Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Produksi serbuk kalsium karbonat dengan mesin penggerus hasil modifikasi pada PT Sugih Alamanugroho

View through CrossRef
Batu gamping merupakan batuan sedimen yang terbentuk alami dari organisme laut yang telah mati. Batu gamping dimanfaatkan dalam berbagai bidang industri, seperti industri cat, plastik, karpet, maupun sebagai zat pengatur pH tanah. PT Sugih Alamanugroho bergerak pada bidang pertambangan batu gamping dan produksi serbuk kalsium karbonat. Untuk memperoleh serbuk kalsium karbonat, batu gamping dikeringkan, direduksi ukurannya dan dikelompokkan menurut ukuran. Proses pengeringan dilakukan hingga kadar air kurang dari 4%. Selanjutnya batu gamping diremukkan menggunakan peremuk rahang dan dilanjutkan dengan peremukan sekunder menggunakan hammer mill. Hasil penggerusan sekunder digerus kembali menggunakan mesin penggerus yang dimodifikasi. Serbuk kalsium karbonat dengan bantuan blower melewati ayakan berukuran 800 mesh masuk ke dalam kolektor siklon. Pada kolektor siklon, serbuk berukuran 800 mesh (lebih berat) jatuh ke dasar siklon, sedangkan yang berukuran 1.200 mesh (lebih ringan) keluar dari siklon dan tertampung pada kantong-kantong kain. Posisi umpan yang berada di samping mesin penggerus hasil modifikasi mampu mengurangi tumbukan dengan produk. Dengan bantuan blower dan ayakan memudahkan pengelompokan ukuran produk. Dari seluruh rangkaian produksi dihasilkan produk serbuk kalsium karbonat, namun tidak memenuhi target jumlah produksi akibat hambatan yang terjadi berupa pemadaman listrik, penggantian suku cadang atau pemeliharaan alat, kerusakan mesin dan ketersediaan suku cadang yang terlambat.
Title: Produksi serbuk kalsium karbonat dengan mesin penggerus hasil modifikasi pada PT Sugih Alamanugroho
Description:
Batu gamping merupakan batuan sedimen yang terbentuk alami dari organisme laut yang telah mati.
Batu gamping dimanfaatkan dalam berbagai bidang industri, seperti industri cat, plastik, karpet, maupun sebagai zat pengatur pH tanah.
PT Sugih Alamanugroho bergerak pada bidang pertambangan batu gamping dan produksi serbuk kalsium karbonat.
Untuk memperoleh serbuk kalsium karbonat, batu gamping dikeringkan, direduksi ukurannya dan dikelompokkan menurut ukuran.
Proses pengeringan dilakukan hingga kadar air kurang dari 4%.
Selanjutnya batu gamping diremukkan menggunakan peremuk rahang dan dilanjutkan dengan peremukan sekunder menggunakan hammer mill.
Hasil penggerusan sekunder digerus kembali menggunakan mesin penggerus yang dimodifikasi.
Serbuk kalsium karbonat dengan bantuan blower melewati ayakan berukuran 800 mesh masuk ke dalam kolektor siklon.
Pada kolektor siklon, serbuk berukuran 800 mesh (lebih berat) jatuh ke dasar siklon, sedangkan yang berukuran 1.
200 mesh (lebih ringan) keluar dari siklon dan tertampung pada kantong-kantong kain.
Posisi umpan yang berada di samping mesin penggerus hasil modifikasi mampu mengurangi tumbukan dengan produk.
Dengan bantuan blower dan ayakan memudahkan pengelompokan ukuran produk.
Dari seluruh rangkaian produksi dihasilkan produk serbuk kalsium karbonat, namun tidak memenuhi target jumlah produksi akibat hambatan yang terjadi berupa pemadaman listrik, penggantian suku cadang atau pemeliharaan alat, kerusakan mesin dan ketersediaan suku cadang yang terlambat.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Modifikasi dan Uji Kinerja Mesin Pemasak Semi Otomatis Gula Semut
Modifikasi dan Uji Kinerja Mesin Pemasak Semi Otomatis Gula Semut
Proses pemasakan dan kristalisasi gula semut, selama ini masih dilakukan dengan metode konvensional. Metode tersebut memiliki kelemahan karena gula yang dihasilkan mengandung kadar...
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat desa dengan tujuan untuk memperkuat serta meningkatkan perekonomian ma...
Natrium Karbonat : Termodinamika dan Transport Ion
Natrium Karbonat : Termodinamika dan Transport Ion
Natrium Karbonat merupakan salah satu garam natrium dari asam karbonat yang bersifat higroskospis. Natrium Karbonat biasanya dapat digunakan dalam pembuatan kaca. Sintesis Natrium ...
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU SENGON TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU SENGON TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu iApakah Ada Pengaruh Penambahan Serbuk Gergaji Kayu Sengon Terhadap Kuat Tekan Pada Paving Block Dan Seberapa Besar Daya Serap Air P...
ANALISA KOMPOSIT DIPERKUAT SERBUK SERABUT KELAPA BERMATRIK EPOXY TERHADAP KEKUATAN TARIK
ANALISA KOMPOSIT DIPERKUAT SERBUK SERABUT KELAPA BERMATRIK EPOXY TERHADAP KEKUATAN TARIK
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai dan sifat mekanik uji tarik dan mengetahui karakteristik patahan specimen. Serbuk kelapa hijau yang digunakan harus dipis...

Back to Top