Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POLA KOMUNIKASI KEPALA SUKU DALAM PELESTARIAN BUDAYA PERNIKAHAN DAN KESENIAN TRADISONAL

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi realitas keberagaman identitas yang dimiliki manusia. Bahwa manusia baik sebagai individu maupun kelompok, memiliki ciri masing­masing yang disebut budaya atau kebudayaan. Begitu juga dengan kebudayaan masyarakat Donggo (dou Donggo) di Bima, NTB. Dou Donggo merupakan masyarakat asli suku Mbojo (Bima), yang mendiami salah satu wilayah administratif kecamatan di Kabupaten Bima, yaitu Kecamatan Donggo. Dou Donggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai­nilai kebudayaan asli suku Mbojo. Kepatuhan mereka dengan   tetap memegang teguh nilai­nilai kebudayaan, tidak terlepas dari peran pemimpin mereka, yakni Ncuhi. Ncuhi merupakan sebutan dou donggo untuk kepala sukunya. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi lapangan di Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, peneliti meneliti bentuk komunikasi Ncuhi dalam upayanya melestarikan budaya pernikahan dan kesenian tradisional dou Donggo. Dari hasil penelitian ditemukan, keberadaan Ncuhi sebagai penerus atau pewaris kebudayaan lokal tidak lagi berfungsi secara maksimal. Ncuhi hanya melakukan komunikasi antarpersonal, kelompok dan publik kepada generasi yang lebih muda untuk mewarisi nilai­nilai kebudayaan. Tidak ada lagi komunikasi secara organisasi, maupun menyebarkan dengan media massa untuk melestarikan kebudayaan pernikahan dan kesenian.    
Title: POLA KOMUNIKASI KEPALA SUKU DALAM PELESTARIAN BUDAYA PERNIKAHAN DAN KESENIAN TRADISONAL
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi realitas keberagaman identitas yang dimiliki manusia.
Bahwa manusia baik sebagai individu maupun kelompok, memiliki ciri masing­masing yang disebut budaya atau kebudayaan.
Begitu juga dengan kebudayaan masyarakat Donggo (dou Donggo) di Bima, NTB.
Dou Donggo merupakan masyarakat asli suku Mbojo (Bima), yang mendiami salah satu wilayah administratif kecamatan di Kabupaten Bima, yaitu Kecamatan Donggo.
Dou Donggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai­nilai kebudayaan asli suku Mbojo.
Kepatuhan mereka dengan   tetap memegang teguh nilai­nilai kebudayaan, tidak terlepas dari peran pemimpin mereka, yakni Ncuhi.
Ncuhi merupakan sebutan dou donggo untuk kepala sukunya.
Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi lapangan di Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, peneliti meneliti bentuk komunikasi Ncuhi dalam upayanya melestarikan budaya pernikahan dan kesenian tradisional dou Donggo.
Dari hasil penelitian ditemukan, keberadaan Ncuhi sebagai penerus atau pewaris kebudayaan lokal tidak lagi berfungsi secara maksimal.
Ncuhi hanya melakukan komunikasi antarpersonal, kelompok dan publik kepada generasi yang lebih muda untuk mewarisi nilai­nilai kebudayaan.
Tidak ada lagi komunikasi secara organisasi, maupun menyebarkan dengan media massa untuk melestarikan kebudayaan pernikahan dan kesenian.
   .

Related Results

PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian Utara Kalimantan Timur. Suku ini merupakan anak negeri di Sabah, sehingga merupakan suku bangsa yang terdapat di Indo...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Kesenian Tradisional Sinoman Hadrah Khas Suku Banjar Di Kalimantan Selatan Sebagai Sumber Belajar IPS
Kesenian Tradisional Sinoman Hadrah Khas Suku Banjar Di Kalimantan Selatan Sebagai Sumber Belajar IPS
Sinoman hadrah merupakan kesenian asli Suku Banjar. Kesenian ini sudah ada sejak lama dan berlangsung turun temurun, namun seiring dengan perkembangan zaman kesenian ini sudah lang...
KESENIAN GAMBANG SEBAGAI IDENTITAS ETNIS TIONGHOA DI KAMPUNG PONDOK KOTA PADANG
KESENIAN GAMBANG SEBAGAI IDENTITAS ETNIS TIONGHOA DI KAMPUNG PONDOK KOTA PADANG
ABSTRAKKesenian Gambang merupakan salah satu bentuk kesenian yang bukan lahir dari tradisi masyarakat Minangkabau. Kesenian Gambang hadir karena terjadinya perpaduan dengan berbaga...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Etnografi Etnografi Komunikasi Komunitas Walagri Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Karinding
Etnografi Etnografi Komunikasi Komunitas Walagri Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Karinding
Studi Pada Komunitas Walagri Desa Lame Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka Penelitian ini mengenai kesenian tradisional pada komunitas Walagri yang merupakan salah satu ke...
Kesenian Singa Manuk Dari Desa Anggasari Kabupaten Subang
Kesenian Singa Manuk Dari Desa Anggasari Kabupaten Subang
This study aims to describe the dynamics of the development of the Singa Manuk art in the village of Anggasari, Subang Regency, from 2003-2015. The author uses historical methods, ...
POLA KOMUNIKASI VERBAL DALAM HARMONIASI KOMUNIKASI SUKU JAWA DAN SUKU SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA
POLA KOMUNIKASI VERBAL DALAM HARMONIASI KOMUNIKASI SUKU JAWA DAN SUKU SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola komunikasi antarbudaya yang dikembangkan oleh masyarakat etnis Jawa dan etnis Serawai di desa Penago I Kecamatan Ilir Talo kabupaten S...

Back to Top