Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Religiusitas Sebagai Prediktor Perilaku Hedonik pada Anak Punk di Kota Malang

View through CrossRef
The purpose of this study was to determine religiosity as a predictor of hedonic behavior on punk in the Malang City. This research is quantitative research using descriptive causality and regression analysis. The sampling technique in this study uses an accidental sampling technique with the number of research subjects amounting to 60 Punk in the Malang City. Data collection uses a scale of religiosity with reliability of 0.877 and scale of hedonic behavior with reliability of 0.860. The results of this study indicate that as many as 60 percent of Punk in Malang have low religiosity and 52 percent of Punk in Malang City have high hedonic behavior. Regression test results show that religiosity is a predictor of hedonic behavior of hedonic behavior with an R value of 0.371. The contribution of religiosity was 0.138 (13.8 percent) which showed that the effect of religiosity on the emergence of hedonic behavior on Punk in Malang City was 13.8 percent. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui religiusitas sebagai prediktor perilaku hedonik pada anak Punk di Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analisis deskriptif kausalitas. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik acidental sampling dengan jumlah subjek penelitian sebesar 60 anak Punk di Kota Malang. Pengumpulan data menggunakan skala religiusitas dengan reliabilitas 0,877 dan skala perilaku hedonik dengan reliabilitas 0,860. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 60 persen anak Punk di Kota Malang memiliki religiusitas yang rendah dan 52 persen anak Punk di Kota Malang memiliki perilaku hedonik yang tinggi. Hasil uji regresi menunjukkan religiusitas merupakan prediktor perilaku hedonik perilaku hedonik dengan nilai korelasi sebesar 0,371. Nilai kontribusi dari religiusitas sebesar 0,138 (13,8 persen) yang menunjukkan bahwa pengaruh religiusitas terhadap kemunculan perilaku hedonik pada anak Punk di Kota Malang sebesar 13,8 persen.
Title: Religiusitas Sebagai Prediktor Perilaku Hedonik pada Anak Punk di Kota Malang
Description:
The purpose of this study was to determine religiosity as a predictor of hedonic behavior on punk in the Malang City.
This research is quantitative research using descriptive causality and regression analysis.
The sampling technique in this study uses an accidental sampling technique with the number of research subjects amounting to 60 Punk in the Malang City.
Data collection uses a scale of religiosity with reliability of 0.
877 and scale of hedonic behavior with reliability of 0.
860.
The results of this study indicate that as many as 60 percent of Punk in Malang have low religiosity and 52 percent of Punk in Malang City have high hedonic behavior.
Regression test results show that religiosity is a predictor of hedonic behavior of hedonic behavior with an R value of 0.
371.
The contribution of religiosity was 0.
138 (13.
8 percent) which showed that the effect of religiosity on the emergence of hedonic behavior on Punk in Malang City was 13.
8 percent.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui religiusitas sebagai prediktor perilaku hedonik pada anak Punk di Kota Malang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analisis deskriptif kausalitas.
Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik acidental sampling dengan jumlah subjek penelitian sebesar 60 anak Punk di Kota Malang.
Pengumpulan data menggunakan skala religiusitas dengan reliabilitas 0,877 dan skala perilaku hedonik dengan reliabilitas 0,860.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 60 persen anak Punk di Kota Malang memiliki religiusitas yang rendah dan 52 persen anak Punk di Kota Malang memiliki perilaku hedonik yang tinggi.
Hasil uji regresi menunjukkan religiusitas merupakan prediktor perilaku hedonik perilaku hedonik dengan nilai korelasi sebesar 0,371.
Nilai kontribusi dari religiusitas sebesar 0,138 (13,8 persen) yang menunjukkan bahwa pengaruh religiusitas terhadap kemunculan perilaku hedonik pada anak Punk di Kota Malang sebesar 13,8 persen.

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
YETİŞKİN BİREYLERDE HEDONİK AÇLIK VE OBEZİTEYLE İLİŞKİSİ
YETİŞKİN BİREYLERDE HEDONİK AÇLIK VE OBEZİTEYLE İLİŞKİSİ
Beslenme, insan yaşamında temel ihtiyaçların başında gelen kompleks bir davranıştır. Besinler, vücut için enerji kaynağı olmasının yanında birçok birey için fizyolojik gereksinimle...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Penurunan moral merupakan isu yang paling penting untuk diperbincangkan, berbagai macam pengaruh yang dapat menurunkan perkembangan moral seseorang, terlebih pada usia remaja yang ...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Musical protagonism: Beyond participation in punk and post-punk
Musical protagonism: Beyond participation in punk and post-punk
Abstract This article applies the notion of participation in artworks to the phenomenon of punk and post-punk. Participation has been championed as a means of descri...
Punk is punk but by no means punk: Definition, genre evasion and the quest for an authentic voice in contemporary Russia
Punk is punk but by no means punk: Definition, genre evasion and the quest for an authentic voice in contemporary Russia
At a recent London seminar on punk in post-socialist Eastern Europe, Penny Rimbaud made an unexpected twist to definitions, stating simply that punk ‘isn’t’. He posits punk as the ...

Back to Top