Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Organisasi Profesi Kedokteran dalam Menyelesaikan Sengketa Medis

View through CrossRef
Sengketa medis antara dokter dan pasiennya terjadi dalam banyak kasus, dan dalam banyak kasus tersebut ada peranan penting Organisasi Profesi Kedokteran. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui peranan dari organisasi profesi Kedokteran dalam menyelesaikan sengketa medis sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Ikatan Dokter Indonesia sebagai organisasi profesi dokter mempunyai peranan terhadap sengketa medis yaitu sebagai mediator sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan No. 680 tahun 2007 merupakan pelaksanaan dari Pasal 29 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, memilih saksi ahli sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan tahun 2007 tentang penegakan hukum di bidang kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia akan membantu anggotanya yang dianggap bersalah apabila menurut Ikatan Dokter Indonesia dokter tersebut sudah melaksanakan prosedur sesuai dengan tugas profesinya. Kelebihan organisasi profesi dokter dalam sengketa medis adalah karena lembaga ini dihuni oleh orang-orang yang mengerti dunia medis sehingga dapat memahami permasalahan yang ada dalam dunia medis, sementara kelemahannya adalah tidak dapat melakukan peranan yang lebih lanjut yaitu mengadili dokter-dokter yang mempunyai masalah sengketa medis dengan pasiennya hal ini dikarenakan di Indonesia belum ada Pengadilan Khusus Medis.
Title: Peran Organisasi Profesi Kedokteran dalam Menyelesaikan Sengketa Medis
Description:
Sengketa medis antara dokter dan pasiennya terjadi dalam banyak kasus, dan dalam banyak kasus tersebut ada peranan penting Organisasi Profesi Kedokteran.
Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui peranan dari organisasi profesi Kedokteran dalam menyelesaikan sengketa medis sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah Ikatan Dokter Indonesia sebagai organisasi profesi dokter mempunyai peranan terhadap sengketa medis yaitu sebagai mediator sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan No.
680 tahun 2007 merupakan pelaksanaan dari Pasal 29 UU No.
36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, memilih saksi ahli sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan tahun 2007 tentang penegakan hukum di bidang kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia akan membantu anggotanya yang dianggap bersalah apabila menurut Ikatan Dokter Indonesia dokter tersebut sudah melaksanakan prosedur sesuai dengan tugas profesinya.
Kelebihan organisasi profesi dokter dalam sengketa medis adalah karena lembaga ini dihuni oleh orang-orang yang mengerti dunia medis sehingga dapat memahami permasalahan yang ada dalam dunia medis, sementara kelemahannya adalah tidak dapat melakukan peranan yang lebih lanjut yaitu mengadili dokter-dokter yang mempunyai masalah sengketa medis dengan pasiennya hal ini dikarenakan di Indonesia belum ada Pengadilan Khusus Medis.

Related Results

PERAN REKAM MEDIS SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA MEDIS ANTARA DOKTER DAN PASIEN
PERAN REKAM MEDIS SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA MEDIS ANTARA DOKTER DAN PASIEN
<p>Masih banyaknya ditemukan dokter yang tidak menulis rekam medis dengan lengkap. Padahal, apabila terjadi sengketa yang akan dijadikan alat bukti utama dalam persidangan ad...
Frase ‘Antara Lain’ Sebagai Awal Alasan Yang Lain Dalam Pembatalan Putusan Arbitrase
Frase ‘Antara Lain’ Sebagai Awal Alasan Yang Lain Dalam Pembatalan Putusan Arbitrase
Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan manusia lainnya untuk bertahan hidup.Oleh sebab itulah Aristoteles menyebut manusia dengan “zoon politicon.” Memang menjadi se...
KODE ETIK SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN PROFESI HUKUM YANG BAIK
KODE ETIK SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN PROFESI HUKUM YANG BAIK
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Sejalan dengan ketentuan tersebut maka prinsip-prinsip penting negara hukum...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
Efektivitas Peran Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Non Litigasi Dalam Bidang Bisnis Maupun Hukum
Efektivitas Peran Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Non Litigasi Dalam Bidang Bisnis Maupun Hukum
Sengketa antara para pihak dapat diselesaikan melalui jalur litigasi (lembaga Peradilan) ataupun non litigasi (di luar Pengadilan). Penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi yai...
Eksistensi Peradilan Adat Dalam Penyelesaian Sengketa di Sumatera Barat
Eksistensi Peradilan Adat Dalam Penyelesaian Sengketa di Sumatera Barat
Peradilan adat merupakan suatu lembaga organik yang berperan dalam menyelesaikan sengketa dalam sistem hukum adat. Pada daerah Minangkabau berdasarkan Pasal 1 ayat (8) Perda Prov. ...

Back to Top