Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELATIHAN TEKNOLOGI PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UKM TERASI KOTA LANGSA

View through CrossRef
ABSTRAKKota Langsa merupakan salah satu kota penghasil produk terasi  di pulau Sumatera. Kegiatan Pengabdian ini menemukan bahwa pada umumnya pelaku UKM terasi Kota Langsa masih melakukan kegikatan produksi secara manual, baik pada proses produksi maupun pengemasannya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan produksi mitra. Penetapan tujuan tersebut tidak lepas dari proses penggilingan mengandalkan penyewaan mesin penggiling, pencetakan terasi ala kadarnya, dan pengemasan yang relatif sederhana. Dari proses yang sederhana tersebut memakan waktu lebih lama dalam kegiatan produksinya. Mitra dalam pengabdian ini adalah pelaku usaha terasi di Desa Simpang Lhee Kota Langsa dengan nama Kelompok Usaha Nazwa yang memiliki tiga anggota dalam menjalankan usahanya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi : a) observasi, b) pengadaan alat produksi, c)  pelatihan alat produksi, d) pelatihan pengemasan, e) Pelatihan pemasaran digital. Pelatihan teknologi produksi dilakukan dengan cara: Pertama mendesain dan mengadakan alat penggiling beserta mesin cetak terasi  sehingga mampu menetak terasi dengan lebih cepat. Kedua,  pelatihan pengemasan produk terasi yang lebih kreatif dan inovatif dengan mengandalkan sumberdaya yang dimiliki mitra. Ketiga, melatih pemasaran produk terasi menggunakan media sosial. Dari hasil pelatihan dalam kegiatan pengabdian, mitra mampu melakukan kegiatan produksi dengan lebih efisien dan mampu menjual produk terasi dengan cakupan wilayah yang lebih luas ke luar Langsa dan Aceh sampai dengan dua puluh persen. Kata kunci: peningkatan produksi; mesin penggiling; pencetakan terasi; pemasaran digital ABSTRACTLangsa City is one of the cities producing shrimp paste products on the island of Sumatra. This community service activity found that in general, the small and medium-sized enterprises in Langsa City still carry out production activities manually, both in the production process and packaging. It can be seen that the milling process relies on the rental of grinding machines, perfunctory shrimp paste printing, and relatively simple packaging. From this simple process, it takes longer in production activities. Partners in this activity are shrimp paste business actors in Simpang Lhee Village, Langsa City with the name Nazwa Business. The solution provided by the team  in increasing the competitiveness of shrimp paste business actors is a digital marketing and production technology training approach. Production technology training is carried out by First, designing and procuring a grinder and a shrimp paste printing machine so that they can print shrimp paste faster. Second, training on shrimp paste product packaging that is more creative and innovative by relying on partners' resources. Third, train the marketing of shrimp paste products using social media. From the results of training in service activities, partners can carry out production activities more efficiently and can sell shrimp paste products with a wider area coverage outside Langsa and Aceh. Keywords: Production increase; grinding machine; shrimp paste printing; digital marketing
Title: PELATIHAN TEKNOLOGI PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UKM TERASI KOTA LANGSA
Description:
ABSTRAKKota Langsa merupakan salah satu kota penghasil produk terasi  di pulau Sumatera.
Kegiatan Pengabdian ini menemukan bahwa pada umumnya pelaku UKM terasi Kota Langsa masih melakukan kegikatan produksi secara manual, baik pada proses produksi maupun pengemasannya.
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan produksi mitra.
Penetapan tujuan tersebut tidak lepas dari proses penggilingan mengandalkan penyewaan mesin penggiling, pencetakan terasi ala kadarnya, dan pengemasan yang relatif sederhana.
Dari proses yang sederhana tersebut memakan waktu lebih lama dalam kegiatan produksinya.
Mitra dalam pengabdian ini adalah pelaku usaha terasi di Desa Simpang Lhee Kota Langsa dengan nama Kelompok Usaha Nazwa yang memiliki tiga anggota dalam menjalankan usahanya.
Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi : a) observasi, b) pengadaan alat produksi, c)  pelatihan alat produksi, d) pelatihan pengemasan, e) Pelatihan pemasaran digital.
Pelatihan teknologi produksi dilakukan dengan cara: Pertama mendesain dan mengadakan alat penggiling beserta mesin cetak terasi  sehingga mampu menetak terasi dengan lebih cepat.
Kedua,  pelatihan pengemasan produk terasi yang lebih kreatif dan inovatif dengan mengandalkan sumberdaya yang dimiliki mitra.
Ketiga, melatih pemasaran produk terasi menggunakan media sosial.
Dari hasil pelatihan dalam kegiatan pengabdian, mitra mampu melakukan kegiatan produksi dengan lebih efisien dan mampu menjual produk terasi dengan cakupan wilayah yang lebih luas ke luar Langsa dan Aceh sampai dengan dua puluh persen.
 Kata kunci: peningkatan produksi; mesin penggiling; pencetakan terasi; pemasaran digital ABSTRACTLangsa City is one of the cities producing shrimp paste products on the island of Sumatra.
This community service activity found that in general, the small and medium-sized enterprises in Langsa City still carry out production activities manually, both in the production process and packaging.
It can be seen that the milling process relies on the rental of grinding machines, perfunctory shrimp paste printing, and relatively simple packaging.
From this simple process, it takes longer in production activities.
Partners in this activity are shrimp paste business actors in Simpang Lhee Village, Langsa City with the name Nazwa Business.
The solution provided by the team  in increasing the competitiveness of shrimp paste business actors is a digital marketing and production technology training approach.
Production technology training is carried out by First, designing and procuring a grinder and a shrimp paste printing machine so that they can print shrimp paste faster.
Second, training on shrimp paste product packaging that is more creative and innovative by relying on partners' resources.
Third, train the marketing of shrimp paste products using social media.
From the results of training in service activities, partners can carry out production activities more efficiently and can sell shrimp paste products with a wider area coverage outside Langsa and Aceh.
 Keywords: Production increase; grinding machine; shrimp paste printing; digital marketing.

Related Results

Tinjauan Akhlak Bisnis Islam terhadap Produksi Terasi
Tinjauan Akhlak Bisnis Islam terhadap Produksi Terasi
Abstract. Basically, Terasi is the result of the fermentation process of fish or terasi which is processed in such a way that it can be used as an additional ingredient in some typ...
PENGEMBANGAN PRODUK TERASI UDANG DI KELURAHAN TOBOALI MELALUI INOVASI ESTETIKA VISUAL KEMASAN DAN DIGITAL MARKETING
PENGEMBANGAN PRODUK TERASI UDANG DI KELURAHAN TOBOALI MELALUI INOVASI ESTETIKA VISUAL KEMASAN DAN DIGITAL MARKETING
Terasi udang merupakan salah satu produk olahan hasil laut yang diunggulkan di Kelurahan Toboali. Banyak masyarakat Kelurahan Toboali yang beraktivitas sebagai pembuat terasi. Hal ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
PENDAMPINGAN STRATEGI PEMASARAN BATIK SEKARNITI DENGAN SWOT ANALIS UNTUK MENUNJANG DAYA SAING WISATA KULONPROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
PENDAMPINGAN STRATEGI PEMASARAN BATIK SEKARNITI DENGAN SWOT ANALIS UNTUK MENUNJANG DAYA SAING WISATA KULONPROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan modal tambahan dari lembaga keuangan dikarenakan banyaknya persyaratan yang belum terpenuhi. Dari sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indone...
Peningkatan Pemahaman dan Perhitungan Produksi pada UMKM di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Peningkatan Pemahaman dan Perhitungan Produksi pada UMKM di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan perhitungan produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di industri ...
Analisis Daya Saing Sektor Pariwisata Di Kabupaten Simalungun
Analisis Daya Saing Sektor Pariwisata Di Kabupaten Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indikator - indikator yang menentukan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Simalungun dan membandingkan daya saing pariwisata dengan K...
Mekanisasi Produksi Terasi pada Poklahsar Terasi Jakfar, Desa Belo Laut, Mentok, Bangka Barat
Mekanisasi Produksi Terasi pada Poklahsar Terasi Jakfar, Desa Belo Laut, Mentok, Bangka Barat
Terasi merupakan bahan tambahan dalam masakan sambal yang sangat popular dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Salah satu produsen terasi di Pulau Bangka adalah Desa Belo Lau...

Back to Top