Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peta Sebaran Kutu Putih (Pseudococcidae) di Pulau Ternate, Maluku Utara

View through CrossRef
Kutu putih (Hemiptera: Pseudococcidae) merupakan kelompok serangga hama penting yang bersifat polifag dan mampu menyerang berbagai jenis tanaman budidaya, hortikultura, dan tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Kutu putih berpotensi menyebar dengan cepat antar wilayah melalui peredaran berbagai komoditas pertanian maupun perkebunan, sehingga diperlukan data sebaran spasial yang rinci sebagai dasar perencanaan pengelolaan dan pengendalian. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran kutu putih di Pulau Ternate hingga tingkat kelurahan menggunakan GIS dan menyusun informasi spasialnya sebagai dasar bagi perencanaan pengendalian dan survei lanjutan kutu putih. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei lapangan dan analisis spasial berbasis Geographic Information System (GIS) untuk memetakan sebaran kutu putih (Pseudococcidae) di Pulau Ternate. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 247 titik sebaran kutu putih yang tersebar di 33 dari 60 kelurahan yang disurvei. Kecamatan Ternate Utara merupakan wilayah dengan intensitas sebaran tertinggi yaitu 129 titik sebaran atau sekitar 52,2% dari seluruh titik yang terdeteksi. Sepuluh dari 14 kelurahan di kecamatan ini ditemukan adanya kutu putih dengan 35 titik (27,1%) terdapat di Kelurahan Sango dan 36 titik (27,9%) di Kelurahan Akehuda dari 129 titik sebaran di kecamatan ini. Kedua kelurahan ini merupakan wilayah dengan kepadatan titik tertinggi di Pulau Ternate. Hasil penelitian ini menunjukkan sebaran kutu putih tidak merata dan terkonsentrasi pada zona pesisir dataran rendah yang didominasi permukiman dan kebun hortikultura. Informasi spasial ini menjadi data dasar penting untuk menyusun prioritas wilayah pengendalian dan merancang survei lanjutan kutu putih pada kelurahan-kelurahan yang berisiko tinggi di Pulau Ternate.
Title: Peta Sebaran Kutu Putih (Pseudococcidae) di Pulau Ternate, Maluku Utara
Description:
Kutu putih (Hemiptera: Pseudococcidae) merupakan kelompok serangga hama penting yang bersifat polifag dan mampu menyerang berbagai jenis tanaman budidaya, hortikultura, dan tanaman hias di daerah tropis dan subtropis.
Kutu putih berpotensi menyebar dengan cepat antar wilayah melalui peredaran berbagai komoditas pertanian maupun perkebunan, sehingga diperlukan data sebaran spasial yang rinci sebagai dasar perencanaan pengelolaan dan pengendalian.
Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran kutu putih di Pulau Ternate hingga tingkat kelurahan menggunakan GIS dan menyusun informasi spasialnya sebagai dasar bagi perencanaan pengendalian dan survei lanjutan kutu putih.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei lapangan dan analisis spasial berbasis Geographic Information System (GIS) untuk memetakan sebaran kutu putih (Pseudococcidae) di Pulau Ternate.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 247 titik sebaran kutu putih yang tersebar di 33 dari 60 kelurahan yang disurvei.
Kecamatan Ternate Utara merupakan wilayah dengan intensitas sebaran tertinggi yaitu 129 titik sebaran atau sekitar 52,2% dari seluruh titik yang terdeteksi.
Sepuluh dari 14 kelurahan di kecamatan ini ditemukan adanya kutu putih dengan 35 titik (27,1%) terdapat di Kelurahan Sango dan 36 titik (27,9%) di Kelurahan Akehuda dari 129 titik sebaran di kecamatan ini.
Kedua kelurahan ini merupakan wilayah dengan kepadatan titik tertinggi di Pulau Ternate.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebaran kutu putih tidak merata dan terkonsentrasi pada zona pesisir dataran rendah yang didominasi permukiman dan kebun hortikultura.
Informasi spasial ini menjadi data dasar penting untuk menyusun prioritas wilayah pengendalian dan merancang survei lanjutan kutu putih pada kelurahan-kelurahan yang berisiko tinggi di Pulau Ternate.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kutu putih merupakan salah satu hama penting pada pepaya. Pengendalian menggunakan pestisida nabati diasumsikan dapat menurunkan serangan hama tersebut. Penelitian bertujuan untuk ...
PEMIKIRAN SISTEM PEMBAGIAN LEMBAR PETA DAN PENOMORAN LEMBAR PETA DASAR SKALA BESAR DI INDONESIA
PEMIKIRAN SISTEM PEMBAGIAN LEMBAR PETA DAN PENOMORAN LEMBAR PETA DASAR SKALA BESAR DI INDONESIA
<p>Sistem pembagian dan penomoran lembar Peta Rupabumi Indonesia dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Terstruktur karena disusun berdasarkan suatu pola tertentu yang ...
MEMBANGUN SATU PETA UNTUK PENATAAN RUANG
MEMBANGUN SATU PETA UNTUK PENATAAN RUANG
Diterbitkannya Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik pemanfaatan ruang atau tumpang-tindih penggunaan lahan antar sektor yang menghamba...
Toponymy Analysis of Village Naming in Ternate
Toponymy Analysis of Village Naming in Ternate
Ternate is one of the cities in North Maluku, located right beneath Gamalama Mountain. Ternate was once a trade center in the 13th century and became a melting pot for people from ...
PEMBANGUNAN BENTENG NOSTRA SENORA DEL ROSARIO (THE ESTABLISHMENT OF NOSTRA SENORA DEL ROSARIO FORT)
PEMBANGUNAN BENTENG NOSTRA SENORA DEL ROSARIO (THE ESTABLISHMENT OF NOSTRA SENORA DEL ROSARIO FORT)
Rempah-rempah menjadi daya tarik utama kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara. Cengkih, pala, dan fuli (bagian dalam buah pala yang berwarna merah dengan aroma harum) merupakan jenis...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma infor...

Back to Top