Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

JUMLAH KOLONI DAN DAYA HAMBAT YOGHURT CAMPURAN Streptococcus thermophilus DAN Lactobacillus acidophilus TERHADAP Propionibacterium acnes

View through CrossRef
Probiotik merupakan organisme hidup yang mampu memberikan efek yang menguntungkan kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Yoghurt yang mengandung Lactobacillus acidophilus dan Streptococcus thermophilus memiliki kemampuan antibakteri. L. acidophilus dan S. thermophilus dapat menghasilkan senyawa antibakteri yaitu bakteriosin, asam laktat, dan H2O2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah koloni bakteri pada yoghurt dan menguji daya hambat yoghurt campuran L. acidophilus dan S. thermophilus terhadap P. acnes. Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratorik dengan metode post-test only control group design. Objek penelitiannya adalah yoghurt yang difermentasi dengan L. acidophilus ATCC 4356 dan S. thermophilus FNCC 19258, P. acnes ATCC 11827 yang dibiakkan pada media Mueller Hinton Agar (MHA), klindamisin 10 µg/ml sebagai kontrol positif, dan akuades sebagai kontrol negatif. Hasil penghitungan TPC pada pengulangan pertama 30 x 1014 CFU/ml dan pengulangan kedua 18 x 1014 CFU/ml. Jumlah ini memenuhi kriteria SNI jumlah bakteri probiotik pada yoghurt, yaitu ≥107 CFU/ml. Hasil penelitian daya hambat menunjukkan terbentuknya daya hambat di sekitar disk yoghurt dan klindamisin yang kemudian diukur menggunakan jangka sorong. Rerata daya hambat yoghurt (K1) 11,87± 0,76; Klindamisin (K+) 25,00±0,00 dan akuades (K-) tidak menunjukkan adanya daya hambat. Berdasarkan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji Kruskall Wallis diperoleh nilai p sebesar 0,02 (<0,05). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rerata diameter hambat antara yoghurt, klindamisin, dan akuades. Kesimpulan penelitian ini adalah jumlah koloni bakteri probiotik pada yoghurt memenuhi SNI dan dapat menghambat pertumbuhan P. acnes secara signifikan. Kata kunci: daya hambat, koloni, L. acidophilus, P. acnes, S. thermophilus, yoghurt
Title: JUMLAH KOLONI DAN DAYA HAMBAT YOGHURT CAMPURAN Streptococcus thermophilus DAN Lactobacillus acidophilus TERHADAP Propionibacterium acnes
Description:
Probiotik merupakan organisme hidup yang mampu memberikan efek yang menguntungkan kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.
Yoghurt yang mengandung Lactobacillus acidophilus dan Streptococcus thermophilus memiliki kemampuan antibakteri.
L.
acidophilus dan S.
thermophilus dapat menghasilkan senyawa antibakteri yaitu bakteriosin, asam laktat, dan H2O2.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah koloni bakteri pada yoghurt dan menguji daya hambat yoghurt campuran L.
acidophilus dan S.
thermophilus terhadap P.
acnes.
Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratorik dengan metode post-test only control group design.
Objek penelitiannya adalah yoghurt yang difermentasi dengan L.
acidophilus ATCC 4356 dan S.
thermophilus FNCC 19258, P.
acnes ATCC 11827 yang dibiakkan pada media Mueller Hinton Agar (MHA), klindamisin 10 µg/ml sebagai kontrol positif, dan akuades sebagai kontrol negatif.
Hasil penghitungan TPC pada pengulangan pertama 30 x 1014 CFU/ml dan pengulangan kedua 18 x 1014 CFU/ml.
Jumlah ini memenuhi kriteria SNI jumlah bakteri probiotik pada yoghurt, yaitu ≥107 CFU/ml.
Hasil penelitian daya hambat menunjukkan terbentuknya daya hambat di sekitar disk yoghurt dan klindamisin yang kemudian diukur menggunakan jangka sorong.
Rerata daya hambat yoghurt (K1) 11,87± 0,76; Klindamisin (K+) 25,00±0,00 dan akuades (K-) tidak menunjukkan adanya daya hambat.
Berdasarkan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji Kruskall Wallis diperoleh nilai p sebesar 0,02 (<0,05).
Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rerata diameter hambat antara yoghurt, klindamisin, dan akuades.
Kesimpulan penelitian ini adalah jumlah koloni bakteri probiotik pada yoghurt memenuhi SNI dan dapat menghambat pertumbuhan P.
acnes secara signifikan.
Kata kunci: daya hambat, koloni, L.
acidophilus, P.
acnes, S.
thermophilus, yoghurt.

Related Results

Studi Literatur: Aplikasi dan Fungsi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) dalam Frozen Yoghurt
Studi Literatur: Aplikasi dan Fungsi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) dalam Frozen Yoghurt
Abstract — Frozen yoghurt is a frozen desserts made with yoghurt and quite similar to ice cream but low in calorie, which cointains milk, sweetener, stabilizers, emulsifier, and la...
Uji Daya Hambat Ekstrak Kopi Java Preanger terhadap Bakteri Cutibacterium Acnes
Uji Daya Hambat Ekstrak Kopi Java Preanger terhadap Bakteri Cutibacterium Acnes
Abstract. Resistance of Cutibacterium acnes (C. acnes) to the antibiotic minocycline is a serious problem in the treatment of acne vulgaris (AV). Java Preanger arabica coffee (Coff...
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan organoleptik yoghurt yang dibuat menggunakan kultur yoghurt dan jenis susu yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksana...
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Abstract—Acne is a chronic inflammation of the pilosebaceous follicles which is characterized by excess oil production caused by the bacterium Propionibacterium acnes. The content ...
Development and Characterization of Gelatin-Free Set-Yoghurt Incorporated with Seaweed Phycocolloids
Development and Characterization of Gelatin-Free Set-Yoghurt Incorporated with Seaweed Phycocolloids
The potential use of seaweed phycocolloids as stabilizing agents in gelatin-free set-yoghurt was evaluated. Three seaweed phycocolloids, namely carrageenan, alginate, and agar-agar...

Back to Top