Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Gerakan Radikalisme Menuju Moderasi Beragama

View through CrossRef
Penelitian ini menggambarkan proses transformasi gerakan radikalisme menjadi gerakan moderasi beragama dengan metode penelitian kualitatif dan studi literatur serta penelitian lapangan. Gerakan radikalisme seringkali dikaitkan dengan perilaku yang ekstrem dalam praktik keagamaan dan memiliki potensi untuk memicu konflik sosial yang serius. Oleh karena itu, perubahan gerakan radikal menjadi gerakan moderat sangat penting untuk mempromosikan kehidupan beragama yang harmonis dan toleran. Penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga keagamaan, lembaga pendidikan dan faktor sosial dalam transformasi Gerakan radikalisme menjadi Gerakan moderasi beragama adalah sangat penting. Adanya pemahaman agama sesuai konteks modern, dialog antaragama yang terbuka, pendidikan yang memberikan pemahaman inklusif, dan upaya pemberdayaan masyarakat harus dieksplorasi lebih lanjut. Temuan ini dapat menjadi landasan bagi pembuat kebijakan dan praktisi keagamaan untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam mencegah dan menangani radikalisasi menuju moderasi beragama. Beberapa tantangan yang dihadapi di antaranya, adanya penyebaran ideologi radikal, kebutuhan sosial dan ekonomi, isolasi dan ekstremisme online, kurangnya pemimpin moderat,  keterbatasan penegakan hukum dan keamanan, dialog antaragama dan pendidikan, serta kesadaran masyarakat. Dengan memahami proses transformasi ini, diharapkan dapat dikembangkan pendekatan-pendekatan yang berfokus pada dialog antaragama, pendidikan agama yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat yang dapat mengurangi potensi konflik dan menciptakan kerukunan antarumat beragama.
Title: Transformasi Gerakan Radikalisme Menuju Moderasi Beragama
Description:
Penelitian ini menggambarkan proses transformasi gerakan radikalisme menjadi gerakan moderasi beragama dengan metode penelitian kualitatif dan studi literatur serta penelitian lapangan.
Gerakan radikalisme seringkali dikaitkan dengan perilaku yang ekstrem dalam praktik keagamaan dan memiliki potensi untuk memicu konflik sosial yang serius.
Oleh karena itu, perubahan gerakan radikal menjadi gerakan moderat sangat penting untuk mempromosikan kehidupan beragama yang harmonis dan toleran.
Penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga keagamaan, lembaga pendidikan dan faktor sosial dalam transformasi Gerakan radikalisme menjadi Gerakan moderasi beragama adalah sangat penting.
Adanya pemahaman agama sesuai konteks modern, dialog antaragama yang terbuka, pendidikan yang memberikan pemahaman inklusif, dan upaya pemberdayaan masyarakat harus dieksplorasi lebih lanjut.
Temuan ini dapat menjadi landasan bagi pembuat kebijakan dan praktisi keagamaan untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam mencegah dan menangani radikalisasi menuju moderasi beragama.
Beberapa tantangan yang dihadapi di antaranya, adanya penyebaran ideologi radikal, kebutuhan sosial dan ekonomi, isolasi dan ekstremisme online, kurangnya pemimpin moderat,  keterbatasan penegakan hukum dan keamanan, dialog antaragama dan pendidikan, serta kesadaran masyarakat.
Dengan memahami proses transformasi ini, diharapkan dapat dikembangkan pendekatan-pendekatan yang berfokus pada dialog antaragama, pendidikan agama yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat yang dapat mengurangi potensi konflik dan menciptakan kerukunan antarumat beragama.

Related Results

PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
Moderasi beragama digambarkan sebagai upaya untuk mengikuti dan mempertahankan prinsip-prinsip agama, mengubahnya menjadi cara hidup dan karakter, sehingga moderasi beragama dapat ...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital
Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital
Pada hakikatnya, moderasi beragama adalah pendekatan atau sikap yang menekankan pemahaman, toleransi, dan keseimbangan dalam menjalankan praktik keagamaan. Secara etimologi, modera...
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi dan implementasi kebijakan moderasi beragama di Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskr...
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
Masyarakat Kota Surakarta sangat majemuk dan multikultur, sering terjadi Radikalisme di Kota Surakarta yang menimbulkan ketegangan dan konflik antar kelompok. Tujuan penelitian ini...
MODERASI BERAGAMA MENURUT YUSUF Al-QARDHAWI, QURAISH SHIHAB, DAN SALMAN AL-FARISI
MODERASI BERAGAMA MENURUT YUSUF Al-QARDHAWI, QURAISH SHIHAB, DAN SALMAN AL-FARISI
Abstract This study describes the concept of religious moderation according to Yusuf Al-Qardhawi, Quraish Shihab, and Salman al-Farisi. This research is caused by the current reali...
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of relig...
Peran Kiai Dalam Pendidikan Moderasi beragama Pada Keluarga Beda Agama di Dusun Malatan Desa Bansari Kecamatan Bansari
Peran Kiai Dalam Pendidikan Moderasi beragama Pada Keluarga Beda Agama di Dusun Malatan Desa Bansari Kecamatan Bansari
Masalah moderasi beragama merupakan permasalahan antar agama dan penerapannya di masyarakat yang menimbulkan dampak negatif yang perlu diperhatikan. Salah satu dampak paling serius...

Back to Top