Javascript must be enabled to continue!
IMPLEMENTASI METODE COPRAS (COMPLEX PROPORTIONAL ASSESSMENT) UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BANTUAN PUPUK KELAPA SAWIT
View through CrossRef
Salah satu program pemerintah pada sektor pertanian di Kabupaten Labuhanbatu Utara adalah bantuan pupuk. Penyaluran bantuan harus dilakukan secara transparan dan terorganisir agar bantuan pupuk yang diberikan, diterima oleh kelompok tani secara langsung. Banyaknya kelompok tani yang akan dilakukan seleksi dengan proses seleksi yang masih dilakukan secara konvensional dikhawatirkan menimbulkan ketidaktepatan dalam menilai secara objektif sehingga dapat menyebabkan bantuan pupuk tidak dapat tersalurkan kepada kelompok tani yang benar-benar membutuhkan dan dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas pertanian. Permasalahan tersebut dapat diperbaiki dengan cara membangun suatu sistem pendukung keputusan dan dengan menerapkan salah satu metode pendukung keputusan yaitu metode COmplex PRoportional ASsessment (COPRAS). Aplikasi ini diharapkan dapat membantu kantor Dinas Pertanian dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan adil terhadap kelompok tani sehingga penentuan penerima bantuan kelompok tani dapat menjadi acuan kelompok tani dalam upaya membangun sektor pertanian di Kabupaten Labuhanbatu Utara khususnya di Kecamatan Marbau. Aplikasi ini membutuhkan data alternatif dan kriteria serta penentuan bobot kriteria. Sistem akan memberi keputusan “diterima” apabila nilai utilitas kuantitatif yang diperoleh dari alternatif lebih dari 60%. Dari 30 data kelompok tani didapatkan hasil penerima bantuan pupuk sebanyak 12 kelompok tani dan 18 kelompok tani yang tidak diterima atau ditolak.
Information Technology and Science (ITScience)
Title: IMPLEMENTASI METODE COPRAS (COMPLEX PROPORTIONAL ASSESSMENT) UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BANTUAN PUPUK KELAPA SAWIT
Description:
Salah satu program pemerintah pada sektor pertanian di Kabupaten Labuhanbatu Utara adalah bantuan pupuk.
Penyaluran bantuan harus dilakukan secara transparan dan terorganisir agar bantuan pupuk yang diberikan, diterima oleh kelompok tani secara langsung.
Banyaknya kelompok tani yang akan dilakukan seleksi dengan proses seleksi yang masih dilakukan secara konvensional dikhawatirkan menimbulkan ketidaktepatan dalam menilai secara objektif sehingga dapat menyebabkan bantuan pupuk tidak dapat tersalurkan kepada kelompok tani yang benar-benar membutuhkan dan dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas pertanian.
Permasalahan tersebut dapat diperbaiki dengan cara membangun suatu sistem pendukung keputusan dan dengan menerapkan salah satu metode pendukung keputusan yaitu metode COmplex PRoportional ASsessment (COPRAS).
Aplikasi ini diharapkan dapat membantu kantor Dinas Pertanian dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan adil terhadap kelompok tani sehingga penentuan penerima bantuan kelompok tani dapat menjadi acuan kelompok tani dalam upaya membangun sektor pertanian di Kabupaten Labuhanbatu Utara khususnya di Kecamatan Marbau.
Aplikasi ini membutuhkan data alternatif dan kriteria serta penentuan bobot kriteria.
Sistem akan memberi keputusan “diterima” apabila nilai utilitas kuantitatif yang diperoleh dari alternatif lebih dari 60%.
Dari 30 data kelompok tani didapatkan hasil penerima bantuan pupuk sebanyak 12 kelompok tani dan 18 kelompok tani yang tidak diterima atau ditolak.
Related Results
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
<p>Oil palm (Elaeis guineensis) is one of the major estate crops in West Papua in terms of total area and production. Thousand hectares of oil palm plantations in Manokwari, ...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Salah satu potensi unggulan sektor perkebunan di Kalimantan Selatan adalah kelapa sawit. Perlu pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara efisien dengan produktivitas tinggi, sehin...
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
Kelapa sawit adalah tanaman industri/ perkebunan yang diolah sebagai penghasil bahan baku minyak masak, minyak perseroan, maupun bahan bakar. Dalam pengembangan usaha budidaya tana...
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman perkebunan sebagai penghasil minyak. Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit tumbu...
Path Analysis dan Penerapannya pada Bantuan Sosial
Path Analysis dan Penerapannya pada Bantuan Sosial
Abstrak. Path Analysis ialah sebuah teknik untuk menganalisis hubungan sebab akibat yang merupakan pengembangan dari analisis regresi linear berganda, jika variabel independent exo...

