Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Kinerja Struktur Baja PT Mega Lifesciences Indonesia Menggunakan Analisis Pushover

View through CrossRef
Penelitian ini menganalisis kinerja struktur bangunan produksi PT. Mega Lifesciences bertingkat lima dengan rangka baja dan dak atap beton di Kota Bogor. Bangunan termasuk kategori risiko II dengan kelas situs tanah lunak. Analisis gempa dilakukan menggunakan metode respon spektra sesuai SNI 1726:2019, sedangkan evaluasi kinerja struktur menggunakan analisis statik nonlinier pushover dengan skema FEMA 440 Equivalent Linearization mengacu pada standar ASCE 41-23. Tujuan penelitian adalah menentukan level kinerja gedung berdasarkan mekanisme terbentuknya sendi plastis pada bracing, balok, kolom, serta hubungan antara base shear dan displacement pada kurva pushover dan seismic demand. Hasil analisis pushover menunjukkan bahwa pada arah X, struktur mencapai titik kinerja (performance point) dengan level Damage Control pada koordinat (V; D) = (22.724,51 kN; 85,87 mm), sedangkan pada arah Y titik kinerja diperoleh pada (V; D) = (24.400,23 kN; 71,19 mm). Temuan ini menunjukkan bahwa struktur mengalami kerusakan namun masih mampu mempertahankan stabilitasnya terhadap beban gempa.
Title: Evaluasi Kinerja Struktur Baja PT Mega Lifesciences Indonesia Menggunakan Analisis Pushover
Description:
Penelitian ini menganalisis kinerja struktur bangunan produksi PT.
Mega Lifesciences bertingkat lima dengan rangka baja dan dak atap beton di Kota Bogor.
Bangunan termasuk kategori risiko II dengan kelas situs tanah lunak.
Analisis gempa dilakukan menggunakan metode respon spektra sesuai SNI 1726:2019, sedangkan evaluasi kinerja struktur menggunakan analisis statik nonlinier pushover dengan skema FEMA 440 Equivalent Linearization mengacu pada standar ASCE 41-23.
Tujuan penelitian adalah menentukan level kinerja gedung berdasarkan mekanisme terbentuknya sendi plastis pada bracing, balok, kolom, serta hubungan antara base shear dan displacement pada kurva pushover dan seismic demand.
Hasil analisis pushover menunjukkan bahwa pada arah X, struktur mencapai titik kinerja (performance point) dengan level Damage Control pada koordinat (V; D) = (22.
724,51 kN; 85,87 mm), sedangkan pada arah Y titik kinerja diperoleh pada (V; D) = (24.
400,23 kN; 71,19 mm).
Temuan ini menunjukkan bahwa struktur mengalami kerusakan namun masih mampu mempertahankan stabilitasnya terhadap beban gempa.

Related Results

Kinerja Struktur Gedung Menggunakan Analisis Pushover Gedung Graha Pramesti
Kinerja Struktur Gedung Menggunakan Analisis Pushover Gedung Graha Pramesti
Gempa bumi banyak terjadi di Indonesia dan salah satunya adalah Kota Malang yang memiliki berbagai dampak diantaranya memakan korban jiwa dan merusak bangunan secara total. Dampak ...
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Rumah Sakit 6 Lantai dengan Analisis Pushover
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Rumah Sakit 6 Lantai dengan Analisis Pushover
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia, yang menjadikan pulau-pulau di Indonesia sebagai daerah dengan tingkat seismisi...
Baja dan Aplikasinya
Baja dan Aplikasinya
Baja dan paduannya adalah material Teknik yang paling banyak pemakaiannya dalam industri manufaktur mulai dari industri rumah tangga sampai industri berat dan militer. Baja dibuat ...
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Sistem struktur rangka baja bresing konsentris dan eksentris merupakan sistem struktur konstruksi yang termasuk dalam struktur yang tahan terhadap beban gempa. Pada penelitian ini,...
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
Baja AISI 1045 memiliki kadar komposisi kandungan karbon sekitar 0,43 sampai dengan 0,50. Aplikasi baja AISI 1045[1], [2]. banyak digunakan dalam bidang otomotif. seperti pembuatan...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
PENGARUH PENGGUNAAN PELAT SETRIP GANDA SEBAGAI TULANGAN TARIK LONGITUDINAL TERHADAP KINERJA LENTUR BALOK BETON BERTULANG
PENGARUH PENGGUNAAN PELAT SETRIP GANDA SEBAGAI TULANGAN TARIK LONGITUDINAL TERHADAP KINERJA LENTUR BALOK BETON BERTULANG
Pelat setrip merupakan jenis baja yang berbentuk lembaran memanjang dengan bentuk penampang persegi panjang. Bentuk penampang persegi panjang memiliki momen inersia lebih besar dib...

Back to Top