Javascript must be enabled to continue!
Hybrid Metode Swara-Moora Untuk Meningkatkan Akurasi Penilaian Calon Ketua Organisasi Kesiswaan Sekolah
View through CrossRef
Proses pemilihan ketua organisasi kesiswaan di MAN 3 Langkat sebelumnya masih dilakukan secara konvensional, yang dapat menyebabkan penilaian calon menjadi tidak objektif. Untuk meningkatkan akurasi dan objektivitas dalam proses seleksi, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem pendukung keputusan berbasis metode hybrid SWARA–MOORA. Metode SWARA menentukan bobot kriteria berdasarkan tingkat kepentingannya menurut pakar, dan metode MOORA melakukan normalisasi dan perangkingan alternatif. Studi ini memilih sepuluh alternatif ketua organisasi yang layak berdasarkan enam kriteria: kepemimpinan, visi dan misi, prestasi akademik, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, dan keaktifan dalam organisasi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kandidat ketua terbaik dengan nilai tertinggi adalah Alternatif A7. Dengan demikian, penerapan metode SWARA–MOORA terbukti mampu menghasilkan proses pengambilan keputusan yang lebih sistematis, objektif, dan terukur dalam pemilihan ketua organisasi kesiswaan.
Universitas Budi Darma
Title: Hybrid Metode Swara-Moora Untuk Meningkatkan Akurasi Penilaian Calon Ketua Organisasi Kesiswaan Sekolah
Description:
Proses pemilihan ketua organisasi kesiswaan di MAN 3 Langkat sebelumnya masih dilakukan secara konvensional, yang dapat menyebabkan penilaian calon menjadi tidak objektif.
Untuk meningkatkan akurasi dan objektivitas dalam proses seleksi, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem pendukung keputusan berbasis metode hybrid SWARA–MOORA.
Metode SWARA menentukan bobot kriteria berdasarkan tingkat kepentingannya menurut pakar, dan metode MOORA melakukan normalisasi dan perangkingan alternatif.
Studi ini memilih sepuluh alternatif ketua organisasi yang layak berdasarkan enam kriteria: kepemimpinan, visi dan misi, prestasi akademik, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, dan keaktifan dalam organisasi.
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kandidat ketua terbaik dengan nilai tertinggi adalah Alternatif A7.
Dengan demikian, penerapan metode SWARA–MOORA terbukti mampu menghasilkan proses pengambilan keputusan yang lebih sistematis, objektif, dan terukur dalam pemilihan ketua organisasi kesiswaan.
Related Results
Harri Moora – Nõukogude Eesti etnograafia sihiseadja
Harri Moora – Nõukogude Eesti etnograafia sihiseadja
Harri Moora (1900–1968) was an Estonian archaeologist who became an internationally acclaimed researcher in the 1930s. He was also a proponent of the democratic line of Estonian na...
Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Penilaian kelayakan penerima pembiayaan merupakan aspek krusial manajemen risiko pembiayaan lembaga keuangan. Penyeleksian calon penerima pembiayaan memerlukan pendekatan sistemati...
Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan Di SMP Negeri 57 Palembang
Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan Di SMP Negeri 57 Palembang
Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan administrasi kesiswaan dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Neg...
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Penilaian yang dilaksanakan oleh guru masih didominasi oleh penilaian yang digunakan mengukur aspek kognitif yang bisa diterapkan dalam penilaian kurikulum. Atas dasar tersebut pen...
PERTANGGUNG JAWABAN PERDATA KETUA ARISAN ATAS HAK ANGGOTANYA
PERTANGGUNG JAWABAN PERDATA KETUA ARISAN ATAS HAK ANGGOTANYA
Abstrak
Perjanjian arisan merupakan salah satu jenis perjanjian yang banyak terjadi di masyarakat. Perjanjian arisan ini termasuk dalam kategori perjanjian innominaat karena ...
PEMBINAAN KEPEMIMPINAN MELALUI ORGANISASI KESISWAAN DI MADRASAH
PEMBINAAN KEPEMIMPINAN MELALUI ORGANISASI KESISWAAN DI MADRASAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pembinaan kepemimpinan melalui organisasi kesiswaan di Madrasah Aliyah Al Amiriyah terhadap pengembangan ketera...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN PADA SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN PADA SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kesiswaan pada Sekolah Bertaraf Internasional, mengetahui problematika yang dihadapi dalam pengelolaan kesiswaan, me...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN PADA SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN PADA SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kesiswaan pada Sekolah Bertaraf Internasional, mengetahui problematika yang dihadapi dalam pengelolaan kesiswaan, me...

