Javascript must be enabled to continue!
KUALITAS HIDUP WANITA BERCERAI: LITERATUR REVIEW
View through CrossRef
Kualitas hidup perempuan masih dinilai lebih rendah jika dibandingkan dengan kualitas hidup laki-laki. Status pernikahan menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang. Pada perempuan maupun laki-laki yang menikah akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik jika dibandingkan dengan perempuan atau laki-laki yang lajang atau bercerai. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Jenis literature review yang digunakan penulis adalah Narrative Literature Review. Pencarian literature dalam literature review ini menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, Springer dan Sciencedirect dan hasil akhir didapatkan 15 artikel yang memenuhi syarat kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hidup wanita yang telah bercerai lebih buruk. Wanita yang telah bercerai banyak mendapatkan rintangan hidup baik dari hal konsumsi pangan, finansial, sosial, keberadaan anak, mobilitas serta beban psikologis. Pandangan negatif masyarakat terhadap wanita yang telah bercerai serta tanggung jawab menjadi orangtua tunggal juga turut menyumbang buruknya kualitas hidup wanita bercerai. Identifikasi yang dilakukan berdasarkan Teori WHOQOL-BREFF didapatkan hasil bahwa kondisi fisik merupakan kondisi yang paling kurang nampak pada wanita yang telah bercerai. Domain psikologis dan juga domain hubungan sosial merupakan domain yang paling buruk penilaiannya pada wanita yang telah bercerai. Hal-hal yang dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita bercerai adalah jumlah anak, status pekerjaan, pendidikan, usia dan budaya masyarakat dari wanita bercerai. Kehidupan selepas bercerai bagi wanita banyak mendapatkan kesulitan yang nantinya dapat mempengaruhi kondisi fisik, kondisi psikologis maupun kondisi hubungan sosialnya.
Title: KUALITAS HIDUP WANITA BERCERAI: LITERATUR REVIEW
Description:
Kualitas hidup perempuan masih dinilai lebih rendah jika dibandingkan dengan kualitas hidup laki-laki.
Status pernikahan menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang.
Pada perempuan maupun laki-laki yang menikah akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik jika dibandingkan dengan perempuan atau laki-laki yang lajang atau bercerai.
Penelitian ini menggunakan metode Literature Review.
Jenis literature review yang digunakan penulis adalah Narrative Literature Review.
Pencarian literature dalam literature review ini menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, Springer dan Sciencedirect dan hasil akhir didapatkan 15 artikel yang memenuhi syarat kredibilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hidup wanita yang telah bercerai lebih buruk.
Wanita yang telah bercerai banyak mendapatkan rintangan hidup baik dari hal konsumsi pangan, finansial, sosial, keberadaan anak, mobilitas serta beban psikologis.
Pandangan negatif masyarakat terhadap wanita yang telah bercerai serta tanggung jawab menjadi orangtua tunggal juga turut menyumbang buruknya kualitas hidup wanita bercerai.
Identifikasi yang dilakukan berdasarkan Teori WHOQOL-BREFF didapatkan hasil bahwa kondisi fisik merupakan kondisi yang paling kurang nampak pada wanita yang telah bercerai.
Domain psikologis dan juga domain hubungan sosial merupakan domain yang paling buruk penilaiannya pada wanita yang telah bercerai.
Hal-hal yang dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita bercerai adalah jumlah anak, status pekerjaan, pendidikan, usia dan budaya masyarakat dari wanita bercerai.
Kehidupan selepas bercerai bagi wanita banyak mendapatkan kesulitan yang nantinya dapat mempengaruhi kondisi fisik, kondisi psikologis maupun kondisi hubungan sosialnya.
Related Results
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
Latar belakang : jumlah kasus Covid-19 dan/atau jumlah kematian semakin meningkat, hal ini berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kes...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
KONTRUKSI KECANTIKAN WANITA INDONESIA PADA MEDIA MASSA
KONTRUKSI KECANTIKAN WANITA INDONESIA PADA MEDIA MASSA
Konsep kecantikan bagi wanita Indonesia mengalami perubahan dari masa ke masa. Hal ini terlihat dari gambaran-gambaran wanita ideal yang muncul di media, baik itu media massa berbe...
PENDEKATAN TEORI DAN PRAKTIK DALAM PERANCANGAN DASAR WANITA: SATU TINJAUAN LITERATUR KE ARAH PELAKSANAAN DASAR PAHANG 2027–2032
PENDEKATAN TEORI DAN PRAKTIK DALAM PERANCANGAN DASAR WANITA: SATU TINJAUAN LITERATUR KE ARAH PELAKSANAAN DASAR PAHANG 2027–2032
Pemerkasaan wanita merupakan elemen penting dalam membentuk masyarakat yang inklusif, adil, dan mampan. Kajian ini bertujuan untuk meneroka pendekatan teori dan praktik dalam peran...
PERAN WANITA KARIER DALAM MELAKSANAKAN KELUARGA HARMONIS DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
PERAN WANITA KARIER DALAM MELAKSANAKAN KELUARGA HARMONIS DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
 Wanita yang menyandang status sebagai wanita karir memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Dalam hal ini, wanita harus bisa membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Perana...
KUALITAS HIDUP LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PANTI: STUDI LITERATUR
KUALITAS HIDUP LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PANTI: STUDI LITERATUR
Abstract : The increasing elderly population is a global phenomenon nowadays. Faced with this, the importance of ensuring the elderly is not only seen from a long life but also the...
Hubungan Perawatan Paliatif dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara
Hubungan Perawatan Paliatif dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara
Pasien pendertita kanker payudara akan mengalami perubahan fisik, psikologis (seperti tingkat depresi dan kecemasan), fungsi sosial, seksual serta aktifitas sehari-hari. sehingga a...
IMAJINASI POTRET WAJAH WANITA DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI DENGAN TEKNIK PHOTOGRAM
IMAJINASI POTRET WAJAH WANITA DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI DENGAN TEKNIK PHOTOGRAM
Berawal dari pengamatan pencipta pada saat semester 5 dalam mata kuliah kamar gelap, pencipta mendapatkan ide untuk membuat photogram dengan memadukan keahlian pencipta dalam membu...

