Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA KERJA DI INDUSTRI YOGHURT

View through CrossRef
Penjadwalan dan perencanaan kerja pada industri diperlukan untuk memastikan ketepatan dan efisiensi waktu  proses produksi. Industri yoghurt berbahan baku susu yang rentan terkontaminasi, membutuhkan penjadwalan  dan perencanaan produksi yang tepat untuk pembibitan mikroba Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus  thermophilus yang terjadi pada proses fermentasi. Penggunaan sistem batch pada tangki pembibitan dan  tangki fermentasi perlu direncanakan secara terintegrasi. Metode penjadwalan dan perencanaan yang tepat  dapat menggunakan gantt chart yang dapat mengintegrasikan beberapa proses menjadi urutan kerja yang  yang efisien untuk produksi. Tujuan dari studi literatur ini untuk mengetahui pembuatan penjadwalan  menggunakan metode gantt chart pada tangki pembibitan dan tangki fermentasi di industri yoghurt berkapasitas 30.000 ton/tahun. Studi literatur ini dilakukan dengan penjadwalan produksi yoghurt menggunakan metode ini diawali dengan membuat uraian aktivitas harian dan gantt chart pada tangki  pembibitan dan tangki fermentasi. Kelebihan gantt chart yaitu sederhana, mudah dibuat, menunjukkan waktu,  urutan kegiatan, dapat digunakan berulang pada penjadwalan produksi yang berjalan, baik penjadwalan  sederhana atau penjadwalan proyek yang rumit. Hasil perencanaan dengan metode gantt chart menunjukkan,  bahwa proses produksi efektif berjalan setiap hari, walaupun sistem batch dilakukan pada 3 tangki pembibitan  dan 4 tangki fermentasi, masing - masing dengan waktu yang berbeda yaitu 3 dan 12 jam.
Title: PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA KERJA DI INDUSTRI YOGHURT
Description:
Penjadwalan dan perencanaan kerja pada industri diperlukan untuk memastikan ketepatan dan efisiensi waktu  proses produksi.
Industri yoghurt berbahan baku susu yang rentan terkontaminasi, membutuhkan penjadwalan  dan perencanaan produksi yang tepat untuk pembibitan mikroba Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus  thermophilus yang terjadi pada proses fermentasi.
Penggunaan sistem batch pada tangki pembibitan dan  tangki fermentasi perlu direncanakan secara terintegrasi.
Metode penjadwalan dan perencanaan yang tepat  dapat menggunakan gantt chart yang dapat mengintegrasikan beberapa proses menjadi urutan kerja yang  yang efisien untuk produksi.
Tujuan dari studi literatur ini untuk mengetahui pembuatan penjadwalan  menggunakan metode gantt chart pada tangki pembibitan dan tangki fermentasi di industri yoghurt berkapasitas 30.
000 ton/tahun.
Studi literatur ini dilakukan dengan penjadwalan produksi yoghurt menggunakan metode ini diawali dengan membuat uraian aktivitas harian dan gantt chart pada tangki  pembibitan dan tangki fermentasi.
Kelebihan gantt chart yaitu sederhana, mudah dibuat, menunjukkan waktu,  urutan kegiatan, dapat digunakan berulang pada penjadwalan produksi yang berjalan, baik penjadwalan  sederhana atau penjadwalan proyek yang rumit.
Hasil perencanaan dengan metode gantt chart menunjukkan,  bahwa proses produksi efektif berjalan setiap hari, walaupun sistem batch dilakukan pada 3 tangki pembibitan  dan 4 tangki fermentasi, masing - masing dengan waktu yang berbeda yaitu 3 dan 12 jam.

Related Results

Studi Literatur: Aplikasi dan Fungsi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) dalam Frozen Yoghurt
Studi Literatur: Aplikasi dan Fungsi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) dalam Frozen Yoghurt
Abstract — Frozen yoghurt is a frozen desserts made with yoghurt and quite similar to ice cream but low in calorie, which cointains milk, sweetener, stabilizers, emulsifier, and la...
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan organoleptik yoghurt yang dibuat menggunakan kultur yoghurt dan jenis susu yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksana...
Proximate, Dietary Fibre and Organoleptic Analysis of Mung Beans Yoghurt
Proximate, Dietary Fibre and Organoleptic Analysis of Mung Beans Yoghurt
Mung beans have the potential to be processed into functional food. Mung beans are known as high-nutrition foods, especially protein and dietary fibre. One of the alternatives in p...
Analisis Penerimaan Yoghurt Sari Almond dengan Penambahan Kurma
Analisis Penerimaan Yoghurt Sari Almond dengan Penambahan Kurma
The purpose of this study was to determine the acceptance of almond extract yoghurt mixed with dates. This research was divided into 3 stages. The first stage included preparing in...
Physicochemical Characteristic of Tea Infusion Yoghurt Inoculated with Caspian Sea Yoghurt
Physicochemical Characteristic of Tea Infusion Yoghurt Inoculated with Caspian Sea Yoghurt
Application inoculum from Caspian Sea Yoghurt to produce yoghurt containing tea infusion have not been developed thoroughly, until recently. This study aimed to determine the physi...
Development and Characterization of Gelatin-Free Set-Yoghurt Incorporated with Seaweed Phycocolloids
Development and Characterization of Gelatin-Free Set-Yoghurt Incorporated with Seaweed Phycocolloids
The potential use of seaweed phycocolloids as stabilizing agents in gelatin-free set-yoghurt was evaluated. Three seaweed phycocolloids, namely carrageenan, alginate, and agar-agar...
Effect of dryer & drying methods and production time on the quality and safety of dried yoghurt during storage
Effect of dryer & drying methods and production time on the quality and safety of dried yoghurt during storage
The main objective of this research is to study the effect of drying, drying methods and production time on the quality & safety of dried yoghurt and effect of storage on it.  ...
Physicochemical and Sensory Properties of Ginger Spiced Yoghurt
Physicochemical and Sensory Properties of Ginger Spiced Yoghurt
The physicochemical and sensory properties of ginger spiced yoghurt were investigated in the present study. Four yoghurt samples: A, B, C and D were prepared by addition of 0, 0.5,...

Back to Top