Javascript must be enabled to continue!
PENTINGNYA ANALISIS BIAYA KUALITAS TERHADAP KUANTITAS KERUSAKAN PRODUK PADA PT SAETI BETON PRACETAK DI GRESIK
View through CrossRef
Persaingan bisnis yang begitu kompetitif saat ini menuntut setiap perusahaan untuk mampu bersaing, agar perusahaan bisa bertahan hidup, berkembang dan mencapai tujuan yang diinginkan yaitu memperoleh laba yang optimal. Oleh karena itu peranan akuntansi manajemen dalam masalah pengendalian kualitas atas produk yang dihasilkan menjadi perhatian utama. Pelaksanaan pengendalian kualitas tidak lepas dari biaya kualitas yang harus dikeluarkan oleh perusahaan, karena untuk menghasilkan kualitas yang tinggi dibutuhkan biaya kualitas yang terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan baik internal maupun eksternal. Kegiatan pengendalian tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sehingga diperoleh output yang benar-benar baik, sehingga akan menekan atau mengurangi jumlah produk yang rusak, karena apabila dalam proses produksi banyak terjadi produk rusak, maka perusahaan akan mengalami kerugian yang diakibatkan oleh banyaknya biaya, tenaga waktu yang dikeluarkan. Dengan dikeluarkannya biaya kualitas diharapkan dapat menekan kerugian yang disebabkan oleh produk rusak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan alasan tidak menggunakan pengujian statistik Ruang lingkup penelitian ini yaitu membahas pengendalian kualitas dan biaya kualitas untuk produksi jenis square pile. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya kualitas yang telah dikeluarkan perusahaan sudah cukup efisien karena perbandingan total biaya kualitas terhadap penjualan masih dibawah standar yang ditetapkan yaitu 2,5 % dimana pada tahun 2012 sebesar 1,39 %, tahun 2013 sebesar 1,58 % dan tahun 2014 sebesar 1,18 % dari penjualan.Dan tingkat kerusakan produk dari tiga tahun tersebut menurun dan masih dibawah standar yang ditetapkan yaitu 1 %, dimana pada tahun 2012 sebesar 0,47 %, tahun 2013 sebesar 0,62 % dan tahun 2014 sebesar 0,45 %.
Universitas 45 Surabaya
Title: PENTINGNYA ANALISIS BIAYA KUALITAS TERHADAP KUANTITAS KERUSAKAN PRODUK PADA PT SAETI BETON PRACETAK DI GRESIK
Description:
Persaingan bisnis yang begitu kompetitif saat ini menuntut setiap perusahaan untuk mampu bersaing, agar perusahaan bisa bertahan hidup, berkembang dan mencapai tujuan yang diinginkan yaitu memperoleh laba yang optimal.
Oleh karena itu peranan akuntansi manajemen dalam masalah pengendalian kualitas atas produk yang dihasilkan menjadi perhatian utama.
Pelaksanaan pengendalian kualitas tidak lepas dari biaya kualitas yang harus dikeluarkan oleh perusahaan, karena untuk menghasilkan kualitas yang tinggi dibutuhkan biaya kualitas yang terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan baik internal maupun eksternal.
Kegiatan pengendalian tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sehingga diperoleh output yang benar-benar baik, sehingga akan menekan atau mengurangi jumlah produk yang rusak, karena apabila dalam proses produksi banyak terjadi produk rusak, maka perusahaan akan mengalami kerugian yang diakibatkan oleh banyaknya biaya, tenaga waktu yang dikeluarkan.
Dengan dikeluarkannya biaya kualitas diharapkan dapat menekan kerugian yang disebabkan oleh produk rusak.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan alasan tidak menggunakan pengujian statistik Ruang lingkup penelitian ini yaitu membahas pengendalian kualitas dan biaya kualitas untuk produksi jenis square pile.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya kualitas yang telah dikeluarkan perusahaan sudah cukup efisien karena perbandingan total biaya kualitas terhadap penjualan masih dibawah standar yang ditetapkan yaitu 2,5 % dimana pada tahun 2012 sebesar 1,39 %, tahun 2013 sebesar 1,58 % dan tahun 2014 sebesar 1,18 % dari penjualan.
Dan tingkat kerusakan produk dari tiga tahun tersebut menurun dan masih dibawah standar yang ditetapkan yaitu 1 %, dimana pada tahun 2012 sebesar 0,47 %, tahun 2013 sebesar 0,62 % dan tahun 2014 sebesar 0,45 %.
Related Results
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Drainase Beton Pracetak U-DITCH Dengan Pasangan Batu Kali
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Drainase Beton Pracetak U-DITCH Dengan Pasangan Batu Kali
Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan, maupun air tanah dari suatu daerah atau kawasan. Material yang paling sering diju...
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Sampah merupakan salah satu pencemaran yang sangat umum ditemui pada saat ini. Hal ini disebabkan konsumsi plastik yang setiap tahunnya terus meningkat, salah satu jenis sampah pla...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
Beton expanded polystyrene (EPS) mempunyai berat jenis lebih ringan dibanding beton normal. Beton EPS banyak diminati untuk bahan dasar pembuatan elemen non struktural suatu bangun...
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON
Dalam menghasilkan beton dengan kualitas baik dan kuat tekan yang tinggi, maka proses pembuatan beton dari mulai terjadinya reaksi kimia dan masa pemeliharaan harus diperhatikan. K...

