Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Parameter genetik karakter dan seleksi 82 genotipe ercis di dataran rendah

View through CrossRef
AbstrakErcis (Pisum sativum L.) ialah salah satu tanaman dari famili Fabaceae dan tergolong tanaman legume yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Studi pemuliaan tanaman pada ercis ditujukan untuk mendapat hasil yang optimal di berbagai wilayah penanaman, salah satunya dataran rendah. Keberhasilan program seleksi memerlukan parameter genetik seperti keragaman genetik dan heritabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik dan heritabilitas karakter 82 genotipe ercis dan menentukan genotipe yang berpotensi dikembangkan di dataran rendah. Percobaan dilaksanakan berdasarkan rancangan augmented design dengan 82 genotipe uji dan tiga pembanding (cek). Karakter yang memiliki keragaman luas dan heritabilitas tinggi terdapat pada karakter bobot brangkasan daun, bobot brangkasan batang, bobot polong kering per tanaman, dan bobot biji kering per tanaman. Genotipe-genotipe yang terseleksi di dataran rendah berdasarkan karakter bobot polong kering per tanaman dan bobot biji kering per tanaman ialah 03(16)(2)-1, Batu-1-1 dan Batu-2.Kata Kunci: Ercis, keragaman genetik, heritabilitas, seleksi, dataran rendah AbstractPea (Pisum sativum L.) is one of plants from Fabaceae family and belongs to legume crop that have high economic value. Plant breeding studies on pea are intended to obtain optimal yield in various cultivation areas, one of which is in lowland. The success of selection program requires genetic parameters such as genetic variability and heritability. The purpose of this study was to know the genetic variability and heritability of 82 pea genotypes and select the genotypes to be developed in lowland. The experiment was conducted based on the augmented design with 82 pea genotypes tested and three checks. The characters that have wide variability and high value of heritability were found in characteristics of weight of dry leaves, weight of dry stem, dry pods per plant weight and dry seeds per plant weight. The selected pea genotypes in lowland based on characteristics of dry pods per plant weight and dry seeds per plant weight were 03(16)(2)-1, Batu-1-1 and Batu-2.Keywords: Pea, genetic variability, heritability, selection, lowland
Title: Parameter genetik karakter dan seleksi 82 genotipe ercis di dataran rendah
Description:
AbstrakErcis (Pisum sativum L.
) ialah salah satu tanaman dari famili Fabaceae dan tergolong tanaman legume yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.
Studi pemuliaan tanaman pada ercis ditujukan untuk mendapat hasil yang optimal di berbagai wilayah penanaman, salah satunya dataran rendah.
Keberhasilan program seleksi memerlukan parameter genetik seperti keragaman genetik dan heritabilitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik dan heritabilitas karakter 82 genotipe ercis dan menentukan genotipe yang berpotensi dikembangkan di dataran rendah.
Percobaan dilaksanakan berdasarkan rancangan augmented design dengan 82 genotipe uji dan tiga pembanding (cek).
Karakter yang memiliki keragaman luas dan heritabilitas tinggi terdapat pada karakter bobot brangkasan daun, bobot brangkasan batang, bobot polong kering per tanaman, dan bobot biji kering per tanaman.
Genotipe-genotipe yang terseleksi di dataran rendah berdasarkan karakter bobot polong kering per tanaman dan bobot biji kering per tanaman ialah 03(16)(2)-1, Batu-1-1 dan Batu-2.
Kata Kunci: Ercis, keragaman genetik, heritabilitas, seleksi, dataran rendah AbstractPea (Pisum sativum L.
) is one of plants from Fabaceae family and belongs to legume crop that have high economic value.
Plant breeding studies on pea are intended to obtain optimal yield in various cultivation areas, one of which is in lowland.
The success of selection program requires genetic parameters such as genetic variability and heritability.
The purpose of this study was to know the genetic variability and heritability of 82 pea genotypes and select the genotypes to be developed in lowland.
The experiment was conducted based on the augmented design with 82 pea genotypes tested and three checks.
The characters that have wide variability and high value of heritability were found in characteristics of weight of dry leaves, weight of dry stem, dry pods per plant weight and dry seeds per plant weight.
The selected pea genotypes in lowland based on characteristics of dry pods per plant weight and dry seeds per plant weight were 03(16)(2)-1, Batu-1-1 and Batu-2.
Keywords: Pea, genetic variability, heritability, selection, lowland.

Related Results

Keanekaragaman genotipe-genotipe potensial dan penentuan keragaman karakter agro-morfologi ercis (Pisum sativum L.)
Keanekaragaman genotipe-genotipe potensial dan penentuan keragaman karakter agro-morfologi ercis (Pisum sativum L.)
Ercis (Pisum sativum L.) merupakan salah satu tanaman kacang komersial yang penting di dunia termasuk di Indonesia. Ercis lokal merupakan sumber populasi untuk meningkatkan kapasit...
Uji Keunggulan Genotipe Bunga Matahari Hasil Pemuliaan Tanaman IPB dalam Rangka Pelepasan Varietas
Uji Keunggulan Genotipe Bunga Matahari Hasil Pemuliaan Tanaman IPB dalam Rangka Pelepasan Varietas
Ketersediaan varietas unggul bunga matahari (Helianthus annuus L.) masih sangat rendah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan meneliti karakter unggul dua genotipe bunga matahari h...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...
Identifikasi Karakter Beberapa Genotipe Mutan Padi Beras Merah (Oryza sativa L.) Inpago Unram 1
Identifikasi Karakter Beberapa Genotipe Mutan Padi Beras Merah (Oryza sativa L.) Inpago Unram 1
Keragaman yang tinggi dibutuhkan untuk program pemuliaan sebagai bahan dasar seleksi untuk karakter yang diinginkan. Identifikasi karakter pada tanaman perlu dilakukan untuk menget...
Evaluasi Genotipe Melon (Cucumis melo L.) untuk Perakitan Varietas Hibrida Baru
Evaluasi Genotipe Melon (Cucumis melo L.) untuk Perakitan Varietas Hibrida Baru
Indonesia merupakan negara produsen serta konsumen buah melon (Cucumis melo L.) yang tinggi, tetapi impor benih melon dari luar negeri masih cukup besar. Hal tersebut membuka pelua...
Peningkatan Produksi dan Mutu Benih Botani Bawang Merah
Peningkatan Produksi dan Mutu Benih Botani Bawang Merah
Penggunaan <em>true shallot seed</em> (TSS) sebagai bahan tanam dapat meningkatkan produktivitas tanaman sampai 100% dibandingkan dengan penggunaan umbi dan tidak memba...

Back to Top