Javascript must be enabled to continue!
Proses Pemaafan Remaja dari Orang Tua Bercerai
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai di Kabupaten Aceh Utara. Gambaran pemaafan yang diteliti yaitu proses pemaafan, faktor- faktor pemaafan dan dampak pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan tehnik purposive sampling melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang remaja yang mengalami perceraian orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima Subjek penelitian hanya empat Subjek yang sudah melakukan pemaafan dan satu Subjek belum melakukan pemaafan. Keempat Subjek melalui beberapa proses pemaafan.Terdapat beberapa alasan atau faktor yang menyebabkan Subjek memutuskan untuk melakukan pemaafan. Salah satu Subjek memililih memaafkan karena ingin berdamai dengan diri sendiri dan lelah dengan keadaan. Selain itu, ketiga Subjek memilih memaafkan karena faktor ekonomi. Setelah melakukan pemaafan keempat Subjek merasakan dampak positif seperti rasa senang, hati lega, lebih tenang dan merasa tidak tertekan lagi, sedangkan satu Subjek yang belum melakukan pemaafan masih merasa tertekan sampai sekarang.
LPPM Universitas Malikussaleh
Title: Proses Pemaafan Remaja dari Orang Tua Bercerai
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai di Kabupaten Aceh Utara.
Gambaran pemaafan yang diteliti yaitu proses pemaafan, faktor- faktor pemaafan dan dampak pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Metode pengumpulan data menggunakan tehnik purposive sampling melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang remaja yang mengalami perceraian orangtua.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima Subjek penelitian hanya empat Subjek yang sudah melakukan pemaafan dan satu Subjek belum melakukan pemaafan.
Keempat Subjek melalui beberapa proses pemaafan.
Terdapat beberapa alasan atau faktor yang menyebabkan Subjek memutuskan untuk melakukan pemaafan.
Salah satu Subjek memililih memaafkan karena ingin berdamai dengan diri sendiri dan lelah dengan keadaan.
Selain itu, ketiga Subjek memilih memaafkan karena faktor ekonomi.
Setelah melakukan pemaafan keempat Subjek merasakan dampak positif seperti rasa senang, hati lega, lebih tenang dan merasa tidak tertekan lagi, sedangkan satu Subjek yang belum melakukan pemaafan masih merasa tertekan sampai sekarang.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI
Latar Belakang: Tingginya angka perceraan di Indonesia memberikan dampak psikologis terhadap anak khususnya remaja. Remaja yang terkena dampak perceraian orangtua sangat membutuhka...
GAMBARAN KOMPETENSI INTERPERSONAL REMAJA DARI ORANG TUA YANG MENGALAMI PERCERAIAN
GAMBARAN KOMPETENSI INTERPERSONAL REMAJA DARI ORANG TUA YANG MENGALAMI PERCERAIAN
Kasus perceraian tidak memberikan dampak pada pihak yang bercerai saja, namun juga bagi anak-anak mereka. Peristiwa perceraian orang tua pasti memberikan dampak bagi remaja yang be...
KUALITAS HIDUP WANITA BERCERAI: LITERATUR REVIEW
KUALITAS HIDUP WANITA BERCERAI: LITERATUR REVIEW
Kualitas hidup perempuan masih dinilai lebih rendah jika dibandingkan dengan kualitas hidup laki-laki. Status pernikahan menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap kualitas h...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ORANG TUA DENGAN STRES PENGASUHAN ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB SE-BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019 - 2020
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ORANG TUA DENGAN STRES PENGASUHAN ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB SE-BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019 - 2020
Orang tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus termasuk retardasi mental akan mengalami tantangan berupa isolasi sosial. Kondisi tersebut seringkali menyebabkan timbulnya str...
Dinamika Pemaafan Istri terhadap Perselingkuhan Suami dengan Pekerja Seksual
Dinamika Pemaafan Istri terhadap Perselingkuhan Suami dengan Pekerja Seksual
Abstract. A husband's affair with a commercial sex worker is a form of marriage violation that causes deep emotional wounds for the wife. Of the many divorce cases that occur, some...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Studi Deskriptif Kesejahteraan Subjektif pada Remaja yang Memiliki Orang Tua Bercerai
Studi Deskriptif Kesejahteraan Subjektif pada Remaja yang Memiliki Orang Tua Bercerai
Abstract. In Indonesia, divorce cases have increased in recent years. Based on several recent studies, divorce has traumatizing effects and negative feelings on adolescents. There ...

