Javascript must be enabled to continue!
Penyuluhan Perbaikan Postur Kerja untuk Para Pekerja pada UMKM Pengolahan Kedelai Menggunakan Pendekatan Ergonomi
View through CrossRef
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja UMKM pengolahan kedelai dalam menerapkan prinsip-prinsip ergonomi di tempat kerja mereka. Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari penyesuaian antara manusia dan lingkungan kerjanya untuk mencegah cedera serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas. Dalam konteks UMKM pengolahan kedelai, pekerja sering kali menghadapi risiko fisik karena postur kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi. Stasiun kerja yang tidak ergonomis, seperti meja kerja yang tidak sesuai tinggi atau posisi tubuh yang salah saat mengolah kedelai, dapat menyebabkan ketegangan otot, sakit punggung, dan masalah muskuloskeletal lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan postur kerja yang baik agar pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tanpa menimbulkan gangguan kesehatan. Dalam penyuluhan ini, pekerja diperkenalkan dengan teknik-teknik untuk memperbaiki postur kerja, seperti cara mengangkat barang dengan benar, posisi duduk yang sesuai saat bekerja, serta cara mengatur stasiun kerja agar lebih ergonomis. Selain itu, peserta juga diajarkan pentingnya peregangan dan istirahat untuk mengurangi kelelahan dan ketegangan fisik selama bekerja. Melalui pendekatan ergonomi, diharapkan para pekerja UMKM pengolahan kedelai dapat meningkatkan kualitas kerja mereka, mengurangi risiko cedera, dan bekerja dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. Penyuluhan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pengaturan stasiun kerja yang ergonomis, serta manfaat kesehatan jangka panjang dari postur kerja yang baik.
Title: Penyuluhan Perbaikan Postur Kerja untuk Para Pekerja pada UMKM Pengolahan Kedelai Menggunakan Pendekatan Ergonomi
Description:
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja UMKM pengolahan kedelai dalam menerapkan prinsip-prinsip ergonomi di tempat kerja mereka.
Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari penyesuaian antara manusia dan lingkungan kerjanya untuk mencegah cedera serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas.
Dalam konteks UMKM pengolahan kedelai, pekerja sering kali menghadapi risiko fisik karena postur kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi.
Stasiun kerja yang tidak ergonomis, seperti meja kerja yang tidak sesuai tinggi atau posisi tubuh yang salah saat mengolah kedelai, dapat menyebabkan ketegangan otot, sakit punggung, dan masalah muskuloskeletal lainnya.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan postur kerja yang baik agar pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tanpa menimbulkan gangguan kesehatan.
Dalam penyuluhan ini, pekerja diperkenalkan dengan teknik-teknik untuk memperbaiki postur kerja, seperti cara mengangkat barang dengan benar, posisi duduk yang sesuai saat bekerja, serta cara mengatur stasiun kerja agar lebih ergonomis.
Selain itu, peserta juga diajarkan pentingnya peregangan dan istirahat untuk mengurangi kelelahan dan ketegangan fisik selama bekerja.
Melalui pendekatan ergonomi, diharapkan para pekerja UMKM pengolahan kedelai dapat meningkatkan kualitas kerja mereka, mengurangi risiko cedera, dan bekerja dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Penyuluhan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pengaturan stasiun kerja yang ergonomis, serta manfaat kesehatan jangka panjang dari postur kerja yang baik.
Related Results
Penyuluhan Perbaikan Postur Kerja untuk Para Pekerja pada UMKM Pengolahan Kedelai Menggunakan Pendekatan Ergonomi
Penyuluhan Perbaikan Postur Kerja untuk Para Pekerja pada UMKM Pengolahan Kedelai Menggunakan Pendekatan Ergonomi
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja UMKM pengolahan kedelai dalam menerapkan prinsip-prinsip ergonomi di tempat kerja mereka. Ergonomi ad...
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
UD. Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe. Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 ...
Evaluasi Postur Kerja dengan Metode Rapid Entire Body Assessment untuk Peningkatan Produktivitas pada UMKM Keripik
Evaluasi Postur Kerja dengan Metode Rapid Entire Body Assessment untuk Peningkatan Produktivitas pada UMKM Keripik
Suatu sistem kerja yang saling berpengaruh antara satu dengan yang lainnya. Salah satu bagian dari sistem kerja yaitu pekerja yang sikap dan posisi kerjanya tidak ergonomis. Sikap ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PKM Olahan Kacang Kedelai Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Perbaikan Pencernaan pada Masyarakat di Desa Rumbai Jaya Tahun 2023
PKM Olahan Kacang Kedelai Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Perbaikan Pencernaan pada Masyarakat di Desa Rumbai Jaya Tahun 2023
Kedelai merupakan salah satu tanaman anggota kacang-kacangan yang memiliki kandungan protein nabati yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan yang lainnya s...
GAMBARAN PERBANDINGAN KADAR PROTEIN SUSU KEDELAI HOMEMADE DAN KEMASAN PABRIKAN
GAMBARAN PERBANDINGAN KADAR PROTEIN SUSU KEDELAI HOMEMADE DAN KEMASAN PABRIKAN
Protein adalah senyawa organik yang mengandung unsur penting bagi fungsi tubuh sebagai sumber energi. Sumber protein dapat diperoleh dari ikan, daging, dan biji-bijian. Salah satu ...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Hubungan Risiko Ergonomi dengan Keluhan CTS pada Pengupas Rajungan di Kabupaten Cirebon
Hubungan Risiko Ergonomi dengan Keluhan CTS pada Pengupas Rajungan di Kabupaten Cirebon
Abstract. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a musculoskeletal disorder that frequently occurs in workers engaged in repetitive activities and poor work postures. This study aims to i...

