Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
View through CrossRef
Penurunan moral merupakan isu yang paling penting untuk diperbincangkan, berbagai macam pengaruh yang dapat menurunkan perkembangan moral seseorang, terlebih pada usia remaja yang merupakan masa yang terjadinya perubahan yang sangat pesat yang mudah terpengaruh oleh lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku prososial dan religiusitas dengan moral pada remaja. Penelitian ini menggunakan subjek remaja dengan jumlah 100 orang yang berada di SMP, yang terdiri dari usia 13 sampai 16 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik kuota sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang terdiri dari pembagian kuisioner perilaku prososial, religiusitas, dan moral dengan menggunakan skala likert. Analisis korelasi ganda yang digunakan untuk mengetahui adanya hubungan prososial dan religiusitas dengan moral pada remaja. Hasil analisis menunjukan ada hubungan positif antara perilaku prososial, religiusitas, dan moral yang artinya semakin tinggi perilaku prososial dan religiusitas maka semakin bagus pula moral yang dimiliki remaja. Perilaku prososial yang tinggi menunjukkan bahwa remaja tengah mengalami perkembangan moral dalam rentang kehidupannya sebagai manusia. Moral yang tinggi juga mempengaruhi tingginya religiusitas yang tinggi menunjukkan bahwa remaja telah mampu menyesuaikannya. Hubungan yang signifikan menunjukkan moral pada remaja dapat dipengaruhi oleh perilaku prososial dan religiusitas yang remaja kembangkan selama masa remaja. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi moral diluar perilaku prososial dan religiusitas seperti usia, kelas sosial ekonomi, relasi sosial dan faktor kepribadian
Title: Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Description:
Penurunan moral merupakan isu yang paling penting untuk diperbincangkan, berbagai macam pengaruh yang dapat menurunkan perkembangan moral seseorang, terlebih pada usia remaja yang merupakan masa yang terjadinya perubahan yang sangat pesat yang mudah terpengaruh oleh lingkungannya.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku prososial dan religiusitas dengan moral pada remaja.
Penelitian ini menggunakan subjek remaja dengan jumlah 100 orang yang berada di SMP, yang terdiri dari usia 13 sampai 16 tahun.
Penelitian ini menggunakan teknik kuota sampling.
Data dikumpulkan melalui kuisioner yang terdiri dari pembagian kuisioner perilaku prososial, religiusitas, dan moral dengan menggunakan skala likert.
Analisis korelasi ganda yang digunakan untuk mengetahui adanya hubungan prososial dan religiusitas dengan moral pada remaja.
Hasil analisis menunjukan ada hubungan positif antara perilaku prososial, religiusitas, dan moral yang artinya semakin tinggi perilaku prososial dan religiusitas maka semakin bagus pula moral yang dimiliki remaja.
Perilaku prososial yang tinggi menunjukkan bahwa remaja tengah mengalami perkembangan moral dalam rentang kehidupannya sebagai manusia.
Moral yang tinggi juga mempengaruhi tingginya religiusitas yang tinggi menunjukkan bahwa remaja telah mampu menyesuaikannya.
Hubungan yang signifikan menunjukkan moral pada remaja dapat dipengaruhi oleh perilaku prososial dan religiusitas yang remaja kembangkan selama masa remaja.
Faktor-faktor lain yang mempengaruhi moral diluar perilaku prososial dan religiusitas seperti usia, kelas sosial ekonomi, relasi sosial dan faktor kepribadian.
Related Results
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
Kontribusi Empati Bagi Perilaku Prososial Pada Remaja
Kontribusi Empati Bagi Perilaku Prososial Pada Remaja
Tingkat kepekaan perilaku prososial cenderung menurun di kalangan remaja. Remaja dianggap sukses melewati masa anak dan masa remaja, apabila mampu mengembangkan kompetensi sosial, ...
Hubungan Antara Bystander Effect dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Pekanbaru
Hubungan Antara Bystander Effect dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Pekanbaru
Perilaku prososial adalah perilaku yang terdapat dalam diri individu yang beguna untuk membantu orang lain, tanpa mengharapkan imbalan apapun dari penerima bantuan. Salah satu fakt...
Peranan Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Prososial Remaja di SMA Negeri 4 Banjarbaru
Peranan Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Prososial Remaja di SMA Negeri 4 Banjarbaru
AbstrakManusia adalah makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. kebutuhan akan hubungan dengan orang lain dalam arti berbagi, bertukar pikiran dan kehendak, baik secara...

