Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemahaman Aksara Jepang Dasar melalui Shoudo

View through CrossRef
Kegiatan pengabdian masyarakat di sekolah ini bermula dari banyaknya acara-acara kejepangan di sekolah-sekolah. Acara tersebut mengangkat budaya Jepang seperti anime, cosplay, film Jepang, dan masakan Jepang. Dari kondisi tersebut terlihat bahwa keingintahuan tentang budaya Jepang disekitar kampus sangat besar. Ditambah lagi dengan meningkatnya industri Jepang di sekitar wilayah Bekasi, seiring dengan meningkatnya penjualan makanan bernuansa kejepangan.  Untuk mengakomodir kondisi tersebut diadakanlah pengabdian penulisan huruf Jepang melalui shoudo atau kaligrafi Jepang. Dengan kegiatan ini diharapkan para siswa yang mempunyai keingintahuan untuk belajar Jepang, mempunyai pijakan yang kuat dengan menguasai huruf-huruf Jepang. Dalam mempelajari bahasa Jepang, huruf mempunyai peranan penting. Huruf-huruf bahasa Jepang adalah hiragana, katakana dan kanji. Kesemua huruf tersebut wajib dikuasai dalam mempelajari bahasa Jepang. Dalam shodou huruf-huruf tersebut dipakai untuk mengekspresikan keindahan aksara Jepang. Kata-kata seperti gunung・ yama山, air・ mizu 水, dan tanah ・tsuchi 土merupakan bentuk-bentuk kanji sederhana yang dipergunakan dalam PkM ini. Siswa-siswi yang mengikuti PkM ini berjumlah 30 orang dibagi menjadi 6 kelompok. Hasil dari penulisan aksara Jepang, dipresentasikan di depan kelas, memaparkan kesulitan dalam penulisan melalui shoudou. Antusias mereka terlihat ketika pembelajaran berlangsung huruf-huruf yang mereka tulis, ditulis berulang-ulang sampai mereka benar-benar mengetahui dengan baik. 
Title: Pemahaman Aksara Jepang Dasar melalui Shoudo
Description:
Kegiatan pengabdian masyarakat di sekolah ini bermula dari banyaknya acara-acara kejepangan di sekolah-sekolah.
Acara tersebut mengangkat budaya Jepang seperti anime, cosplay, film Jepang, dan masakan Jepang.
Dari kondisi tersebut terlihat bahwa keingintahuan tentang budaya Jepang disekitar kampus sangat besar.
Ditambah lagi dengan meningkatnya industri Jepang di sekitar wilayah Bekasi, seiring dengan meningkatnya penjualan makanan bernuansa kejepangan.
 Untuk mengakomodir kondisi tersebut diadakanlah pengabdian penulisan huruf Jepang melalui shoudo atau kaligrafi Jepang.
Dengan kegiatan ini diharapkan para siswa yang mempunyai keingintahuan untuk belajar Jepang, mempunyai pijakan yang kuat dengan menguasai huruf-huruf Jepang.
Dalam mempelajari bahasa Jepang, huruf mempunyai peranan penting.
Huruf-huruf bahasa Jepang adalah hiragana, katakana dan kanji.
Kesemua huruf tersebut wajib dikuasai dalam mempelajari bahasa Jepang.
Dalam shodou huruf-huruf tersebut dipakai untuk mengekspresikan keindahan aksara Jepang.
Kata-kata seperti gunung・ yama山, air・ mizu 水, dan tanah ・tsuchi 土merupakan bentuk-bentuk kanji sederhana yang dipergunakan dalam PkM ini.
Siswa-siswi yang mengikuti PkM ini berjumlah 30 orang dibagi menjadi 6 kelompok.
Hasil dari penulisan aksara Jepang, dipresentasikan di depan kelas, memaparkan kesulitan dalam penulisan melalui shoudou.
Antusias mereka terlihat ketika pembelajaran berlangsung huruf-huruf yang mereka tulis, ditulis berulang-ulang sampai mereka benar-benar mengetahui dengan baik.
 .

Related Results

PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
Pemanfaatan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali Dalam Pembelajaran Menulis Aksara Bali
Pemanfaatan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali Dalam Pembelajaran Menulis Aksara Bali
Penelitian ini bertujuan membahas tentang (1) tata cara menggunakan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Bali (2) Web Bennylin Nu...
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN NYURAT AKSARA BALI PADA ANAK-ANAK DI PASRAMAN BUDI PAKERTI NAWASENA
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN NYURAT AKSARA BALI PADA ANAK-ANAK DI PASRAMAN BUDI PAKERTI NAWASENA
Aksara Bali merupakan salah satu kebudayaan Hindu Bali yang perlu untuk tetap dilestarikan. Namun seiring dengan perkembangan zaman, aksara bali semakin tergerus dan keberadaannya ...
PKM Pembelajaran Bahasa Jepang Huruf Hiragana dan Katakana Berbasis Android pada Siswa di SMA Negeri I Pineleng
PKM Pembelajaran Bahasa Jepang Huruf Hiragana dan Katakana Berbasis Android pada Siswa di SMA Negeri I Pineleng
Bahasa merupakan salah satu kemampuan terpenting yang harus dimiliki, karena bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi, menyampaikan pendapat, juga perasaan. Pemanfaatan teknologi ...
Meningkatkan Kemampuan Menulis Aksara Bali Dengan Model Teams Games Tournament Untuk Siswa SMP Negeri 4 Sukasada
Meningkatkan Kemampuan Menulis Aksara Bali Dengan Model Teams Games Tournament Untuk Siswa SMP Negeri 4 Sukasada
Penelitian ini membahas tentang: (1) Tata cara menerapkan model Kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan kemampuan nyurat aksara Bali siswa kelas VIII B SMP Negeri 4 Sukasada, (2) Mo...
PELATIHAN BAHASA JEPANG PERHOTELAN BAGI PENGELOLA DAN PEKERJA AKOMODASI DI DESA JATILUWIH
PELATIHAN BAHASA JEPANG PERHOTELAN BAGI PENGELOLA DAN PEKERJA AKOMODASI DI DESA JATILUWIH
Tujuan pengabdian kepada masyarakat di desa Jatiluwih adalah untuk peningkatan sumber daya manusia para pengelola akomodasi dan pekerja di desa Jatiluwih sehingga mereka nantinya b...
Pendudukan Jepang di Mempawah, 1942-1944
Pendudukan Jepang di Mempawah, 1942-1944
Japan entered West Kalimantan for the first time by controlling the administrative city, Pontianak. The control of the Mempawah area is vital because it is located between Pontiana...
Pengaruh Fenomena Shoushika Terhadap Perekonomian Jepang
Pengaruh Fenomena Shoushika Terhadap Perekonomian Jepang
Jepang merupakan negara yang memiliki perekonomian yang relatif stabil dan unggul dibandingkan negara sekitarnya. Dibalik hal tersebut terdapat tantangan berupa kondisi demografi S...

Back to Top