6 Galur Mutan Padi Baas Selem) yang diulang sebanyak 4 kali. Analisis ragam taraf 5% digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian mengindikasikan keragaman genetik sempit pada umur berbunga, tinggi tanaman, bobot 1000 butir umur panen dan panjang malai. Keragaman genetik sedang pada lebar daun bendera, panjang daun bendera, bobot gabah berisi per rumpun, jumlah gabah hampa per malai dan jumlah gabah berisi per malai. Keragaman genetik luas pada jumlah anakan non produktif/rumpun dan jumlah anakan produktif/rumpun. Heritabilitas tinggi pada lebar daun bendera, panjang, jumlah gabah isi per malai, umur berbunga, panjang malai dan jumlah gabah hampa per malai. Heritabilitas sedang pada umur panen, bobot 1000 butir, bobot gabah/rumpun, dan jumlah anakan produktif/rumpun. Heritabilitas rendah pada jumlah anakan non produktif/rumpun. Karakter jumlah anakan produktif per rumpun, jumlah anakan non produktif per rumpun, panjang malai, jumlah gabah berisi per malai, jumlah gabah hampa per malai, bobot 1000 butir, dan bobot gabah berisi/rumpun memiliki pengaruh terhadap hasil gabah sehingga perlu lebih diperhatikan.
Universitas Mataram
Title: <b>Parameter Genetic Beberapa Galur Mutan Padi Baas Selem</b> <b>Generasi Kelima (M5)</b>
Description:
Padi Baas Selem memiliki kandungan Antosianin tinggi.
Pengembangan padi Baas Selem untuk meningkatkan daya hasil sudah dilakukan dengan sinar gamma.
Seleksi pada generasi kelima harus dilakukan guna mengetahui kemajuan genetik.
Seleksi akan efektif dan efisien jika karakter memiliki heritabilitas tinggi dan keragaman genetik luas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui heritabilitas dan keragaman genetik karakter galur mutan padi Baas Selem generasi kelima.
Penelitian eksperimental ini di laksanakan di lahan sawah Desa Saribaye, Kecamatan Lingsar dimulai bulan April hingga Agustus 2024.
Rancangan percobaan yang diberlakukan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan 6 perlakuan (6 Galur Mutan Padi Baas Selem) yang diulang sebanyak 4 kali.
Analisis ragam taraf 5% digunakan untuk menganalisis data.
Hasil penelitian mengindikasikan keragaman genetik sempit pada umur berbunga, tinggi tanaman, bobot 1000 butir umur panen dan panjang malai.
Keragaman genetik sedang pada lebar daun bendera, panjang daun bendera, bobot gabah berisi per rumpun, jumlah gabah hampa per malai dan jumlah gabah berisi per malai.
Keragaman genetik luas pada jumlah anakan non produktif/rumpun dan jumlah anakan produktif/rumpun.
Heritabilitas tinggi pada lebar daun bendera, panjang, jumlah gabah isi per malai, umur berbunga, panjang malai dan jumlah gabah hampa per malai.
Heritabilitas sedang pada umur panen, bobot 1000 butir, bobot gabah/rumpun, dan jumlah anakan produktif/rumpun.
Heritabilitas rendah pada jumlah anakan non produktif/rumpun.
Karakter jumlah anakan produktif per rumpun, jumlah anakan non produktif per rumpun, panjang malai, jumlah gabah berisi per malai, jumlah gabah hampa per malai, bobot 1000 butir, dan bobot gabah berisi/rumpun memiliki pengaruh terhadap hasil gabah sehingga perlu lebih diperhatikan.
Related Results
Parameter Genetik dan Potensi Hasil Beberapa Galur Mutan Padi Sawah Beras Hitam
Parameter Genetik dan Potensi Hasil Beberapa Galur Mutan Padi Sawah Beras Hitam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil dan tingkat homogenitas dalam galur pada beberapa mutan padi sawah beras hitam. Metode yang digunakan adalah metode eksperim...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak
Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Karakterisasi Lima Galur Semangka Mini Generasi Ketiga (F3) dengan Tipe Warna Kulit Buah Gelap
Karakterisasi Lima Galur Semangka Mini Generasi Ketiga (F3) dengan Tipe Warna Kulit Buah Gelap
Penelitian ini merupakan tahap pengkarakterisasian semangka mini tipe kulit buah gelap pada generasi ke-3 (F3). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai ke...
Seleksi Galur-galur Dihaploid Padi Hitam pada Uji Daya Hasil Lanjutan
Seleksi Galur-galur Dihaploid Padi Hitam pada Uji Daya Hasil Lanjutan
Padi hitam merupakan sumber karbohidrat yang bermanfaat untuk kesehatan. Pengujian daya hasil merupakan tahapan penting dalam menentukan keberhasilan pemuliaan padi beras hitam. Tu...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Skrining Ketahanan Galur S1 Jagung terhadap Penyakit Bulai dan Pembentukan Galur S2 Tahan Penyakit Bulai
Skrining Ketahanan Galur S1 Jagung terhadap Penyakit Bulai dan Pembentukan Galur S2 Tahan Penyakit Bulai
<p>Biotic stress, especially downy mildew (Peronosclerospora philippinensis) incidence, is one of the most important constraints in the development of corn in the country, be...
Respon Beberapa Galur Padi Beras Hitam Teknik Budidaya Konvensional terhadap Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza pada Pesemaian
Respon Beberapa Galur Padi Beras Hitam Teknik Budidaya Konvensional terhadap Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza pada Pesemaian
Di lahan sawah sistem tergenang (konvensional), populasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada umumnya menjadi sangat rendah pasca padi, sehingga tanaman palawija pasca padi sangat ...

